-
2-Amino-5-klorobenzamida CAS:5202-85-7
2-Amino-5-klorobenzamida adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus amino dan bagian klorobenzamida. Senyawa ini memiliki cincin benzena yang tersubstitusi dengan gugus amino pada posisi kedua dan gugus kloro pada posisi kelima, sehingga memberikan reaktivitas kimia yang menarik. Senyawa ini sering digunakan dalam kimia organik sintetik dan penelitian farmasi karena potensi sifat bioaktifnya.
-
Tranilast CAS:53902-12-8
Tranilast adalah obat antihistamin yang terutama digunakan untuk mengobati kondisi alergi, seperti asma dan rinitis alergi. Obat ini awalnya dikembangkan di Jepang dan sejak itu mendapatkan pengakuan atas sifat anti-inflamasinya. Tranilast bekerja dengan menghambat pelepasan mediator inflamasi dari sel mast, yang terlibat dalam reaksi alergi. Selain itu, obat ini juga menunjukkan potensi dalam mengelola fibrosis dan gangguan kulit lainnya. Obat ini biasanya diberikan secara oral dan ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar pasien, meskipun beberapa pasien mungkin mengalami efek samping ringan.
-
Garam dinatrium asam 2,6-naftalenedisulfonat CAS:1655-45-4
Garam dinatrium asam 2,6-naftalenedisulfonat adalah garam natrium dari asam 2,6-naftalenedisulfonat, yang memiliki dua gugus asam sulfonat (-SO₃H) yang terikat pada cincin naftalena pada posisi 2 dan 6. Senyawa ini tampak sebagai bubuk kristal berwarna putih atau terang yang sangat larut dalam air. Senyawa ini terutama dikenal karena aplikasinya dalam kimia pewarna, bertindak sebagai mordan dan meningkatkan kelarutan pewarna, sekaligus berfungsi sebagai perantara penting dalam sintesis berbagai senyawa organik.
-
etil3-metil-4-oksobut-2-enoat CAS:62054-49-3
Etil 3-metil-4-oksobut-2-enoat adalah cairan tidak berwarna dengan aroma buah yang manis. Senyawa ini termasuk dalam keluarga ester β-keto dan banyak digunakan di berbagai industri.
-
Etil glikolat CAS:623-50-7
Etil glikolat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C4H8O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dan termasuk dalam kelas ester.
-
Etil 2,2-dietoksiasetat CAS:6065-82-3
Etil 2,2-dietoksiasetat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C8H16O4. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dan termasuk dalam kelas ester.
-
asam sinamat CAS:140-10-3
Asam sinamat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C9H8O2. Senyawa ini berupa padatan kristal putih yang terdapat secara alami pada tumbuhan dan banyak digunakan dalam sintesis wewangian, perasa, dan obat-obatan.
-
Metil glikolat CAS:96-35-5
Metil glikolat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C3H6O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dan termasuk dalam kelas ester.
-
p-dioksanon CAS:3041-16-5
p-Dioxanone, juga dikenal sebagai 1,4-Dioxan-2-one, adalah senyawa organik dengan rumus kimia C4H6O3. Senyawa ini merupakan ester siklik dan berbentuk cairan tidak berwarna pada suhu kamar.
-
Metil12,2-dimetoksiasetat CAS:89-91-8
Metil 2,2-dimetoksiasetat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C6H12O4. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dan termasuk dalam kelas ester.
-
Natrium hidroksiasetat CAS:2836-32-0
Natrium hidroksiasetat, juga dikenal sebagai natrium glikolat atau natrium hidroksietanoat, adalah senyawa dengan rumus kimia C2H3NaO3. Senyawa ini berupa bubuk kristal putih dan umumnya digunakan sebagai agen penyangga, pengatur pH, dan pengawet di berbagai industri termasuk makanan, kosmetik, dan produk perawatan pribadi.
-
metil 3,3-dimetoksipropionat CAS:7424-91-1
Metil 3,3-dimetoksipropionat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H14O4. Senyawa ini berupa cairan bening dan termasuk dalam kelas ester.
