-
2-Bromo-4-butanolida CAS:5061-21-2
2-Bromo-4-butanolida adalah senyawa organik sintetik yang dicirikan oleh substitusi bromin pada posisi kedua struktur butanolida. Sebagai anggota keluarga lakton, senyawa ini memiliki ester siklik yang berharga dalam berbagai aplikasi sintesis kimia. Kehadiran atom bromin meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya zat perantara yang berguna untuk reaksi substitusi nukleofilik dan transformasi lainnya. Karena sifat strukturalnya yang unik, 2-bromo-4-butanolida memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan ilmu material, di mana ia dapat berfungsi sebagai prekursor untuk molekul yang lebih kompleks dengan sifat biologis atau material yang diinginkan.
-
4-Bromoisoquinoline CAS:1532-97-4
4-Bromoisoquinoline adalah senyawa heterosiklik yang mengandung nitrogen, yang dicirikan oleh atom bromin pada posisi 4 dari sistem cincin isoquinoline. Dikenal karena sifat strukturalnya yang unik, senyawa ini berfungsi sebagai blok pembangun penting dalam sintesis organik dan kimia medisinal. Kehadiran substituen bromin meningkatkan reaktivitasnya, sehingga cocok untuk berbagai transformasi kimia, termasuk substitusi nukleofilik dan reaksi penggandengan silang. 4-Bromoisoquinoline telah menarik minat dalam pengembangan obat-obatan karena potensi aktivitas biologisnya, termasuk efek antitumor, antibakteri, dan neurologis, yang menempatkannya sebagai kandidat berharga dalam penemuan obat.
-
Asam 4-Iodobenzoat CAS:619-58-9
Asam 4-iodobenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang memiliki atom iodin yang terletak para terhadap gugus asam karboksilat pada cincin benzena. Senyawa ini merupakan zat perantara yang berharga dalam sintesis organik karena reaktivitas dan sifat fungsionalnya yang unik, yang dipengaruhi oleh keberadaan substituen iodin. Sifat penarik elektron iodin meningkatkan keasaman gugus karboksilat, sehingga cocok untuk berbagai transformasi kimia. Asam 4-iodobenzoat banyak digunakan dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material, berfungsi sebagai prekursor untuk mensintesis senyawa aktif biologis dan material canggih.
-
2-(HIDROKSIMETIL)-1,3-PROPANEDIOL CAS:4704-94-3
2-(Hidroksimetil)-1,3-propanediol, yang umumnya dikenal sebagai THPD (tris(hidroksimetil)aminometana), adalah senyawa organik cair tak berwarna dengan tiga gugus hidroksimetil yang terikat pada kerangka propana. Senyawa ini sangat larut dalam air dan berbagai pelarut organik. Senyawa ini terkenal karena aplikasinya dalam produksi poliol dan surfaktan, serta perannya sebagai bahan dasar dalam sintesis organik. Kemampuannya untuk berpartisipasi dalam ikatan hidrogen membuatnya berguna dalam berbagai formulasi di bidang farmasi, kosmetik, dan produk industri.
-
2-(2-Heksildesiloksi)benzamida CAS:202483-62-3
2-(2-Heksildesiloksi)benzamida adalah senyawa organik yang memiliki struktur benzamida yang tersubstitusi dengan gugus heksildesiloksi. Dengan rumus molekul C18H29NO2, senyawa ini dicirikan oleh sifat hidrofobiknya dan fleksibilitas strukturnya. Senyawa ini dapat berfungsi sebagai blok bangunan yang berguna dalam berbagai sintesis dan aplikasi kimia, khususnya dalam bidang ilmu material dan kimia organik. Kombinasi unik dari sistem aromatik dan rantai alifatiknya memungkinkan interaksi spesifik baik dalam lingkungan biologis maupun sintetik.
-
Tris(hidroksimetil)nitrometan CAS:126-11-4
Tris(hidroksimetil)nitrometan (THN) adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C5H11N3O6. Senyawa ini dikenal karena sifat multifungsinya, terutama berfungsi sebagai reagen dalam sintesis organik dan berbagai aplikasi industri. THN memiliki tiga gugus hidroksimetil yang terikat pada inti nitrometan, yang berkontribusi pada reaktivitas uniknya dan kemampuannya untuk membentuk kompleks yang stabil. Strukturnya yang khas memungkinkan THN untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, sehingga sangat berharga dalam pengaturan laboratorium untuk mensintesis senyawa lain.
-
3-ETHOXY-1,2-PROPANEDIOL CAS:1874-62-0
3-Etoksi-1,2-propanediol adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus etoksi dan dua gugus hidroksil (-OH) dalam strukturnya. Dengan rumus molekul C5H12O3, senyawa ini berupa cairan kental tak berwarna pada suhu kamar. Senyawa ini dikenal karena sifat pelarutnya dan kemampuannya bertindak sebagai zat perantara serbaguna dalam reaksi kimia. Karena toksisitasnya yang rendah dan kelarutannya yang sangat baik dalam air dan pelarut organik, 3-etoksi-1,2-propanediol telah menarik perhatian dalam berbagai aplikasi industri.
-
ETIL 4,4,4-TRIFLUORO-2-BUTINOAT CAS:79424-03-6
Etil 4,4,4-trifluoro-2-butinoat adalah senyawa organik terfluorinasi dengan rumus molekul C6H7F3O2. Senyawa ini memiliki struktur unik yang mencakup gugus butinoat dan tiga atom fluorin yang terletak pada atom karbon keempat dari rantai butuna. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya dan sering digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik. Gugus trifluorometilnya memberikan sifat kimia yang khas, sehingga berharga dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan bahan kimia pertanian.
-
2-ISOBUTIL-4-METIL-1,3-DIOKSOLANA CAS:18433-93-7
2-Isobutyl-4-methyl-1,3-dioxolane adalah senyawa organik siklik yang memiliki cincin dioxolane dengan substituen alkil tertentu. Struktur ini berkontribusi pada sifat kimia uniknya, sehingga menarik untuk berbagai aplikasi sintesis. Susunannya yang khas memungkinkan reaktivitas dalam sintesis organik, khususnya dalam pembentukan molekul yang lebih kompleks. Karena potensi karakteristik fungsionalnya, senyawa ini dapat diaplikasikan dalam bidang farmasi, agrokimia, dan sebagai zat perantara dalam produksi bahan kimia khusus.
-
DL-CAMPHORQUINONE CAS:10373-78-1
DL-Camphorquinone adalah senyawa organik yang berasal dari kamper, yang dicirikan oleh struktur bisikliknya yang unik. Dengan rumus molekul C10H14O2, senyawa ini berbentuk padatan kristal kuning. Senyawa ini terkenal karena sifat fotokimianya dan memiliki aplikasi di berbagai bidang, khususnya sebagai fotoinisiator untuk proses polimerisasi. Karena kemampuannya untuk bereaksi cepat saat terpapar sinar ultraviolet, DL-camphorquinone berperan penting dalam formulasi tinta, pelapis, dan bahan kedokteran gigi.
-
2-ETIL-2-METIL-1,3-PROPANEDIOL CAS:77-84-9
2-Etil-2-metil-1,3-propanediol (EMPD) adalah senyawa organik rantai bercabang dengan rumus molekul C7H16O2. Senyawa ini memiliki dua gugus hidroksil (-OH), sehingga termasuk dalam kelompok diol. Dikenal karena toksisitasnya yang rendah dan titik didihnya yang tinggi, EMPD berperan sebagai zat perantara serbaguna dalam berbagai proses kimia. Sifat strukturnya memungkinkan senyawa ini berfungsi sebagai pelarut, plastisizer, dan aditif dalam beberapa aplikasi industri. Karena karakteristik kimianya yang unik, EMPD semakin banyak dikenal baik dalam penelitian maupun lingkungan komersial.
-
2,2-diMetilpropana-1,3-diyl bis(4-Metilbenzensulfonat) CAS:22308-12-9
2,2-Dimetilpropana-1,3-diyl bis(4-metilbenzensulfonat) adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur alifatik bercabang dengan dua gugus 4-metilbenzensulfonat. Senyawa ini berbentuk cairan kental dan dikenal karena kelarutan dan reaktivitasnya yang sangat baik dalam berbagai lingkungan kimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai ester sulfonat, sehingga sangat berharga dalam sintesis organik dan ilmu material.
