Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 4-Iodobenzenesulfonil klorida CAS:98-61-3

    4-Iodobenzenesulfonil klorida CAS:98-61-3

    4-Iodobenzenesulfonil klorida, sering disingkat sebagai IBSC, adalah senyawa klorida sulfonil aromatik dengan rumus kimia C7H6ClIO2S. Senyawa ini memiliki gugus sulfonil (-SO2) yang terikat pada cincin benzena yang juga memiliki substituen iodin pada posisi para. Senyawa ini biasanya digunakan dalam sintesis organik karena karakteristik elektrofiliknya yang efektif, menjadikannya reagen yang berharga dalam berbagai reaksi kimia. Sifat reaktifnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam sulfonilasi dan proses transformasi lainnya, berkontribusi pada pengembangan struktur molekul yang lebih kompleks.

  • 2-Metoksipiridin-3-amina CAS:20265-38-7

    2-Metoksipiridin-3-amina CAS:20265-38-7

    2-Metoksipiridin-3-amina adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H9N. Senyawa ini memiliki cincin piridin dengan gugus metoksi (-OCH3) pada posisi 2 dan gugus amina (-NH2) pada posisi 3. Senyawa ini berperan sebagai blok pembangun penting dalam kimia organik sintetik, di mana gugus fungsionalnya memungkinkan berbagai transformasi kimia. Struktur uniknya memberikan potensi aktivitas biologis, menjadikannya subjek yang menarik dalam kimia medisinal.

  • 2-BROMO-3-FORMILPIRIDIN CAS:128071-75-0

    2-BROMO-3-FORMILPIRIDIN CAS:128071-75-0

    2-Bromo-3-formilpiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4BrN dan struktur yang menampilkan cincin piridin dengan atom bromin pada posisi 2 dan gugus formil (-CHO) pada posisi 3. Senyawa ini sangat menarik dalam sintesis organik karena gugus fungsionalnya yang reaktif, yang memfasilitasi berbagai transformasi kimia. Kehadiran gugus-gugus ini menjadikannya blok bangunan yang berharga untuk mensintesis molekul yang lebih kompleks dalam penelitian farmasi dan agrokimia.

     

  • Asam (2-Aminofenil)boronat hidroklorida CAS:863753-30-4

    Asam (2-Aminofenil)boronat hidroklorida CAS:863753-30-4

    (2-Asam aminofenilboronat hidroklorida adalah turunan asam boronat dengan rumus molekul C6H8BClN. Senyawa ini memiliki gugus amino (-NH2) pada posisi 2 cincin fenil, bersama dengan fungsi asam boronat. Kehadiran garam hidroklorida meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya dalam lingkungan berair, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini terkenal karena kegunaannya dalam sintesis organik dan kimia medisinal, di mana ia berfungsi sebagai blok pembangun utama dalam pengembangan berbagai molekul bioaktif.

     

  • Metil sinamat CAS:103-26-4

    Metil sinamat CAS:103-26-4

    Metil sinamat adalah ester yang terbentuk dari reaksi antara asam sinamat dan metanol, yang dicirikan oleh aroma manis yang menyenangkan dan sering dikaitkan dengan buah-buahan dan bunga. Senyawa ini memiliki gugus sinamat di samping gugus metil, yang memberikannya sifat-sifat khas yang membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi. Metil sinamat banyak digunakan dalam industri perasa dan wewangian sebagai agen perasa dan komponen wewangian. Selain itu, senyawa ini juga diteliti untuk potensi khasiat terapeutiknya, termasuk aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, menjadikannya senyawa yang menarik dalam sintesis organik, ilmu gizi, dan kimia produk alami.

     

  • 4-Bifenilasetonitril CAS:31603-77-7

    4-Bifenilasetonitril CAS:31603-77-7

    4-Bifenilasetonitril, juga dikenal sebagai 4-(bifenil-4-il)asetonitril, adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur bifenil yang terikat pada gugus asetonitril. Senyawa ini terkenal karena sifat aromatiknya dan adanya gugus fungsional siano (-C≡N), yang meningkatkan reaktivitas dan penerapannya dalam berbagai reaksi kimia. 4-Bifenilasetonitril berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Sifat-sifatnya yang unik menjadikannya subjek yang menarik dalam ilmu material, berkontribusi pada penciptaan material fungsional dengan potensi aplikasi di berbagai industri.

  • Etil 3-fenilpropionat CAS:2021-28-5

    Etil 3-fenilpropionat CAS:2021-28-5

    Etil 3-fenilpropionat adalah ester yang berasal dari reaksi etil alkohol dan asam 3-fenilpropanoat. Senyawa ini dicirikan oleh adanya gugus fenil yang terikat pada rantai propionat tiga karbon. Etil 3-fenilpropionat dikenal karena aromanya yang menyenangkan dan seperti buah, menjadikannya bahan penyedap dan pewangi yang berharga dalam industri makanan dan kosmetik. Selain itu, ia berfungsi sebagai blok bangunan serbaguna dalam sintesis organik, berpartisipasi dalam berbagai transformasi kimia untuk menghasilkan molekul yang lebih kompleks. Memahami sifat dan aplikasinya sangat penting bagi para peneliti di bidang kimia organik dan aplikasi industri.

  • 9-Antrasenmetanol CAS:1468-95-7

    9-Antrasenmetanol CAS:1468-95-7

    9-Antrasenmetanol, juga dikenal sebagai 9-hidroksiantrasena, adalah senyawa organik yang dicirikan oleh gugus hidroksimetil (-CH2OH) yang terikat pada kerangka antrasena. Hidrokarbon aromatik polisiklik ini terkenal karena strukturnya yang unik, yang memberikan sifat kimia dan fisik yang khas. 9-Antrasenmetanol berfungsi sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik dan ilmu material, yang digunakan dalam pengembangan pewarna, farmasi, dan elektronik organik. Kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia menjadikannya senyawa yang berharga untuk menciptakan material fungsional dengan sifat yang disesuaikan, menyoroti relevansinya baik dalam aplikasi industri maupun penelitian akademis.

  • Sinamoil klorida CAS:102-92-1

    Sinamoil klorida CAS:102-92-1

    Sinamoil klorida adalah asil klorida aromatik yang terbentuk dari asam sinamat, yang memiliki gugus karbonil (C=O) dan atom klorin yang terikat pada cincin benzena dengan rantai samping propenil. Senyawa ini penting dalam sintesis organik karena reaktivitasnya sebagai agen pengasilasi, yang memungkinkan pengenalan gugus sinamoil ke berbagai substrat. Sinamoil klorida umumnya digunakan dalam sintesis obat-obatan, agrokimia, dan senyawa organik fungsional lainnya. Kemampuannya untuk memfasilitasi asilasi Friedel-Crafts dan reaksi substitusi asil nukleofilik lainnya menjadikannya blok bangunan yang berharga dalam kimia organik sintetik.

  • 4-Iodobifenil CAS:1591-31-7

    4-Iodobifenil CAS:1591-31-7

    4-Iodobifenil adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya atom iodin yang terikat pada salah satu posisi para dari struktur bifenil. Senyawa bifenil dihalogenasi ini menunjukkan sifat-sifat unik yang dipengaruhi oleh iodin, termasuk peningkatan reaktivitas dan karakteristik elektronik yang berbeda. 4-Iodobifenil sangat penting dalam sintesis organik sebagai zat perantara penting, khususnya dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan material canggih. Kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia menjadikannya berharga dalam penelitian dan industri, menyoroti relevansinya dalam pengembangan senyawa baru dan material fungsional di berbagai disiplin ilmu.

  • 3-Iodobenzonitril CAS:69113-59-3

    3-Iodobenzonitril CAS:69113-59-3

    3-Iodobenzonitril adalah senyawa aromatik yang memiliki atom iodin dan gugus siano yang terikat pada cincin benzena. Substituen iodin terletak pada posisi 3 (meta) relatif terhadap gugus fungsional nitril, yang berkontribusi pada reaktivitas dan sifatnya yang unik. Senyawa ini penting dalam sintesis organik, berfungsi sebagai zat perantara yang berharga untuk pembuatan obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan fungsional lainnya. Kehadiran gugus iodin dan nitril meningkatkan kegunaannya dalam berbagai reaksi penggandengan dan substitusi nukleofilik, menjadikannya blok bangunan penting dalam bidang kimia organik sintetik.

  • 4-BROMO-P-TERFENIL CAS:1762-84-1

    4-BROMO-P-TERFENIL CAS:1762-84-1

    4-Bromo-p-terfenil adalah senyawa aromatik yang terdiri dari tiga cincin benzena yang terhubung, di mana atom bromin tersubstitusi pada salah satu posisi para dari cincin pusat. Struktur spesifik ini memberikan sifat-sifat unik, menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi kimia. 4-Bromo-p-terfenil sangat penting dalam ilmu material dan sintesis organik, di mana ia bertindak sebagai perantara serbaguna untuk menciptakan material canggih dan senyawa organik kompleks. Sifat elektronik dan fisiknya yang unik membuatnya menarik untuk penelitian di bidang optoelektronik, ilmu polimer, dan kimia medisinal, memfasilitasi pengembangan teknologi baru dan senyawa yang relevan secara terapeutik.