Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • Dimetoksibenzena CAS:151-10-0

    Dimetoksibenzena CAS:151-10-0

    Dimetoksibenzena, juga dikenal sebagai anisol atau metoksibenzena, adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh dua gugus metoksi (-OCH3) yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini terdapat dalam tiga bentuk isomer: orto, meta, dan para, tergantung pada posisi gugus metoksi. Cairan tak berwarna ini memiliki aroma manis dan menyenangkan yang mengingatkan pada adas manis dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri. Dimetoksibenzena berfungsi sebagai pelarut, zat perantara dalam sintesis organik, dan prekursor untuk produksi wewangian dan obat-obatan. Sifat kimianya yang unik menjadikannya senyawa yang berharga baik di sektor penelitian maupun komersial.

  • ASAM NIKOTINAT HIDRAZIDA CAS:553-53-7

    ASAM NIKOTINAT HIDRAZIDA CAS:553-53-7

    Nikotinat asam hidrazida, juga dikenal sebagai niasin hidrazida, adalah senyawa organik yang berasal dari asam nikotinat (vitamin B3) dan dicirikan oleh adanya gugus fungsional hidrazida (-NH-NH2). Dengan rumus molekul C6H6N4O, senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan. Senyawa ini telah menarik minat dalam kimia medisinal karena potensi sifat farmakologisnya, termasuk aktivitas antiinflamasi dan antimikroba. Selain itu, nikotinat asam hidrazida berfungsi sebagai zat perantara serbaguna dalam sintesis organik, berkontribusi pada pengembangan berbagai senyawa bioaktif dan farmasi.

  • Fenetol CAS:103-73-1

    Fenetol CAS:103-73-1

    Phenetole, juga dikenal sebagai phenetyl alcohol atau ethoxybenzene, adalah senyawa organik dengan rumus C8H10O. Senyawa ini memiliki struktur fenolik, di mana cincin benzena digantikan oleh gugus etoksi. Cairan tak berwarna dan harum ini terutama digunakan dalam sintesis berbagai senyawa aromatik dan wewangian. Phenetole menunjukkan sifat-sifat yang membuatnya berguna sebagai pelarut dalam reaksi kimia dan sebagai zat perantara dalam produksi obat-obatan dan agrokimia. Aromanya yang menyenangkan menjadikannya komponen berharga dalam industri wewangian, berkontribusi pada parfum dan produk beraroma.

  • Furan-2-karbohidrazida CAS:3326-71-4

    Furan-2-karbohidrazida CAS:3326-71-4

    Furan-2-karbohidrazida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H6N4O2. Turunan hidrazida ini memiliki cincin furan yang tersubstitusi pada posisi 2 dengan gugus fungsional karbohidrazida, yang memberikan reaktivitas dan aktivitas biologis yang unik. Senyawa ini tampak sebagai padatan berwarna putih hingga putih kekuningan dan telah menarik minat dalam kimia medisinal karena potensi sifat farmakologisnya. Furan-2-karbohidrazida dapat bertindak sebagai blok bangunan untuk mensintesis berbagai molekul bioaktif dan memiliki aplikasi dalam pengembangan agrokimia, farmasi, dan material polimer. Sifat kimianya yang beragam memungkinkan para peneliti untuk mengeksplorasi berbagai jalur sintesis.

  • Metil anisat CAS:121-98-2

    Metil anisat CAS:121-98-2

    Metil anisat, juga dikenal sebagai metil 4-metoksibenzoat, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C9H10O3. Senyawa ini diklasifikasikan sebagai ester dan berasal dari reaksi asam anisat dan metanol. Cairan tak berwarna hingga kuning pucat ini memiliki aroma manis dan floral yang mengingatkan pada adas manis, sehingga populer di industri wewangian dan penyedap rasa. Metil anisat digunakan dalam parfum, kosmetik, dan produk makanan karena aroma dan rasanya yang menyenangkan. Selain itu, sifat pelarutnya membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi industri, menyoroti keserbagunaan dan kepentingannya baik dalam konteks komersial maupun ilmiah.

  • SEBACIC DIHIDRAZIDA CAS:925-83-7

    SEBACIC DIHIDRAZIDA CAS:925-83-7

    Sebacic dihidrazida, senyawa organik dengan rumus molekul C10H18N4O2, adalah turunan dihidrazida dari asam sebacik. Senyawa ini memiliki dua gugus fungsional hidrazida (-NH-NH2) yang terikat pada rantai alifatik sepuluh karbon, sehingga menghasilkan sifat-sifat karakteristiknya. Sebacic dihidrazida tampak sebagai padatan kristal putih dan larut dalam air serta banyak pelarut organik. Senyawa ini telah menarik minat di berbagai bidang, termasuk kimia polimer dan kimia medisinal, karena strukturnya yang unik. Potensi aplikasinya meliputi peran sebagai agen pengikat silang dalam polimer dan menunjukkan sifat bioaktif, menjadikannya senyawa serbaguna untuk eksplorasi lebih lanjut.

  • 4-tert-Butilbenzhidrazida CAS:43100-38-5

    4-tert-Butilbenzhidrazida CAS:43100-38-5

    4-tert-Butilbenzhidrazida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C11H16N2, yang dicirikan oleh struktur benzhidrazida di mana gugus tert-butil terikat pada posisi para cincin benzena. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga kuning muda dan larut dalam pelarut organik. 4-tert-Butilbenzhidrazida telah menarik minat di berbagai bidang termasuk kimia medisinal, di mana ia mungkin menunjukkan potensi aktivitas biologis seperti sifat antikanker dan antimikroba. Selain itu, fitur strukturnya membuatnya berguna sebagai perantara dalam sintesis organik, memfasilitasi pengembangan obat-obatan dan senyawa kimia baru.

  • 4-Metoksifenilhidrazin hidroklorida CAS:19501-58-7

    4-Metoksifenilhidrazin hidroklorida CAS:19501-58-7

    4-Metoksifenilhidrazin hidroklorida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H10ClN3O, yang memiliki gugus metoksi yang terikat pada cincin fenil dan bagian hidrazin. Senyawa ini tampak sebagai padatan kristal berwarna putih atau putih kekuningan dan terutama digunakan dalam penelitian farmasi dan sintesis organik. Senyawa ini bertindak sebagai turunan hidrazin dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, termasuk proses kondensasi dan oksidasi. Struktur uniknya memungkinkan penggunaannya dalam pengembangan senyawa bioaktif, khususnya dalam kimia medisinal, di mana senyawa ini telah menarik perhatian karena potensi aplikasi terapeutiknya.

  • 4-Metilanisol CAS:104-93-8

    4-Metilanisol CAS:104-93-8

    4-Metilanisol, juga dikenal sebagai p-metilanisol atau para-metoksi-toluena, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C9H12O. Senyawa ini memiliki gugus metoksi (-OCH3) dan gugus metil (-CH3) yang terikat pada cincin benzena di posisi para. Cairan bening hingga kuning pucat ini memiliki aroma manis dan menyenangkan yang mirip dengan adas manis, sehingga berharga dalam industri wewangian. 4-Metilanisol terutama digunakan sebagai bahan utama dalam formulasi parfum dan berkontribusi pada berbagai produk perasa. Selain itu, senyawa ini berfungsi sebagai pelarut dan zat perantara yang berguna dalam sintesis organik, memperluas penerapannya di berbagai bidang.

  • 4-Isopropilanilin CAS:99-88-7

    4-Isopropilanilin CAS:99-88-7

    4-Isopropilanilin, dengan rumus molekul C10H15N, adalah amina aromatik yang dicirikan oleh gugus isopropil yang terikat pada posisi para cincin anilin. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan larut dalam pelarut organik. 4-Isopropilanilin merupakan zat perantara penting dalam sintesis organik dan memiliki aplikasi dalam produksi pewarna, obat-obatan, dan aditif polimer. Karena struktur kimianya, ia menunjukkan reaktivitas yang unik, sehingga bermanfaat dalam berbagai transformasi kimia, termasuk reaksi substitusi. Signifikansinya dalam kimia industri menyoroti perannya dalam pengembangan material fungsional dan senyawa bioaktif.

  • Asam 4-etilbenzensulfonat CAS:98-69-1

    Asam 4-etilbenzensulfonat CAS:98-69-1

    Asam 4-etilbenzensulfonat adalah asam sulfonat aromatik dengan rumus molekul C10H12O2S. Senyawa ini memiliki gugus asam sulfonat (-SO3H) yang terikat pada cincin benzena yang memiliki substituen etil pada posisi para. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan berwarna putih atau terang dan dikenal karena kelarutannya yang signifikan dalam air dan pelarut organik. Asam 4-etilbenzensulfonat digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk sebagai reagen dalam sintesis kimia, surfaktan, dan dalam produksi pewarna dan obat-obatan. Sifat kimianya yang unik menjadikannya komponen penting dalam banyak formulasi.

  • 2-Metilanisol CAS:578-58-5

    2-Metilanisol CAS:578-58-5

    2-Metilanisol, juga dikenal sebagai o-metilanisol atau 2-metoksi-toluena, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C9H12O. Senyawa ini terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi oleh gugus metoksi (-OCH3) dan gugus metil (-CH3) pada posisi orto. Cairan tak berwarna hingga kuning pucat ini memiliki aroma manis dan menyenangkan yang khas dan terutama digunakan dalam industri wewangian, di mana ia berkontribusi pada berbagai formulasi parfum. Selain itu, 2-metilanisol berfungsi sebagai pelarut dan zat perantara dalam sintesis organik, sehingga berharga dalam produksi obat-obatan dan senyawa aromatik lainnya.