-
Metil 3,5-dihidroksibenzoat CAS:2150-44-9
Metil 3,5-dihidroksibenzoat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H10O4. Senyawa ini termasuk dalam kelas ester benzoat dan memiliki gugus hidroksil (-OH) dan gugus metoksi (-OCH₃) pada cincin benzena. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya dalam industri farmasi, kosmetik, dan makanan karena sifat antioksidannya dan kemampuannya untuk meningkatkan rasa. Metil 3,5-dihidroksibenzoat juga dapat berfungsi sebagai blok bangunan dalam sintesis organik, memungkinkan para peneliti untuk mengeksplorasi turunan baru dengan berbagai aktivitas biologis. Karakteristik strukturnya yang unik menjadikannya subjek yang menarik baik dalam penelitian kimia maupun aplikasi praktis.
-
Etil 4-piperidinakarboksilat CAS:1126-09-6
Etil 4-piperidinakarboksilat, yang sering disebut sebagai ester asam etil 4-piperidinakarboksilat, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C10H17NO2. Ester ini memiliki cincin piperidin yang tersubstitusi pada posisi 4 dengan gugus etil ester, yang secara signifikan memengaruhi reaktivitas kimia dan aktivitas biologisnya. Etil 4-piperidinakarboksilat sangat menarik dalam kimia medisinal karena kemiripan strukturnya dengan berbagai senyawa bioaktif. Akibatnya, senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus lainnya.
-
N,N'-BIS(SALICYLIDENE)ETHYLENEDIAMINE CAS:94-93-9
N,N'-Bis(salicylidene)ethylenediamine, yang biasa disebut salen, adalah ligan bidentat yang dicirikan oleh dua unit salisilaldehida yang dihubungkan melalui kerangka etilendiamin. Rumus molekulnya adalah C16H16N2O2, dan memiliki gugus fungsional imina (-C=N-) dan hidroksil (-OH). Ligan salen sangat menarik dalam kimia koordinasi karena kemampuannya untuk membentuk kompleks logam yang stabil, terutama dengan logam transisi seperti kobalt, nikel, dan tembaga. Kompleks-kompleks ini menunjukkan sifat katalitik, magnetik, dan elektronik yang luar biasa, menjadikannya penting dalam berbagai aplikasi, termasuk katalisis, sensor, dan kimia bioanorganik.
-
METIL TIOSALISILAT CAS:4892-02-8
Metil tiosalisilat, juga dikenal sebagai metil 2-hidroksi-5-metilbenzensulfinat, adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh keberadaan gugus metoksi (-OCH3) dan gugus sulfonil (-SO2-) pada kerangka asam salisilat. Dengan rumus molekul C8H10O3S, senyawa ini memiliki sifat unik yang membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi kimia. Metil tiosalisilat khususnya dikenal karena perannya dalam sintesis organik, formulasi wewangian, dan sebagai agen terapeutik potensial. Strukturnya yang khas memungkinkan beragam reaksi kimia, menjadikannya zat perantara penting dalam pengembangan farmasi dan agrokimia.
-
METIL 3-AMINOBENZOAT CAS:4518-10-9
Metil 3-aminobenzoat, juga dikenal sebagai metil meta-aminobenzoat, adalah senyawa organik dengan rumus kimia C9H11NO2. Senyawa ini memiliki gugus amino (-NH2) dan gugus metoksikarbonil (-COOCH3) pada cincin benzena di posisi meta. Metil 3-aminobenzoat terutama digunakan sebagai blok bangunan dalam sintesis organik dan kimia farmasi karena reaktivitasnya yang serbaguna. Senyawa ini dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, termasuk asilasi, alkilasi, dan reaksi penggandengan, sehingga sangat berharga untuk mensintesis berbagai senyawa dan zat perantara yang aktif secara biologis.
-
Etil 4-bromobenzoat CAS:5798-75-4
Etil 4-bromobenzoat adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas ester benzoat. Senyawa ini memiliki substituen bromin pada posisi para cincin benzena, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi sintesis. Senyawa ini dapat diperoleh dari reaksi esterifikasi antara asam 4-bromobenzoat dan etanol. Sebagai zat perantara penting, etil 4-bromobenzoat banyak digunakan dalam sintesis obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan molekul organik kompleks lainnya. Sifat strukturnya memungkinkan berbagai reaksi, termasuk substitusi nukleofilik dan reaksi penggandengan, menjadikannya blok bangunan yang berharga dalam penelitian kimia dan aplikasi industri.
-
DL-SERIN HIDRAZIDA HIDROKLORIDA CAS:55819-71-1
DL-Serine hydrazide hydrochloride adalah senyawa organik yang terkait dengan asam amino serin, yang memiliki gugus fungsional hidrazin. Dengan rumus molekul C3H9ClN4O2, senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya dalam kimia medisinal dan penelitian biokimia. DL-serine hydrazide bertindak sebagai blok pembangun untuk mensintesis berbagai molekul bioaktif, termasuk turunan peptida dan senyawa lain yang relevan secara farmakologis. Sifat strukturalnya yang unik memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, yang dapat berkontribusi pada kemajuan dalam pengembangan obat dan intervensi terapeutik yang menargetkan gangguan neurologis dan kondisi metabolik.
-
Butanedihidrazida CAS:4146-43-4
Butanedihidrazida, dengan rumus molekul C4H10N4O, adalah senyawa organik yang memiliki dua gugus fungsional hidrazin yang terikat pada kerangka butana. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya di berbagai bidang, termasuk pertanian, farmasi, dan ilmu material. Kehadiran gugus fungsional hidrazin memungkinkan butanedihidrazida untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, menjadikannya berharga sebagai zat perantara reaktif. Turunannya sering dieksplorasi untuk aktivitas biologisnya, termasuk sifat antimikroba dan antikanker, yang mengarah pada minat untuk penggunaannya dalam pengembangan obat dan formulasi agrokimia.
-
SIKLOHEKSANON 2,4-DINITROFENILHIDRAZON CAS:1589-62-4
Sikloheksanon 2,4-dinitrofenilhidrazon adalah senyawa organik yang terbentuk melalui reaksi sikloheksanon dengan 2,4-dinitrofenilhidrazin. Turunan hidrazon ini memiliki warna kuning hingga oranye yang khas, sehingga berguna dalam analisis kualitatif untuk mendeteksi keton dan aldehida. Dengan rumus molekul C13H14N4O4, senyawa ini menarik dalam kimia organik sintetik dan metode analitik. Pembentukannya merupakan contoh klasik reaksi kondensasi, yang memungkinkan studi senyawa karbonil dan turunannya. Sikloheksanon 2,4-dinitrofenilhidrazon berfungsi sebagai reagen yang berharga dalam penelitian kimia dan lingkungan pendidikan.
-
4-Hidroksiftalonitril CAS:30757-50-7
4-Hidroksiftalonitril adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus fungsional hidroksil (-OH) dan nitril (-CN) pada inti ftalat. Dengan rumus molekul C8H4N2O, senyawa ini memainkan peran penting dalam sintesis organik dan ilmu material. Gugus hidroksil meningkatkan reaktivitas dan kelarutannya, sedangkan gugus nitril menyediakan jalur tambahan untuk transformasi kimia. 4-Hidroksiftalonitril berfungsi sebagai prekursor penting dalam sintesis berbagai polimer, pewarna, dan zat perantara farmasi, menjadikannya blok bangunan vital baik dalam penelitian akademis maupun aplikasi industri.
-
4-Etoksibenzaldehida CAS:10031-82-0
4-Etoksibenzaldehida, juga dikenal sebagai p-etoksibenzaldehida, adalah aldehida aromatik dengan rumus molekul C9H10O2. Senyawa ini memiliki gugus etoksi (-OCH2CH3) dan gugus fungsional aldehida (-CHO) yang terletak para satu sama lain pada cincin benzena. Senyawa ini digunakan dalam sintesis organik karena reaktivitasnya yang serbaguna, seringkali berfungsi sebagai zat perantara penting dalam produksi obat-obatan, agrokimia, dan wewangian. Struktur uniknya memungkinkan berbagai transformasi kimia, menjadikan 4-etoksibenzaldehida berharga baik dalam penelitian laboratorium maupun aplikasi industri.
-
Natrium 4-fenilbutirat CAS:1716-12-7
Natrium 4-fenilbutirat, juga dikenal sebagai natrium 4-fenilbutanoat, adalah garam natrium dari asam 4-fenilbutirat. Rumus molekulnya adalah C10H11NaO2, dan memiliki gugus fenil yang terikat pada rantai butirat empat karbon. Senyawa ini telah menarik perhatian karena potensi aplikasi terapeutiknya, khususnya dalam pengobatan berbagai gangguan neurodegeneratif dan kondisi metabolik. Natrium 4-fenilbutirat bertindak sebagai penghambat histon deasetilase, yang dapat memengaruhi ekspresi gen dan proses seluler. Kemampuannya untuk meningkatkan pelipatan protein dan mengurangi stres seluler menjadikannya kandidat untuk penelitian yang lebih luas dalam kimia medisinal dan farmakologi.
