-
Amonium Polifosfat CAS:68333-79-9
Ammonium Polifosfat adalah bahan penghambat api berwarna putih, tidak beracun, dan ramah lingkungan. Senyawa ini bukan senyawa halogenasi dan umumnya digunakan di berbagai industri karena sifat penghambat apinya. Senyawa ini dikenal karena stabilitas termalnya yang tinggi dan sering digunakan sebagai penghambat api pada polimer, tekstil, dan produk kayu.
-
Kalsium Klorida CAS:10043-52-4
Kalsium klorida adalah senyawa kimia dengan rumus CaCl2. Senyawa ini berupa padatan kristal tak berwarna pada suhu kamar dan sangat larut dalam air. Kalsium klorida umumnya digunakan sebagai zat pengering dan zat pencair es, serta dalam pengawetan makanan dan sebagai sumber ion kalsium dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini juga digunakan dalam produksi semen, sebagai zat pengering dalam sistem pendingin, dan dalam pengolahan air limbah.
-
Bromelina 2500 GDU/g CAS:37189-34-7
Bromelain 2500 GDU/g adalah enzim proteolitik yang berasal dari nanas. Umumnya digunakan sebagai suplemen makanan untuk mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan.
-
Amonium Bikarbonat CAS:1066-33-7
Amonium bikarbonat adalah bubuk kristal putih dengan rumus kimia NH4HCO3. Senyawa ini umum digunakan sebagai bahan pengembang dalam pembuatan roti, serta dalam produksi berbagai produk makanan. Selain itu, senyawa ini juga berperan sebagai bahan utama dalam senyawa pemadam kebakaran dan farmasi. Karena kemampuannya melepaskan amonia dan karbon dioksida saat dipanaskan, senyawa ini banyak digunakan dalam industri makanan karena sifat pengembangnya.
-
Hemiselulase 40000 HCU/g CAS:9025-56-3
Hemiselulase 40000 HCU/g adalah preparat enzim dengan aktivitas tinggi sebesar 40000 Unit Hemoselulase per gram. Enzim ini umum digunakan di berbagai industri karena kemampuannya untuk memecah hemiselulosa, karbohidrat kompleks yang ditemukan di dinding sel tumbuhan. Enzim ini banyak digunakan dalam industri makanan, pakan, dan biofuel karena perannya dalam meningkatkan daya cerna dan meningkatkan ekstraksi senyawa berharga dari bahan tanaman.
-
Maltol CAS:118-71-8 Produsen Pemasok
Maltol adalah senyawa organik alami yang umum digunakan sebagai penambah rasa dalam produk makanan dan minuman. Senyawa ini berupa bubuk kristal putih dengan aroma manis dan sering digambarkan memiliki rasa seperti karamel. Maltol digunakan untuk menambah rasa manis dan meningkatkan profil rasa keseluruhan dari berbagai macam produk, termasuk makanan panggang, permen, minuman, dan produk susu. Senyawa ini juga digunakan sebagai bahan pewangi dalam parfum dan kosmetik. Maltol secara umum diakui aman (GRAS) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan disetujui untuk digunakan dalam produk makanan dan minuman di banyak negara di seluruh dunia.
-
Minyak Mineral CAS:8042-47-5
Minyak mineral adalah cairan bening, tidak berbau, dan tidak berwarna yang berasal dari minyak bumi. Minyak ini umum digunakan dalam kosmetik, farmasi, dan sebagai pelumas. Karena sifatnya yang non-komedogenik, minyak mineral sering ditemukan dalam produk perawatan kulit untuk melembapkan dan melindungi kulit tanpa menyumbat pori-pori. Minyak ini juga digunakan sebagai pencahar dan dalam pembuatan produk makanan tertentu.
-
Monoamonium Glutamat CAS:7558-63-6
Monoamonium glutamat, juga dikenal sebagai MAG, adalah bubuk kristal putih yang umum digunakan sebagai penambah rasa dalam berbagai produk makanan. Ini adalah jenis asam amino yang berasal dari asam glutamat dan sering digunakan untuk meningkatkan rasa gurih atau umami dalam makanan. MAG umumnya digunakan dalam makanan olahan, camilan, dan saus gurih untuk meningkatkan profil rasa keseluruhan produk. Ia juga digunakan sebagai bahan utama dalam bumbu dan penyedap makanan tertentu. Selain itu, MAG dikenal karena kemampuannya untuk meningkatkan rasa dan kenikmatan keseluruhan produk makanan, menjadikannya pilihan populer di kalangan produsen makanan.
-
Monokalium Glutamat CAS:24595-14-0
Monopotassium glutamat, juga dikenal sebagai kalium glutamat, adalah garam kalium dari asam glutamat. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai penambah rasa dalam makanan dan sering ditemukan dalam makanan olahan dan kemasan. Monopotassium glutamat merupakan salah satu jenis monosodium glutamat (MSG), yang dikenal karena kemampuannya untuk meningkatkan rasa gurih atau umami dalam makanan. Senyawa ini sering digunakan untuk meningkatkan cita rasa keseluruhan suatu hidangan dan dianggap aman untuk dikonsumsi oleh otoritas pengatur.
-
Monosodium Glutamat (MSG) CAS:142-47-2
Monosodium glutamat (MSG) adalah garam natrium dari asam glutamat, asam amino non-esensial. MSG umumnya digunakan sebagai penambah rasa dalam berbagai makanan dan dikenal karena rasa gurih atau umaminya. MSG sering digunakan dalam masakan Asia dan makanan olahan untuk meningkatkan rasa keseluruhan hidangan. Terlepas dari beberapa kontroversi seputar keamanannya, MSG umumnya diakui aman oleh badan pengatur jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.
-
Shellac CAS:9000-59-3 Produsen Pemasok
Shellac adalah resin alami yang dihasilkan oleh serangga lac, yang berasal dari India dan Thailand. Shellac diolah menjadi bahan serbaguna yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pengerjaan kayu, farmasi, dan produk makanan. Shellac dikenal karena hasil akhir yang sangat mengkilap dan sifat perekat yang sangat baik, menjadikannya pilihan populer untuk finishing kayu, serta bahan utama dalam obat-obatan tradisional dan glasir permen.
-
Silikon Dioksida CAS:7631-86-9
Silikon dioksida, juga dikenal sebagai silika, adalah senyawa alami yang umum ditemukan dalam pasir, kuarsa, dan mineral lainnya. Senyawa ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk sebagai komponen utama dalam produksi kaca, keramik, dan beton. Selain itu, silikon dioksida juga digunakan dalam pembuatan semikonduktor, serat optik, dan bahan abrasif. Dalam industri makanan dan farmasi, silikon dioksida digunakan sebagai zat anti-penggumpalan dan sebagai aditif dalam produk bubuk untuk mencegah penggumpalan. Lebih lanjut, silikon dioksida berfungsi sebagai pengering untuk mengontrol kelembapan dan kadar air dalam berbagai produk.
