-
2-Hidroksietilhidrazin CAS:109-84-2
2-Hidroksietilhidrazin (HEH) adalah senyawa organik dengan rumus C2H8N2O, yang memiliki gugus hidroksil dan gugus fungsional hidrazin. Senyawa ini terutama digunakan sebagai reagen dalam berbagai sintesis kimia dan telah dipelajari aktivitas biologisnya. Sebagai zat perantara, 2-hidroksietilhidrazin menunjukkan potensi aplikasi dalam bidang farmasi, agrokimia, dan kimia polimer, karena sifat reaktifnya dan kemampuannya untuk membentuk struktur yang lebih kompleks.
-
2-HIDRAZINOBENZOTIAZOL CAS:615-21-4
2-Hidrazinobenzotiazol adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H7N3S. Senyawa ini memiliki cincin benzotiazol, yang dikenal karena signifikansi biologis dan farmakologisnya. Gugus fungsi hidrazin dalam senyawa ini berkontribusi pada reaktivitasnya dan menjadikannya zat perantara yang berguna dalam sintesis berbagai senyawa yang mengandung nitrogen. Karena struktur kimianya yang unik, 2-hidrazinobenzotiazol telah menarik perhatian dalam kimia medisinal dan ilmu material.
-
2-HYDRAZINO-2-IMIDAZOLINE HYDROBROMIDE CAS:55959-84-7
2-Hidrazino-2-imidazolin hidrobromida adalah senyawa kimia dengan rumus C3H8BrN5. Senyawa ini memiliki gugus hidrazino yang terikat pada cincin imidazoline, menjadikannya molekul penting dalam kimia medisinal. Senyawa ini telah menarik minat karena potensi aktivitas biologisnya, termasuk sifat antibakteri, antijamur, dan antikanker. Struktur kimianya yang unik memfasilitasi interaksi dengan berbagai target biologis, yang sangat penting untuk pengembangan obat.
-
2-Fluorobenzohidrazida CAS:446-24-2
2-Fluorobenzohidrazida adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelas hidrazida. Senyawa ini terdiri dari atom fluorin yang terikat pada cincin benzena benzohidrazida, yang meningkatkan reaktivitas dan sifat biologisnya. Senyawa ini menarik perhatian di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan kimia organik sintetik, karena potensinya untuk berbagai fungsionalisasi dan aplikasi.
-
HIDRAZIN MONOHIDROBROMIDA CAS:13775-80-9
Hidrazin monohidrobromida adalah senyawa anorganik dengan rumus N2H4·HBr. Senyawa ini merupakan garam yang terbentuk dari hidrazin dan asam hidrobromik, yang dicirikan oleh bentuk padat kristal putihnya. Senyawa ini larut dalam air dan memiliki sifat pereduksi yang signifikan. Hidrazin monohidrobromida sering digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis karena reaktivitasnya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia organik, farmasi, dan proses industri.
-
Etil 3-(3,4-Diklorofenil)karbazat CAS:13124-15-7
Etil 3-(3,4-diklorofenil)karbazat adalah senyawa kimia yang dicirikan oleh adanya gugus fungsional karbazat yang terikat pada bagian 3,4-diklorofenil. Struktur ini memberikan sifat biologis dan kimia yang penting, menjadikannya subjek yang menarik di berbagai bidang penelitian. Karena adanya komponen karbazol dan diklorofenil, senyawa ini diteliti untuk potensi aplikasinya di bidang farmasi dan ilmu material.
-
Hidrazin asetat CAS:13255-48-6
Hidrazin asetat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C2H8N2O2. Senyawa ini merupakan turunan dari hidrazin, di mana molekul hidrazin terikat pada gugus asetat. Senyawa ini memainkan peran penting dalam berbagai reaksi kimia dan khususnya dikenal karena reaktivitasnya dan potensi aplikasinya dalam kimia organik sintetik. Hidrazin asetat sering diteliti untuk aktivitas biologisnya, menjadikannya bahan dasar yang berharga dalam pengembangan produk farmasi dan agrokimia.
-
HIDRAZIN DIHIDROBROMIDA CAS:23268-00-0
Hidrazin dihidrobromida adalah senyawa anorganik dengan rumus N2H6Br2. Senyawa ini merupakan garam hidrazin, suatu zat pereduksi penting yang digunakan dalam berbagai proses kimia. Dicirikan oleh penampilannya yang berupa kristal putih, hidrazin dihidrobromida larut dalam air dan menunjukkan reaktivitas yang signifikan. Senyawa ini umumnya digunakan dalam sintesis senyawa organobromin, dan komponen hidrazinnya menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai aplikasi industri dan farmasi.
-
Salisilhidrazida CAS:936-02-7
Salisilhidrazida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H8N2O2, yang dikategorikan sebagai turunan hidrazida dari asam salisilat. Senyawa ini memiliki gugus hidrazin (-NH-NH2) yang terikat pada struktur fenolik asam salisilat, yang memberikannya sifat kimia yang unik. Biasanya tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan, salisilhidrazida larut dalam air dan pelarut organik umum. Senyawa ini telah menarik perhatian dalam kimia medisinal karena potensi aplikasinya, termasuk aktivitas antiinflamasi, antimikroba, dan antikanker. Kemampuannya untuk membentuk kompleks koordinasi dengan logam juga membuatnya berguna dalam kimia analitik dan ilmu material.
-
ASAM P-TOLUENESULFONIC N-BUTIL ESTER CAS:778-28-9
Asam p-toluenasulfonat n-butil ester, yang umumnya disebut sebagai butil p-toluenasulfonat, adalah sulfonat aromatik dengan rumus molekul C11H14O3S. Senyawa ini memiliki gugus butil yang terikat pada bagian sulfonat dari asam p-toluenasulfonat, menjadikannya reagen yang berguna dalam sintesis organik. Biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna atau kuning pucat, senyawa ini larut dalam pelarut organik. Butil p-toluenasulfonat banyak digunakan dalam industri kimia untuk aplikasi seperti reaksi esterifikasi, proses polimerisasi, dan sebagai agen pengikat dalam berbagai formulasi, yang berkontribusi secara signifikan pada pengembangan obat-obatan dan bahan kimia khusus.
-
ASAM PIRIDIN-2-KARBOKSILAT HIDRAZIDA CAS:1452-63-7
Piridin-2-karboksilat hidrazida, juga dikenal sebagai isonikotinat hidrazida (INH), adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H7N3O. Senyawa ini memiliki gugus fungsional hidrazida (-NH-NH2) yang terikat pada asam piridin-2-karboksilat, menjadikannya molekul penting dalam kimia medisinal. Biasanya muncul sebagai padatan kristal putih, senyawa ini terutama dikenal karena perannya sebagai agen antituberkulosis yang efektif, khususnya dalam pengobatan tuberkulosis. Kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis telah menjadikannya obat penting dalam terapi kombinasi, yang menunjukkan relevansi terapeutiknya.
-
ISOPROPIL BENZOAT CAS:939-48-0
Isopropil benzoat adalah ester organik yang berasal dari reaksi asam benzoat dan isopropanol, dengan rumus molekul C10H12O2. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna dengan aroma manis dan buah yang khas, sehingga cocok digunakan dalam aplikasi wewangian dan penyedap rasa. Isopropil benzoat juga dihargai di berbagai sektor industri, termasuk kosmetik, farmasi, dan pengolahan makanan, karena sifatnya sebagai pelarut dan plastisizer. Kompatibilitasnya dengan banyak senyawa organik meningkatkan kegunaannya dalam formulasi, sementara penelitian yang sedang berlangsung mengeksplorasi potensi aktivitas biologisnya, yang menggarisbawahi keserbagunaannya baik dalam konteks komersial maupun ilmiah.
