-
Metil 2-tiofuroat CAS:13679-61-3
Metil 2-tiofuroat adalah senyawa organosulfur dengan rumus molekul C₇H₈O₂S. Senyawa ini memiliki cincin furan yang tersubstitusi dengan gugus tioester, menghasilkan struktur unik yang menggabungkan karakteristik sulfur dan aromatik. Senyawa ini dikenal karena reaktivitas kimianya yang menarik, yang memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi sintesis organik. Aromanya yang khas membuatnya berharga dalam industri wewangian, sementara reaktivitasnya memungkinkan potensi penggunaannya sebagai zat perantara dalam sintesis senyawa aktif biologis. Penelitian berkelanjutan difokuskan pada eksplorasi aplikasinya di bidang farmasi, pertanian, dan bidang kimia lainnya.
-
4-Hidroksi-6-metil-2-piron CAS:675-10-5
4-Hidroksi-6-metil-2-piron adalah senyawa organik dengan rumus molekul C₇H₆O₃. Senyawa ini memiliki cincin piron, yaitu struktur heterosiklik beranggota enam yang mengandung satu atom oksigen dan lima atom karbon. Senyawa ini dicirikan oleh gugus hidroksil pada posisi empat dan gugus metil pada posisi enam. 4-Hidroksi-6-metil-2-piron telah menarik minat karena berbagai aktivitas biologisnya, termasuk sifat antioksidan dan potensi penggunaannya dalam bidang farmasi. Selain itu, senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis organik, berkontribusi pada pengembangan berbagai senyawa kimia dalam kimia medisinal dan ilmu material.
-
2-Fluoro-3-iodopiridin CAS:113975-22-7
2-Fluoro-3-iodopiridin adalah turunan piridin terhalogenasi yang dicirikan oleh keberadaan atom fluorin dan iodin masing-masing pada posisi 2 dan 3 cincin piridinnya. Dengan rumus molekul C5H4FIN, senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang unik karena sifat elektronegatif halogennya. Senyawa ini banyak dipelajari karena potensi aplikasinya di bidang kimia medisinal dan ilmu material, di mana gugus fungsionalnya memungkinkan berbagai transformasi dan reaksi.
-
2-Kloro-5-fluoropiridin CAS:31301-51-6
2-Kloro-5-fluoropiridin adalah senyawa organik heterosiklik dengan rumus molekul C5H4ClFN. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi pada posisi 2 dan 5 masing-masing oleh atom klorin dan fluorin. Senyawa ini sangat menarik dalam kimia farmasi karena sifat kimianya yang unik, yang memungkinkannya bertindak sebagai perantara dalam sintesis berbagai molekul aktif biologis. Strukturnya menyediakan platform untuk modifikasi lebih lanjut yang meningkatkan aktivitas dan selektivitasnya dalam pengembangan obat.
-
Asam 2,5-Dikloroisonikotinat CAS:88912-26-9
Asam 2,5-dikloroisonikotinat adalah turunan terklorinasi dari asam isonikotinat, yang memiliki substitusi klorin pada posisi 2 dan 5 cincin piridin. Rumus molekulnya adalah C6H4Cl2N02, yang menunjukkan struktur uniknya yang menggabungkan halogenasi dengan fungsi asam karboksilat. Kehadiran atom klorin meningkatkan reaktivitas dan kelarutannya, menjadikannya senyawa berharga dalam berbagai aplikasi kimia organik sintetik, khususnya dalam bidang farmasi dan agrokimia.
-
Asam 2-Fluoronikotinat CAS:393-55-5
2-Asam fluoronikotinat adalah turunan asam nikotinat yang terfluorinasi, yang dicirikan oleh keberadaan atom fluorin pada posisi 2 cincin piridinnya. Rumus molekulnya adalah C6H5FN02, yang mencerminkan struktur uniknya yang menggabungkan fungsi asam karboksilat dan heterosiklik. Penambahan atom fluorin meningkatkan lipofilisitas dan reaktivitasnya, menjadikannya senyawa penting dalam kimia organik sintetik dengan potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan agrokimia.
-
4-Amino-3-nitropiridin CAS:1681-37-4
4-Amino-3-nitropiridin adalah senyawa organik yang memiliki cincin piridin dengan substituen amino dan nitro masing-masing pada posisi 4 dan 3. Rumus molekulnya adalah C5H6N4O2. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang unik karena adanya gugus amino dan nitro, sehingga berharga di berbagai bidang seperti kimia medisinal, ilmu material, dan penelitian lingkungan.
-
3-Metil-4-aminopiridin CAS:1990-90-5
3-Metil-4-aminopiridin (3-MP) adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H8N2. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan gugus metil pada posisi 3 dan gugus amino pada posisi 4. Turunan piridin tersubstitusi unik ini menunjukkan sifat kimia yang menarik sehingga berharga di berbagai bidang, khususnya dalam kimia medisinal dan ilmu saraf.
-
5-BROMO-2-METHOXY-3-CYANOPYRIDINE CAS:884495-39-0
5-Bromo-2-metoksi-3-sianopiridin adalah senyawa organik yang dicirikan oleh cincin piridin yang disubstitusi dengan atom bromin, gugus metoksi, dan gugus siano. Rumus molekulnya adalah C8H7BrN2O, yang mencerminkan struktur uniknya yang menggabungkan halogenasi dan beberapa gugus fungsional. Kehadiran gugus bromin dan siano meningkatkan reaktivitas, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia organik sintetik, khususnya dalam bidang farmasi dan agrokimia.
-
6-Metil-2-piridinakarboksaldehida CAS:1122-72-1
6-Metil-2-piridinakarboksaldehida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H7NO. Senyawa ini memiliki cincin piridin yang tersubstitusi dengan gugus metil pada posisi 6 dan gugus aldehida pada posisi 2. Senyawa ini dikenal karena sifat aromatiknya yang khas dan telah menarik minat dalam berbagai aplikasi kimia karena gugus fungsionalnya, yang dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik.
-
2-Fluoro-3-hidroksipiridin CAS:174669-74-0
2-Fluoro-3-hidroksipiridin adalah turunan piridin terfluorinasi yang memiliki gugus hidroksil pada posisi 3 dan atom fluorin pada posisi 2. Senyawa ini dicirikan oleh sifat kimianya yang unik, yang berasal dari interaksi antara fluorin yang elektronegatif dan gugus hidroksil. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya di bidang kimia medis dan agrokimia.
-
2-KLORO-5-FLUORO-3-NITROPIRIDIN CAS:136888-21-6
2-Kloro-5-fluoro-3-nitropiridin adalah senyawa heterosiklik aromatik yang memiliki cincin piridin dengan substituen klorin, fluorin, dan nitro masing-masing pada posisi 2, 5, dan 3. Rumus molekulnya adalah C5H3ClF N3O2. Kombinasi unik gugus halogen dan nitro dalam senyawa ini meningkatkan reaktivitasnya, sehingga menjadikannya berharga di berbagai bidang seperti farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
