-
3-Mercapto-1,2-propanediol CAS:96-27-5
3-Merkapto-1,2-propanediol adalah senyawa organik yang dikenal karena gugus fungsional tiol (-SH) yang memberikan sifat kimia unik. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki bau belerang yang khas. Senyawa ini dihargai karena kemampuan antioksidan dan pengkelatnya, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Karena reaktivitasnya, 3-Merkapto-1,2-propanediol digunakan dalam formulasi bahan kimia khusus, farmasi, dan produk perawatan pribadi.
-
3-MORPHOLINO-1,2-PROPANEDIOL CAS:6425-32-7
3-Morpholino-1,2-propanediol adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C7H15NO3. Senyawa ini terdiri dari cincin morfolin yang terhubung ke struktur 1,2-propanediol, yang memiliki dua gugus hidroksil. Senyawa ini biasanya berupa cairan tidak berwarna hingga kuning muda dan dikenal karena kemampuannya sebagai blok pembangun serbaguna dalam sintesis organik. Karena fitur strukturalnya yang unik, senyawa ini menunjukkan sifat hidrofilik dan lipofilik, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi, khususnya di bidang farmasi dan ilmu material.
-
2,5-DIAMINO-1,3,4-TIADIAZOLE CAS:2937-81-7
2,5-Diamino-1,3,4-thiadiazole adalah senyawa organik yang dicirikan oleh cincin thiadiazole dengan dua substituen amino pada posisi 2 dan 5. Rumus molekulnya adalah C2H6N4S. Senyawa ini tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga kuning muda dan terkenal karena sifat kimianya yang beragam, sehingga berharga di berbagai bidang seperti farmasi, agrokimia, dan ilmu material. Kehadiran gugus amino meningkatkan reaktivitasnya, memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai transformasi kimia.
-
Valerofenon CAS:1009-14-9
Valerofenon adalah senyawa organik dengan rumus molekul C11H14O. Senyawa ini terdiri dari gugus fenil yang terikat pada rantai valeroil, sehingga termasuk dalam keluarga keton. Cairan berwarna kuning pucat ini memiliki aroma manis yang khas dan terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis organik dan sebagai zat perantara dalam produksi berbagai bahan kimia. Valerofenon terkenal karena aplikasinya dalam wewangian, farmasi, dan sebagai fotoinisiator dalam kimia polimer.
-
3-Fenoksi-1,2-propanediol CAS:538-43-2
3-Fenoksi-1,2-propanediol adalah senyawa organik yang dicirikan oleh gugus fungsi fenoksi dan diolnya. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang ringan. Senyawa ini dihargai karena kelarutannya dalam berbagai pelarut dan efektivitasnya sebagai pelarut dan pengemulsi dalam formulasi. 3-Fenoksi-1,2-propanediol sering digunakan dalam industri kosmetik dan farmasi karena sifat pelembabnya dan toksisitas rendah, sehingga cocok untuk produk perawatan kulit dan aplikasi topikal.
-
2-AMINO-4,5-DIMETHYLTHIAZOLE HYDROCHLORIDECAS:71574-33-9
2-Amino-4,5-dimetiltiazol hidroklorida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6H9ClN2S. Senyawa ini memiliki cincin tiazol yang tersubstitusi dengan gugus amino dan metil, menjadikannya senyawa heterosiklik yang penting. Senyawa ini biasanya berupa bubuk kristal berwarna putih hingga putih kekuningan yang larut dalam air. Karena sifat strukturalnya yang unik, 2-amino-4,5-dimetiltiazol hidroklorida banyak digunakan di berbagai bidang, terutama di bidang farmasi dan agrokimia.
-
DIFENIL FTALAT CAS:84-62-8
Difenil ftalat (DPHP) adalah senyawa organik dengan rumus kimia C18H14O4. Senyawa ini berupa padatan kristal tidak berwarna dan tidak berbau yang termasuk dalam kelas ftalat. DPHP terutama digunakan sebagai plasticizer untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan berbagai polimer. Sifat-sifatnya membuatnya berguna dalam berbagai aplikasi industri, khususnya dalam pembuatan produk polivinil klorida (PVC) yang fleksibel. Selain itu, difenil ftalat telah dieksplorasi untuk potensi penggunaannya dalam proses dan formulasi kimia lainnya.
-
Hidrazin asetat CAS:7335-65-1
Hidrazin asetat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C2H8N2O2. Senyawa ini terbentuk dari reaksi hidrazin dan asam asetat, menghasilkan cairan tidak berwarna hingga kuning pucat atau padatan kristal. Senyawa ini terutama digunakan sebagai pereaksi dalam sintesis kimia karena sifatnya yang reaktif. Dengan aplikasi di berbagai bidang seperti farmasi, pertanian, dan ilmu material, hidrazin asetat berperan sebagai zat perantara penting dalam berbagai proses kimia, menunjukkan fleksibilitasnya di berbagai bidang.
-
Allylthiourea CAS:109-57-9
Allylthiourea adalah senyawa organik dengan rumus kimia C4H8N2S. Senyawa ini memiliki gugus fungsional tiourea, yang ditandai dengan adanya atom sulfur dan nitrogen. Senyawa ini berbentuk padatan kristal berwarna putih hingga kuning pucat dan memiliki berbagai aplikasi karena reaktivitas dan sifat biologisnya. Allylthiourea terutama dikenal karena perannya dalam sintesis organik dan sebagai agen terapeutik potensial dalam kimia medisinal.
-
NEOPENTIL GLIKOL DIBENZOAT CAS:4196-89-8
Neopentil Glikol Dibenzoat (NPDB) adalah ester yang berasal dari neopentil glikol dan asam benzoat. Senyawa ini berupa cairan bening dan tidak berwarna yang dikenal karena stabilitas termalnya yang sangat baik dan volatilitasnya yang rendah. NPDB berfungsi sebagai plasticizer dalam berbagai aplikasi karena kemampuannya untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan material. Senyawa ini sering digunakan dalam formulasi pelapis, perekat, dan sealant, menjadikannya bahan yang berharga dalam pembuatan produk yang membutuhkan peningkatan elastisitas dan kinerja di bawah panas.
-
Hidrazin dihidroklorida CAS:5341-61-7
Hidrazin dihidroklorida adalah senyawa kimia dengan rumus N2H4·2HCl. Senyawa ini merupakan garam yang terbentuk dari hidrazin dan asam klorida, berbentuk bubuk kristal putih yang sangat larut dalam air. Senyawa ini merupakan turunan dari hidrazin (N2H4) dan terutama digunakan dalam berbagai aplikasi industri karena reaktivitas dan sifatnya sebagai agen pereduksi. Hidrazin dihidroklorida memainkan peran penting dalam sintesis bahan kimia dan material lain di berbagai sektor.
-
Aseton tiosemikarbazon CAS:1752-30-3
Aseton tiosemikarbazon adalah senyawa organik dengan rumus C4H8N2S. Senyawa ini dihasilkan dari reaksi aseton dengan tiosemikarbazida, yang memiliki gugus fungsional tiosemikarbazon. Senyawa ini berbentuk padatan kristal berwarna kuning hingga oranye dan memiliki aktivitas biologis yang signifikan, sehingga menarik minat di berbagai bidang seperti kimia medisinal dan ilmu pertanian. Reaktivitas dan kemampuannya untuk membentuk kompleks koordinasi dengan logam semakin meningkatkan kegunaannya dalam penelitian dan aplikasi industri.
