Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 2-Kloro-4-nitrofenol CAS:619-08-9

    2-Kloro-4-nitrofenol CAS:619-08-9

    2-Kloro-4-nitrofenol adalah senyawa aromatik yang memiliki atom klorin dan gugus nitro yang terikat pada cincin fenolik. Secara spesifik, klorin terletak pada posisi orto dan gugus nitro pada posisi para relatif terhadap gugus hidroksil (-OH). Susunan struktural ini memberikan sifat kimia yang unik, menjadikan 2-kloro-4-nitrofenol berharga dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik sebagai zat perantara untuk menghasilkan pewarna, bahan kimia pertanian, dan obat-obatan karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk mengalami transformasi kimia lebih lanjut.

  • Asam 2-Amino-5-iodobenzoat CAS:5326-47-6

    Asam 2-Amino-5-iodobenzoat CAS:5326-47-6

    Asam 2-amino-5-iodobenzoat adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus amino (NH2) dan gugus asam karboksilat (COOH) pada cincin benzena, bersama dengan substituen iodin. Gugus amino terletak pada posisi orto relatif terhadap asam karboksilat, sedangkan atom iodin berada pada posisi para. Konfigurasi struktural yang unik ini memberikan sifat kimia yang khas pada senyawa tersebut. Asam 2-amino-5-iodobenzoat terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik dan memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.

  • Asam 2-Amino-4-fluorobenzoat CAS:446-32-2

    Asam 2-Amino-4-fluorobenzoat CAS:446-32-2

    Asam 2-amino-4-fluorobenzoat adalah senyawa organik aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus amino (-NH2) dan gugus asam karboksilat (-COOH) pada cincin benzena, dengan atom fluorin terletak pada posisi para relatif terhadap gugus amino. Susunan struktural yang unik ini memberikan sifat kimia yang berbeda pada senyawa tersebut, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Asam 2-amino-4-fluorobenzoat berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, memainkan peran penting dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus lainnya karena reaktivitasnya.

  • Asam 2,3-Diklorofenoksiasetat CAS:2976-74-1

    Asam 2,3-Diklorofenoksiasetat CAS:2976-74-1

    Asam 2,3-diklorofenoksiasetat (2,3-DCPA) adalah senyawa aromatik yang memiliki dua atom klorin dan gugus fenoksi yang terikat pada asam karboksilat. Senyawa ini terutama dikenal sebagai herbisida dan pengatur pertumbuhan tanaman dalam aplikasi pertanian. Karakteristik struktural senyawa ini meningkatkan kemampuannya untuk meniru hormon tanaman alami, sehingga menghasilkan aktivitas herbisida selektif terhadap gulma berdaun lebar dan memiliki efek minimal pada rumput. Efektivitas dan profil toksisitas 2,3-DCPA yang relatif rendah menjadikannya alat yang berharga dalam pertanian modern.

  • Asam 4-Bromo-2-Metil benzoat CAS:68837-59-2

    Asam 4-Bromo-2-Metil benzoat CAS:68837-59-2

    Asam 4-bromo-2-metilbenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang memiliki atom bromin dan gugus metil yang terikat pada cincin benzena. Struktur molekul senyawa ini terdiri dari substitusi para-bromin dan gugus orto-metil terhadap gugus fungsi asam karboksilat. Susunan spesifik ini berkontribusi pada sifat kimia uniknya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Karena reaktivitasnya dan kemampuannya untuk mengalami berbagai transformasi kimia, asam 4-bromo-2-metilbenzoat banyak digunakan dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.

  • Asam 4-Kloro-3-nitrobenzoat CAS:96-99-1

    Asam 4-Kloro-3-nitrobenzoat CAS:96-99-1

    Asam 4-kloro-3-nitrobenzoat adalah senyawa aromatik terklorinasi yang memiliki gugus nitro dan gugus fungsi asam karboksilat pada cincin benzena. Atom klorin terletak pada posisi para relatif terhadap asam karboksilat, sedangkan gugus nitro menempati posisi meta. Susunan spesifik ini berkontribusi pada sifat kimia dan reaktivitasnya yang khas. Asam 4-kloro-3-nitrobenzoat digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis, khususnya di bidang farmasi dan agrokimia, di mana ia berfungsi sebagai zat perantara penting untuk menghasilkan molekul organik kompleks.

  • 3-Bromo-5-nitrobenzotrifluorida CAS:630125-49-4

    3-Bromo-5-nitrobenzotrifluorida CAS:630125-49-4

    3-Bromo-5-nitrobenzotrifluorida adalah senyawa aromatik terhalogenasi yang memiliki atom bromin dan gugus nitro pada cincin benzena, bersama dengan tiga gugus trifluorometil. Struktur kimianya yang unik menjadikannya reagen yang berharga dalam sintesis organik dan ilmu material. Kehadiran gugus penarik elektron dan pendonor elektron memengaruhi reaktivitasnya, sehingga cocok untuk berbagai transformasi kimia.

  • Asam 2-Kloro-4-metilsulfonilbenzoat CAS:53250-83-2

    Asam 2-Kloro-4-metilsulfonilbenzoat CAS:53250-83-2

    2-Asam kloro-4-metilsulfonilbenzoat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur asam benzoat dengan atom klorin dan gugus metilsulfonil yang terikat pada posisi orto dan para. Senyawa ini biasanya muncul sebagai padatan kristal putih dan dihargai karena sifat kimianya yang unik, yang timbul dari keberadaan gugus kloro dan sulfonil. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara penting dalam sintesis kimia dan memiliki beragam aplikasi di bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.

     

  • Metil 2-kloroasetoasetat CAS:4755-81-1

    Metil 2-kloroasetoasetat CAS:4755-81-1

    Metil 2-kloroasetoasetat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H7ClO3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki substituen kloro, yang meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia halus lainnya. Struktur uniknya memungkinkan berbagai transformasi, menjadikannya blok bangunan yang berharga dalam kimia sintetik.

  • Asam 3-sikloheksenakarboksilat CAS:4771-80-6

    Asam 3-sikloheksenakarboksilat CAS:4771-80-6

    3-Asam sikloheksenakarboksilat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh cincin sikloheksena dengan gugus fungsi asam karboksilat yang terikat pada posisi ketiga. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan atau padatan tidak berwarna hingga kuning pucat, tergantung pada kemurnian dan suhunya. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya yang unik karena adanya cincin sikloheksena dan gugus asam karboksilat, sehingga bermanfaat dalam berbagai proses sintesis kimia. Aplikasinya mencakup berbagai industri, termasuk farmasi, agrokimia, dan ilmu material, di mana ia berfungsi sebagai zat perantara atau blok pembangun dalam berbagai reaksi.

     

  • DIHIDRODISIKLOPENTADIENIL AKRILAT CAS:12542-30-2

    DIHIDRODISIKLOPENTADIENIL AKRILAT CAS:12542-30-2

    Dihidrodisiklopentadienil akrilat adalah monomer serbaguna yang dicirikan oleh strukturnya yang unik, yang mencakup fungsionalitas akrilat dan kerangka bisiklik. Senyawa ini memiliki komponen turunan disiklopentadiena yang meningkatkan reaktivitas dan potensi polimerisasinya. Dihidrodisiklopentadienil akrilat digunakan dalam produksi polimer khusus melalui berbagai metode polimerisasi seperti proses radikal, anionik, atau kationik. Sifat-sifat bawaannya berkontribusi pada peningkatan stabilitas termal, kekuatan mekanik, dan ketahanan kimia pada produk akhir, sehingga menjadikannya berharga dalam pelapis, perekat, dan aplikasi material canggih lainnya.

  • 4-tert-Butilsikloheksanol CAS:98-52-2

    4-tert-Butilsikloheksanol CAS:98-52-2

    4-Tert-Butilsikloheksanol adalah senyawa organik dengan rumus molekul C13H24O. Senyawa ini terdiri dari cincin sikloheksana yang tersubstitusi dengan gugus tert-butil dan gugus hidroksil pada posisi 4. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki bau yang ringan dan menyenangkan. Karena strukturnya yang unik, 4-tert-butilsikloheksanol menunjukkan kelarutan dan stabilitas yang baik, sehingga bermanfaat dalam berbagai proses kimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik dan memiliki aplikasi dalam industri wewangian, serta dalam pembuatan pelarut dan bahan kimia khusus.