-
Etil 3-metiltiopropionat CAS:13327-56-5
Etil 3-metiltiopropionat adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C7H14O2S. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dicirikan oleh aroma buah yang manis dan mengingatkan pada buah-buahan tropis. Strukturnya memiliki gugus etil ester yang terikat pada gugus metiltio, yang berkontribusi pada profil aromatiknya yang khas. Etil 3-metiltiopropionat terutama digunakan dalam industri makanan dan wewangian sebagai agen perasa dan senyawa aroma, meningkatkan pengalaman sensorik berbagai produk. Selain itu, senyawa ini dapat berfungsi sebagai zat perantara dalam sintesis organik, memfasilitasi produksi senyawa yang mengandung sulfur lainnya. Tindakan pencegahan penanganan diperlukan karena potensi sifat iritannya.
-
Diallyl trisulfida CAS:2050-87-5
Diallyl trisulfida (DATS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C6H10S3. Senyawa ini berbentuk cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan terutama dikenal karena aromanya yang kuat seperti bawang putih. DATS berasal dari minyak bawang putih dan telah menarik perhatian karena potensi manfaat kesehatannya, termasuk sifat antioksidan, antimikroba, dan antikanker. Dalam aplikasi kuliner, senyawa ini meningkatkan cita rasa hidangan yang mengandung bawang putih. Selain itu, senyawa ini digunakan dalam berbagai proses industri, khususnya dalam pembuatan karet dan plastik. Meskipun umumnya dianggap aman dalam makanan, bentuk pekatnya harus ditangani dengan hati-hati.
-
Diallyldisulfide CAS:2179-57-9
Diallyldisulfide (DADS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus kimia C6H10S2. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dikenal karena baunya yang kuat, seperti bawang putih. DADS terutama diperoleh dari minyak bawang putih dan telah dipelajari potensi manfaat kesehatannya, termasuk sifat antimikroba dan antikanker. Dalam aplikasi kuliner, senyawa ini berkontribusi pada cita rasa khas bawang putih. Selain itu, diallyldisulfide digunakan dalam berbagai proses industri, termasuk produksi karet dan plastik. Meskipun umumnya dianggap aman dalam jumlah yang digunakan untuk kuliner, konsentrasi tinggi dapat menimbulkan risiko kesehatan, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati.
-
Furfuril metil sulfida CAS:1438-91-1
Furfuril metil sulfida (FMS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C6H8OS. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat yang mengeluarkan aroma khas dan menyenangkan yang sering dikaitkan dengan kopi panggang atau kacang-kacangan. FMS terutama digunakan sebagai bahan penyedap dan senyawa aroma dalam industri makanan, khususnya dalam produk seperti kopi dan makanan panggang. Selain itu, FMS juga memiliki aplikasi dalam industri wewangian karena profil aromanya yang unik. Meskipun umumnya dianggap aman dalam jumlah kecil, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping, sehingga penggunaannya dalam produk makanan dan kosmetik perlu diatur.
-
Metil furfuril disulfida CAS:57500-00-2
Metil furfuril disulfida (MFDS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C6H8S2O. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan memiliki aroma khas yang mengingatkan pada makanan panggang atau bakar. MFDS terutama digunakan sebagai bahan penyedap rasa dalam industri makanan, memberikan rasa yang diinginkan pada produk seperti kopi, kue, dan saus tertentu. Selain itu, senyawa ini juga memiliki aplikasi dalam industri wewangian karena profil aromanya yang unik. Meskipun umumnya dianggap aman pada konsentrasi rendah, penanganan yang hati-hati sangat penting untuk menghindari potensi efek samping dari paparan yang lebih tinggi.
-
Propil 2-metil-3-furil disulfida CAS:61197-09-9
Propil 2-metil-3-furil disulfida (PMFDS) adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C10H12S2O2. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dikenal karena aromanya yang khas, sering digambarkan sebagai gurih dengan nuansa panggang. PMFDS terutama digunakan dalam industri makanan sebagai agen penyedap rasa, memberikan rasa yang kaya pada produk seperti saus, sup, dan makanan ringan. Aromanya yang unik juga membuatnya berharga dalam industri wewangian. Meskipun umumnya dianggap aman dalam konsentrasi rendah, penanganan yang hati-hati sangat penting untuk mengurangi potensi efek samping yang terkait dengan paparan yang lebih tinggi.
-
Etil 3-metiltiopropionat CAS:13327-56-5
Etil 3-metiltiopropionat adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C7H14O2S. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dicirikan oleh aroma buah yang manis dan mengingatkan pada buah-buahan tropis. Strukturnya memiliki gugus etil ester yang terikat pada gugus metiltio, yang berkontribusi pada profil aromatiknya yang khas. Etil 3-metiltiopropionat terutama digunakan dalam industri makanan dan wewangian sebagai agen perasa dan senyawa aroma, meningkatkan pengalaman sensorik berbagai produk. Selain itu, senyawa ini dapat berfungsi sebagai zat perantara dalam sintesis organik, memfasilitasi produksi senyawa yang mengandung sulfur lainnya. Tindakan pencegahan penanganan diperlukan karena potensi sifat iritannya.
-
Dimetil trisulfida CAS:3658-80-8
Dimetil trisulfida (DMTS) adalah senyawa volatil tak berwarna dengan rumus kimia C2H6S3. Senyawa ini terutama dicirikan oleh baunya yang kuat, seperti bawang, yang membuatnya mudah terdeteksi bahkan pada konsentrasi rendah. DMTS umumnya ditemukan di berbagai sumber alami, termasuk organisme laut tertentu dan sebagai produk sampingan metabolisme asam amino yang mengandung sulfur. Karena baunya yang khas, DMTS digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap rasa. Selain itu, DMTS memiliki aplikasi dalam studi lingkungan dan dipelajari perannya dalam siklus sulfur. Kehadirannya dapat mengindikasikan kondisi ekologis tertentu.
-
3-Merkapto-2-butanon CAS:40789-98-8
3-Merkapto-2-butanon, juga dikenal sebagai 3-merkapto-2-butanetiol, adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C4H8OS. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna dengan bau yang kuat dan tidak menyenangkan, seringkali mengingatkan pada kubis busuk atau bawang putih. Senyawa ini mengandung gugus tiol (-SH), yang berkontribusi pada reaktivitas dan kegunaannya dalam berbagai aplikasi kimia. 3-Merkapto-2-butanon terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis organik, khususnya untuk memproduksi obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Baunya yang khas juga membuatnya berguna sebagai bahan penyedap rasa dalam produk makanan. Penanganan yang tepat sangat penting karena baunya yang kuat dan potensi sifat iritasinya.
-
3-Metil-2-butanetiol CAS:2084-18-6
3-Metil-2-butanetiol, juga dikenal sebagai isopropil metil sulfhidril atau metanetiol, adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C5H12S. Cairan tak berwarna ini memiliki bau yang kuat dan menyengat, sering digambarkan menyerupai bau bawang putih atau kubis busuk. Senyawa ini terutama digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap dan juga dapat ditemukan di beberapa sumber alami, seperti tumbuhan dan makanan tertentu. Selain aplikasi kuliner, 3-metil-2-butanetiol digunakan dalam proses sintesis organik untuk menghasilkan senyawa kimia lainnya. Penanganan yang tepat sangat penting karena baunya yang kuat dan potensi sifat iritannya.
-
3-(Metiltio)butanal CAS:16630-52-7
3-(Metiltio)butanal adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C5H10OS. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat yang ditandai dengan bau menyengat yang kuat menyerupai bawang bombay atau bawang putih yang dimasak. Kehadiran gugus metiltio (-S-CH3) pada karbon ketiga rantai butanal berkontribusi pada aroma dan reaktivitasnya yang unik. 3-(Metiltio)butanal terutama digunakan dalam industri makanan sebagai agen penyedap rasa, meningkatkan cita rasa gurih dalam berbagai produk. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam sintesis organik, di mana ia berfungsi sebagai blok bangunan untuk menghasilkan senyawa yang mengandung sulfur lainnya.
-
2-Feniletanetiol CAS:1618-26-4
2-Feniletanetiol, juga dikenal sebagai fenetil merkaptan, adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C8H10S. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan dicirikan oleh baunya yang kuat dan aromatik, mengingatkan pada bunga dan rempah-rempah. Senyawa ini terutama digunakan dalam industri makanan sebagai bahan penyedap karena aromanya yang menyenangkan, yang meningkatkan aroma berbagai produk. Selain itu, 2-feniletanetiol berfungsi sebagai blok pembangun dalam sintesis organik, berkontribusi pada produksi obat-obatan dan bahan kimia lainnya. Karena baunya yang kuat, prosedur penanganan yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan selama penggunaan.
