Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 2-Klorometil-1,3-dioksolana CAS:2568-30-1

    2-Klorometil-1,3-dioksolana CAS:2568-30-1

    2-Klorometil-1,3-dioksolana adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H7ClO2. Senyawa ini memiliki struktur cincin dioksolana dan substituen klorometil, menjadikannya reagen yang berharga dalam sintesis organik. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, termasuk substitusi nukleofilik dan proses siklisasi. Karena reaktivitas dan fleksibilitasnya, 2-klorometil-1,3-dioksolana terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan produk kimia khusus lainnya.

     

  • Aluminium hidroksida CAS:21645-51-2

    Aluminium hidroksida CAS:21645-51-2

    Aluminium hidroksida adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Al(OH)₃, yang umumnya ditemukan sebagai padatan putih atau tidak berwarna. Senyawa ini terdapat secara alami dalam bentuk mineral gibbsite dan merupakan prekursor penting dalam produksi logam aluminium. Aluminium hidroksida bersifat amfoter, artinya dapat bereaksi dengan asam dan basa. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini memiliki berbagai aplikasi di berbagai industri, termasuk farmasi, pengolahan air, dan ilmu material. Senyawa ini sering digunakan sebagai antasida, flokulan, atau bahan abrasif, yang mencerminkan keserbagunaan dan kepentingannya di berbagai bidang.

  • Etil 2-asetilheksanoat CAS:1540-29-0

    Etil 2-asetilheksanoat CAS:1540-29-0

    Etil 2-asetilheksanoat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C11H20O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki aroma buah yang manis sehingga menarik untuk digunakan dalam aplikasi perasa dan pewangi. Ester ini terbentuk dari reaksi etil alkohol dengan asam 2-asetilheksanoat. Etil 2-asetilheksanoat dihargai karena kelarutannya dalam berbagai pelarut organik dan stabilitasnya dalam kondisi umum. Sifat-sifat uniknya menjadikannya bahan yang disukai dalam formulasi makanan, minuman, dan kosmetik.

  • 3,4-Epoksikloheksilmetil 3,4-epoksikloheksanakarboksilat CAS:2386-87-0

    3,4-Epoksikloheksilmetil 3,4-epoksikloheksanakarboksilat CAS:2386-87-0

    3,4-Epoxycyclohexylmethyl 3,4-epoxycyclohexanecarboxylate adalah senyawa sintetik yang dicirikan oleh gugus fungsional epoksi, yang meningkatkan reaktivitas dan kegunaannya dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan menunjukkan stabilitas termal dan sifat mekanik yang sangat baik. Senyawa ini banyak digunakan dalam produksi pelapis, perekat, dan komposit karena kemampuannya untuk membentuk struktur ikatan silang setelah pengerasan. Gugus epoksi memberikan kemampuan ikatan yang kuat dan ketahanan yang lebih baik terhadap bahan kimia, menjadikannya material yang berharga dalam aplikasi industri.

  • 4-Metilsikloheksanon CAS:589-92-4

    4-Metilsikloheksanon CAS:589-92-4

    4-Metilsikloheksanon adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H14O. Senyawa ini memiliki cincin sikloheksana yang tersubstitusi dengan gugus metil pada posisi keempat dan gugus fungsional keton, menjadikannya zat perantara yang berguna dalam sintesis organik. Cairan tak berwarna ini memiliki bau yang menyenangkan dan larut dalam pelarut organik. Karena strukturnya yang unik, 4-metilsikloheksanon menunjukkan reaktivitas yang beragam, sehingga berharga dalam berbagai aplikasi industri, termasuk produksi wewangian, pelarut, dan zat perantara kimia. Sifat-sifatnya juga membuatnya cocok untuk digunakan dalam formulasi pelapis dan perekat.

     

  • ASAM 2-KLORO-4-FLUORO-5-NITROBENZOAT CAS:114776-15-7

    ASAM 2-KLORO-4-FLUORO-5-NITROBENZOAT CAS:114776-15-7

    2-Asam kloro-4-fluoro-5-nitrobenzoat adalah asam karboksilat aromatik terklorinasi dan terfluorinasi yang memiliki gugus nitro pada cincin asam benzoat. Senyawa ini terkenal karena kombinasi substituen terhalogenasi yang unik, yang secara signifikan memengaruhi reaktivitas kimia dan sifat fisiknya. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam industri farmasi dan agrokimia. Karena potensi aktivitas biologisnya, turunan senyawa ini dieksplorasi untuk digunakan dalam pengembangan obat dan sebagai bahan aktif dalam formulasi pertanian.

     

  • 2-Amino-3-bromo-5-nitrobenzonitril CAS:17601-94-4

    2-Amino-3-bromo-5-nitrobenzonitril CAS:17601-94-4

    2-Amino-3-bromo-5-nitrobenzonitril adalah senyawa aromatik yang memiliki gugus nitro, gugus amino, dan atom bromin yang terikat pada kerangka benzonitril. Senyawa ini terutama dicirikan oleh sifat elektroniknya yang unik karena adanya gugus penarik elektron dan gugus pendonor elektron, yang dapat secara signifikan memengaruhi reaktivitas kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis organik dan memainkan peran penting dalam pengembangan obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan pewarna. Struktur kompleksnya memungkinkan berbagai turunan, sehingga meningkatkan kegunaannya dalam ilmu material tingkat lanjut dan kimia medisinal.

     

  • 5-propan-2-il-1H-indol-2,3-dion CAS:150560-58-0

    5-propan-2-il-1H-indol-2,3-dion CAS:150560-58-0

    5-Propan-2-il-1H-indol-2,3-dion adalah turunan indol yang dicirikan oleh gugus fungsional diketon dan substituen isopropil pada posisi 5. Senyawa ini menunjukkan aktivitas biologis yang signifikan, terutama dalam aplikasi farmakologis, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai target biologis. Struktur kimianya yang unik memberikan potensi untuk modifikasi yang dapat meningkatkan efektivitasnya. Akibatnya, senyawa ini menarik perhatian dalam kimia medisinal, pengembangan obat, dan penelitian yang bertujuan untuk menemukan agen terapeutik baru.

     

  • 5-Metilisatin CAS:608-05-9

    5-Metilisatin CAS:608-05-9

    5-Metilisatin adalah senyawa organik yang berasal dari isatin, yang dibedakan oleh gugus metil pada posisi 5 cincin indol. Modifikasi ini meningkatkan sifat kimia dan biologisnya. 5-Metilisatin dikenal karena beragam aktivitas farmakologisnya, termasuk efek antimikroba, antiinflamasi, dan antikanker. Struktur uniknya memungkinkan derivatisasi lebih lanjut, menjadikannya zat perantara serbaguna dalam kimia medisinal. Reaktivitas senyawa yang menarik juga membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi sintetik, berkontribusi pada penelitian baik di lingkungan akademis maupun industri.

     

  • 2-(2-Aminoetil)-1-metilpirolidin CAS:51387-90-7

    2-(2-Aminoetil)-1-metilpirolidin CAS:51387-90-7

    2-(2-Aminoetil)-1-metilpirolidin adalah senyawa organik siklik yang memiliki cincin pirolidin dengan rantai samping aminoetil dan gugus metil. Senyawa ini dicirikan oleh struktur heterosiklik yang mengandung nitrogen, yang memberikan reaktivitas kimia dan sifat biologis yang unik. Senyawa ini sering digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis karena kemampuannya untuk bertindak sebagai blok pembangun untuk molekul yang lebih kompleks. Kehadiran gugus amino memungkinkan senyawa ini untuk terlibat dalam berbagai reaksi, sehingga sangat berharga dalam penelitian farmasi, khususnya dalam pengembangan obat-obatan baru.

  • 1,3,5-Triazin-2,4,6-(1H,3H,5H)-trition garam trinatrium CAS:17766-26-6

    1,3,5-Triazin-2,4,6-(1H,3H,5H)-trition garam trinatrium CAS:17766-26-6

    1,3,5-Triazin-2,4,6-(1H,3H,5H)-trition trinatrium adalah garam natrium dari turunan triazin yang memiliki struktur trition yang unik. Senyawa ini menunjukkan sifat pengkelat yang kuat dan dicirikan oleh stabilitas dan kelarutannya dalam air, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Kehadiran sulfur dan nitrogen dalam strukturnya meningkatkan reaktivitas dan kemampuannya untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Karena karakteristik ini, senyawa ini sering digunakan sebagai reagen dalam sintesis kimia, pertanian, dan aplikasi lingkungan.

  • Asam 5-Metil-2-nitrobenzoat CAS:3113-72-2

    Asam 5-Metil-2-nitrobenzoat CAS:3113-72-2

    5-Asam metil-2-nitrobenzoat adalah senyawa aromatik yang ditandai dengan adanya gugus nitro dan gugus metil pada cincin benzena, khususnya pada posisi 2 dan 5. Senyawa ini merupakan bagian dari keluarga asam benzoat dan menunjukkan sifat kimia yang unik karena gugus fungsionalnya. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik, khususnya sebagai blok pembangun untuk berbagai reaksi kimia. Selain itu, turunannya dieksplorasi untuk potensi aktivitas biologis, sehingga menarik minat dalam bidang farmasi dan agrokimia.