Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 2-KLORO-3-FLUORO-4-FORMILPIRIDIN CAS:329794-28-7

    2-KLORO-3-FLUORO-4-FORMILPIRIDIN CAS:329794-28-7

    2-Kloro-3-fluoro-4-formilpiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4ClFNO. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan atom klorin pada posisi 2, atom fluorin pada posisi 3, dan gugus formil (-CHO) pada posisi 4. Pola substitusi yang unik ini memberikan sifat elektronik yang berbeda yang meningkatkan reaktivitasnya. Kehadiran halogen meningkatkan elektrofilisitas, sehingga cocok untuk substitusi nukleofilik dan transformasi kimia lainnya. Umumnya digunakan dalam kimia medisinal, 2-kloro-3-fluoro-4-formilpiridin berfungsi sebagai zat perantara yang berharga untuk mensintesis berbagai senyawa bioaktif dan obat-obatan baru.

     

  • 3-Iodopiridin-2-amina CAS:104830-06-0

    3-Iodopiridin-2-amina CAS:104830-06-0

    3-Iodopiridin-2-amina adalah senyawa organik yang dicirikan oleh rumus molekul C5H5IN2. Molekul ini memiliki cincin piridin dengan substituen iodida pada posisi 3 dan gugus amino pada posisi 2. Kehadiran iodin memberikan karakter elektrofilik yang signifikan, sementara gugus amino meningkatkan nukleofilisitas, menghasilkan reaktivitas kimia yang unik. Sebagai zat perantara yang serbaguna, 3-iodopiridin-2-amina memainkan peran penting dalam sintesis organik, khususnya dalam industri farmasi, di mana ia dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai senyawa bioaktif. Strukturnya yang khas juga membuatnya relevan dalam ilmu material untuk desain material fungsional.

  • 3-Amino-2-pikolin CAS:3430-10-2

    3-Amino-2-pikolin CAS:3430-10-2

    3-Amino-2-picoline adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H8N2. Senyawa ini terdiri dari cincin piridin dengan gugus amino pada posisi 3 dan gugus metil pada posisi 2. Pola substitusi yang unik ini memengaruhi sifat kimianya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Gugus amino memberikan karakter nukleofilik, sedangkan keberadaan gugus metil dapat memengaruhi distribusi elektron, meningkatkan reaktivitas senyawa tersebut. 3-Amino-2-picoline banyak digunakan dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material, di mana ia berfungsi sebagai blok bangunan untuk mengembangkan senyawa bioaktif dan material fungsional.

     

  • 2-KLORO-5-FLUORO-3-HIDROKSIPIRIDIN CAS:884494-35-3

    2-KLORO-5-FLUORO-3-HIDROKSIPIRIDIN CAS:884494-35-3

    2-Kloro-5-fluoro-3-hidroksipiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H5ClFNO. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan atom klorin pada posisi 2, atom fluorin pada posisi 5, dan gugus hidroksil (-OH) pada posisi 3. Pola substitusi yang unik ini memengaruhi sifat elektroniknya, meningkatkan reaktivitas dan membuatnya cocok untuk berbagai transformasi kimia. Kehadiran halogen meningkatkan elektrofilisitas, sementara gugus hidroksil memungkinkan interaksi ikatan hidrogen. Umumnya digunakan dalam kimia medisinal, 2-kloro-5-fluoro-3-hidroksipiridin bertindak sebagai zat perantara penting untuk mensintesis berbagai senyawa bioaktif.

     

  • 3-Amino-5-bromo-2-kloropiridin CAS:588729-99-1

    3-Amino-5-bromo-2-kloropiridin CAS:588729-99-1

    3-Amino-5-bromo-2-kloropiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H4BrClN2. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan gugus amino pada posisi 3, gugus bromo pada posisi 5, dan gugus kloro pada posisi 2. Pola substitusi yang unik ini memberikan senyawa tersebut sifat elektronik yang berbeda, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia sintetik. Kehadiran gugus penarik elektron (bromo dan kloro) dan gugus pendonor elektron (amino) memengaruhi reaktivitasnya dalam berbagai reaksi kimia, khususnya dalam penemuan obat dan pengembangan agrokimia, yang menyoroti signifikansinya dalam penelitian kimia medis dan kimia organik.

     

  • ASAM 3,5-DICHLOROISONICOTINIC CAS:13958-93-5

    ASAM 3,5-DICHLOROISONICOTINIC CAS:13958-93-5

    Asam 3,5-dikloroisonikotinat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H3Cl2N O2. Senyawa ini terdiri dari cincin piridin dengan fungsi asam karboksilat, yang memiliki dua substituen klorin pada posisi 3 dan 5. Senyawa ini penting dalam sintesis organik dan kimia medisinal, berfungsi sebagai zat perantara penting untuk pengembangan berbagai obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Kehadiran diklorinasi meningkatkan reaktivitasnya, memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Penelitian tentang asam 3,5-dikloroisonikotinat dapat menghasilkan senyawa baru dengan potensi aplikasi terapeutik, menjadikannya subjek yang menarik bagi ahli kimia dan ahli farmakologi.

  • 2-Kloro-4-metil-3-nitropiridin CAS:23056-39-5

    2-Kloro-4-metil-3-nitropiridin CAS:23056-39-5

    2-Kloro-4-metil-3-nitropiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H6ClN O2. Senyawa ini terdiri dari cincin piridin yang memiliki atom klorin pada posisi 2, gugus metil pada posisi 4, dan gugus nitro pada posisi 3. Pola substitusi yang unik ini memberikan sifat elektronik yang khas, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia sintetik. Kehadiran substituen pendonor elektron (metil) dan penarik elektron (nitro, kloro) memengaruhi reaktivitasnya, memungkinkan berbagai transformasi kimia. Penelitian terhadap senyawa ini memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan agrokimia, yang menyoroti signifikansinya dalam kimia medisinal.

     

  • 5-ASETIL-2-METOKSIPIRIDIN, 97% CAS:213193-32-9

    5-ASETIL-2-METOKSIPIRIDIN, 97% CAS:213193-32-9

    5-Asetil-2-metoksipiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H9NO2. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan gugus asetil pada posisi 5 dan gugus metoksi pada posisi 2. Molekul ini menunjukkan karakteristik elektronik yang menarik karena adanya gugus pendonor elektron (metoksi) dan penarik elektron (asetil), yang memengaruhi reaktivitasnya dalam berbagai proses kimia. Senyawa ini memiliki signifikansi dalam sintesis organik, khususnya sebagai blok bangunan untuk obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Reaktivitasnya yang serbaguna memungkinkan berbagai transformasi, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia sintetik dan penelitian senyawa aktif biologis baru.

     

  • 2-BROMO-4,6-DIMETHYLPYRIDINE CAS:4926-26-5

    2-BROMO-4,6-DIMETHYLPYRIDINE CAS:4926-26-5

    2-Bromo-4,6-dimetilpiridin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H10BrN. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan atom bromin pada posisi 2 dan dua gugus metil pada posisi 4 dan 6. Pola substitusi yang unik ini meningkatkan sifat elektronik molekul, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Kehadiran atom bromin memfasilitasi substitusi nukleofilik, sedangkan gugus metil memengaruhi sterik dan reaktivitas. Umumnya digunakan dalam bidang farmasi dan agrokimia, 2-bromo-4,6-dimetilpiridin berfungsi sebagai prekursor untuk berbagai senyawa bioaktif dan material fungsional.

     

  • Asam 2,4-Dibromonikotinat CAS:1269291-41-9

    Asam 2,4-Dibromonikotinat CAS:1269291-41-9

    Asam 2,4-dibromonikotinat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4Br2N O2. Senyawa ini memiliki cincin piridin dengan substituen bromin pada posisi 2 dan 4 serta gugus fungsi asam karboksilat. Senyawa ini menarik dalam sintesis organik dan kimia medisinal karena berfungsi sebagai zat perantara penting dalam pembuatan berbagai obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Kehadiran bromin meningkatkan reaktivitasnya, memungkinkan transformasi kimia yang beragam. Investigasi sifat dan perilaku asam 2,4-dibromonikotinat dapat mengarah pada pengembangan senyawa baru dengan potensi aplikasi terapeutik.

  • 3-KLOROISONIKOTINALDEHIDA CAS:72990-37-5

    3-KLOROISONIKOTINALDEHIDA CAS:72990-37-5

    3-Kloroisonikotinaldehida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H6ClN dan memiliki cincin piridin yang mengandung substituen kloro dan gugus fungsi aldehida. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan zat perantara farmasi. Kehadiran posisi terklorinasi meningkatkan reaktivitas molekul, memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, seperti substitusi nukleofilik dan reaksi kondensasi. Memahami sifat dan reaktivitasnya sangat penting bagi para ahli kimia yang terlibat dalam sintesis senyawa baru dengan potensi aktivitas biologis.

     

  • 3-Piridinakarboksaldehida, 6-etoksi- (9CI) CAS:97455-61-3

    3-Piridinakarboksaldehida, 6-etoksi- (9CI) CAS:97455-61-3

    3-Piridinakarboksaldehida, 6-etoksi- (9CI) adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H11NO2. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan gugus aldehida dan etoksi pada posisi tertentu. Senyawa ini digunakan dalam berbagai aplikasi sintesis organik, khususnya di industri farmasi dan agrokimia. Struktur uniknya memungkinkan reaktivitas yang dapat dimanfaatkan dalam reaksi kimia lebih lanjut, menjadikannya zat perantara yang berharga. Memahami sifat dan perilakunya dalam berbagai kondisi membantu para ahli kimia dalam mengembangkan senyawa baru dan meningkatkan metodologi dalam proses sintesis.