Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 6-Iodoquinazolin-4-one CAS:16064-08-7

    6-Iodoquinazolin-4-one CAS:16064-08-7

    6-Iodoquinazolin-4-on adalah senyawa organik yang termasuk dalam keluarga quinazolinon, yang dicirikan oleh adanya atom iodin pada posisi 6 dan gugus karbonil pada posisi 4. Struktur heterosiklik ini memberikan sifat kimia unik yang berharga dalam kimia medisinal. Senyawa ini dikenal karena potensi aktivitas biologisnya, menjadikannya subjek yang menarik dalam pengembangan obat dan penelitian sintesis. Reaktivitas dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia meningkatkan kegunaannya sebagai blok bangunan dalam sintesis molekul yang lebih kompleks.

  • 6-Iodo-1H-indazol CAS:261953-36-0

    6-Iodo-1H-indazol CAS:261953-36-0

    6-Iodo-1H-indazole adalah senyawa organik heterosiklik yang dicirikan oleh keberadaan iodin dan struktur inti indazol. Gugus indazol terdiri dari cincin beranggota lima yang menyatu dengan cincin aromatik beranggota enam, yang berkontribusi pada sifat kimia uniknya. Pengenalan atom iodin pada posisi 6 meningkatkan reaktivitas senyawa, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai aplikasi sintesis. Karena fitur strukturalnya yang menarik, 6-iodo-1H-indazole telah menarik perhatian dalam kimia medisinal dan ilmu material.

  • 4-Chloro-6,7-bis(2-methoxyethoxy)quinazoline CAS:183322-18-1

    4-Chloro-6,7-bis(2-methoxyethoxy)quinazoline CAS:183322-18-1

    4-Chloro-6,7-bis(2-methoxyethoxy)quinazoline adalah senyawa sintetik yang termasuk dalam keluarga quinazoline, yang dicirikan oleh adanya gugus kloro dan dua substituen metoksiethoxy. Senyawa ini menunjukkan struktur kimia yang unik yang berkontribusi pada potensi aplikasinya di berbagai bidang, khususnya dalam kimia medisinal. Turunannya telah dipelajari untuk aktivitas biologisnya, termasuk sifat antikanker, antiinflamasi, dan antimikroba.

  • Asam vanilat CAS:121-34-6

    Asam vanilat CAS:121-34-6

    Asam vanilat adalah senyawa aromatik alami yang berasal dari biji vanili. Senyawa ini termasuk dalam kelas asam fenolik dan dicirikan oleh gugus metoksi dan gugus asam karboksilat pada cincin benzena. Senyawa ini menunjukkan sifat antioksidan dan berkontribusi pada profil rasa dan aroma vanili. Asam vanilat tidak hanya digunakan dalam industri makanan sebagai agen penyedap rasa, tetapi juga dalam berbagai proses sintesis kimia. Struktur uniknya memungkinkan berbagai aplikasi dalam kosmetik, farmasi, dan ilmu material.

  • N-Tert-Butoksikarbonil-4-(4-Toluenesulfoniloksimetil)Piperidin CAS:166815-96-9

    N-Tert-Butoksikarbonil-4-(4-Toluenesulfoniloksimetil)Piperidin CAS:166815-96-9

    N-Tert-Butoksikarbonil-4-(4-toluenesulfoniloksimetil)piperidin adalah senyawa organik sintetik yang memiliki cincin piperidin yang disubstitusi dengan gugus tert-butoksikarbonil (Boc) dan gugus toluenesulfonil oksimetil. Gugus Boc berfungsi sebagai pelindung amina, memfasilitasi modifikasi kimia lebih lanjut dalam sintesis organik. Kehadiran gugus toluenesulfonil meningkatkan reaktivitas dan kelarutan senyawa tersebut. Senyawa ini sering digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis molekul yang lebih kompleks, khususnya dalam kimia farmasi dan bidang terkait.

  • N-Metil-4-nitroanilin CAS:100-15-2

    N-Metil-4-nitroanilin CAS:100-15-2

    N-Metil-4-nitroanilin adalah senyawa organik yang termasuk dalam keluarga anilin, yang dicirikan oleh adanya gugus nitro dan substituen metil pada cincin anilin. Struktur molekulnya terdiri dari cincin benzena dengan gugus nitro pada posisi para dan gugus metil yang terikat pada atom nitrogen amina. Susunan unik ini memberikan sifat kimia spesifik yang membuat N-metil-4-nitroanilin berharga dalam berbagai aplikasi sintesis. Senyawa ini banyak digunakan sebagai zat perantara dalam pembuatan pewarna, sintesis farmasi, dan ilmu material karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk mengalami transformasi kimia lebih lanjut.

  • N-(2-Kloropirimidin-4-Yl)-N,2,3-Trimetil-2h-Indazol-6-Amina CAS:444731-75-3

    N-(2-Kloropirimidin-4-Yl)-N,2,3-Trimetil-2h-Indazol-6-Amina CAS:444731-75-3

    N-(2-Chloropyrimidin-4-Yl)-N,2,3-trimethyl-2H-indazol-6-amine adalah senyawa organik sintetik yang memiliki kombinasi unik antara inti indazol dan gugus kloropirimidin. Struktur ini memberikan sifat kimia yang berbeda yang menarik dalam kimia medisinal. Desain senyawa ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas biologis dengan memanfaatkan reaktivitas dari fungsi indazol dan kloropirimidin.

  • Metil vanilat CAS:3943-74-6

    Metil vanilat CAS:3943-74-6

    Metil vanilat adalah senyawa aromatik yang berasal dari asam vanilat, yang dicirikan oleh adanya gugus metoksi dan gugus fungsional ester. Senyawa ini umumnya ditemukan dalam perisa dan wewangian vanila karena aromanya yang manis dan menyenangkan yang mengingatkan pada vanila. Metil vanilat digunakan dalam berbagai aplikasi di industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Struktur kimianya yang unik tidak hanya berkontribusi pada sifat aromatiknya tetapi juga pada potensi efek bioaktifnya, menjadikannya bahan yang berharga dalam banyak formulasi.

  • Etil 3-Amino-4-metilbenzoat CAS:41191-92-8

    Etil 3-Amino-4-metilbenzoat CAS:41191-92-8

    Etil 3-amino-4-metilbenzoat adalah senyawa aromatik yang termasuk dalam kelas ester benzoat. Senyawa ini memiliki gugus etil ester, gugus amino pada posisi meta, dan substituen metil pada posisi para pada cincin benzena. Susunan spesifik ini memberikan senyawa tersebut sifat kimia dan reaktivitas yang berbeda. Etil 3-amino-4-metilbenzoat terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia.

  • Asam 3-Amino-4-metilbenzoat CAS:2458-12-0

    Asam 3-Amino-4-metilbenzoat CAS:2458-12-0

    Asam 3-amino-4-metilbenzoat, juga dikenal sebagai asam meta-aminobenzoat, adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh keberadaan gugus amino (NH2) dan gugus asam karboksilat (COOH) pada cincin benzena. Gugus amino terletak pada posisi meta sedangkan gugus metil terletak pada posisi para relatif terhadap asam karboksilat. Susunan unik ini memberikan senyawa tersebut sifat kimia yang berbeda. Asam 3-amino-4-metilbenzoat terutama digunakan dalam sintesis organik, berfungsi sebagai zat perantara untuk berbagai aplikasi dalam bidang farmasi, pewarna, dan agrokimia.

  • 3-[(Aminoiminometil)amino]-4-metilbenzoat etil ester mononitrat CAS:641569-96-2

    3-[(Aminoiminometil)amino]-4-metilbenzoat etil ester mononitrat CAS:641569-96-2

    3-[(Aminoiminometil)amino]-4-metilbenzoat etil ester mononitrat adalah senyawa kimia yang memiliki gugus fungsi amino dan nitrat. Senyawa ini dicirikan oleh struktur molekulnya yang unik, yang mencakup cincin aromatik dengan berbagai substituen. Sintesisnya melibatkan proses kimia organik yang rumit, sehingga menarik minat di berbagai bidang. Kehadiran gugus amino menunjukkan potensi aktivitas biologis, khususnya dalam aplikasi farmasi. Bentuk etil ester dapat memengaruhi kelarutan dan bioavailabilitas, meningkatkan kegunaannya dalam kimia medisinal dan bidang terkait.

  • 2-Etil-5-nitrobenzenamina CAS:20191-74-6

    2-Etil-5-nitrobenzenamina CAS:20191-74-6

    2-Etil-5-nitrobenzenamina adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas amina aromatik, yang dicirikan oleh gugus nitro dan substituen etil pada cincin benzena. Struktur molekulnya terdiri dari cincin benzena dengan gugus amino (NH2) pada satu posisi, gugus etil pada posisi lain, dan gugus nitro (NO2) yang terletak pada posisi meta relatif terhadap gugus amino. Susunan spesifik ini memberikan sifat kimia yang unik, sehingga 2-etil-5-nitrobenzenamina berguna dalam berbagai aplikasi sintesis kimia, termasuk produksi pewarna, obat-obatan, dan agrokimia.