Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Nutrasetika

  • TRIS(2,2,2-TRIFLUOROETIL)FOSFAT CAS:358-63-4

    TRIS(2,2,2-TRIFLUOROETIL)FOSFAT CAS:358-63-4

    TRIS(2,2,2-trifluoroetil) fosfat (TFEP) adalah senyawa organofosfor yang dicirikan oleh tiga gugus 2,2,2-trifluoroetil yang terikat pada bagian fosfat. Dengan rumus kimia C9H12F9O4P, TFEP dikenal karena stabilitas termalnya yang sangat baik dan sifat unik yang berasal dari keberadaan gugus trifluorometil. Senyawa ini telah menarik minat dalam berbagai aplikasi industri, khususnya karena efektivitasnya sebagai penghambat api dan plastisizer dalam formulasi polimer, serta potensi penggunaannya dalam proses kimia khusus.

  • 3-Isocyanatopropyltrimethoxysilane CAS:15396-00-6

    3-Isocyanatopropyltrimethoxysilane CAS:15396-00-6

    3-Isocyanatopropyltrimethoxysilane adalah senyawa organosilana dengan rumus kimia C10H15N1O3Si. Senyawa ini memiliki gugus isosianat dan tiga gugus metoksi yang terikat pada rantai propil. Senyawa ini terkenal karena fungsi gandanya, yaitu bertindak sebagai agen pengikat silana karena komponen silikonnya sekaligus memberikan reaktivitas melalui gugus isosianat. Sifat uniknya membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi dalam ilmu material, khususnya dalam meningkatkan adhesi dan menciptakan jaringan polimer yang terikat silang.

     

  • 1,3-Bis(3-aminopropil)tetrametildisiloksana CAS:2469-55-8

    1,3-Bis(3-aminopropil)tetrametildisiloksana CAS:2469-55-8

    1,3-Bis(3-aminopropil)tetrametildisiloksana adalah senyawa organosilikon yang memiliki kerangka siloksana dengan dua gugus fungsional 3-aminopropil. Rumus kimianya adalah C10H25N2O2Si2, dan menunjukkan sifat-sifat unik seperti fleksibilitas, stabilitas termal, dan kemampuan untuk membentuk ikatan kimia dengan berbagai substrat. Senyawa ini terutama digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan adhesi, modifikasi permukaan, dan sebagai agen pengikat silang dalam polimer silikon, karena gugus amina reaktifnya yang dapat berinteraksi dengan material fungsional lainnya.

  • Litium difluoro(oksalato)borat(1-) CAS:409071-16-5

    Litium difluoro(oksalato)borat(1-) CAS:409071-16-5

    Lithium difluoro(oxalato)borate(1-) (LiDFOB) adalah senyawa organoborat yang dicirikan oleh kation litium dan anion difluoro(oxalato)borate. Dengan rumus kimia LiBF2(C2O4), senyawa ini menunjukkan kelarutan yang sangat baik dalam pelarut organik dan stabilitas termal yang tinggi. Senyawa ini telah menarik perhatian karena aplikasinya sebagai garam elektrolit dalam sistem penyimpanan energi, khususnya baterai ion litium. Sifat unik LiDFOB meningkatkan konduktivitas ionik dan meningkatkan kinerja elektrokimia sistem baterai.

  • 2-PIPERIDIN-4-YL-1H-BENZOIMIDAZOLE CAS:38385-95-4

    2-PIPERIDIN-4-YL-1H-BENZOIMIDAZOLE CAS:38385-95-4

    2-Piperidin-4-il-1H-benzimidazol adalah senyawa organik dengan rumus molekul C13H15N3. Senyawa ini memiliki cincin piperidin dan gugus benzimidazol, yang berkontribusi pada sifat kimia uniknya. Dikenal karena potensi aktivitas biologisnya, senyawa ini telah menarik minat dalam kimia medisinal dan pengembangan obat. Para peneliti khususnya berfokus pada kemungkinan aplikasinya dalam pengobatan berbagai penyakit, termasuk yang melibatkan gangguan sistem saraf pusat, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan target biologis tertentu.

  • 1-BENZIL-1-FENILHIDRAZIN CAS:614-31-3

    1-BENZIL-1-FENILHIDRAZIN CAS:614-31-3

    1-Benzil-1-fenilhidrazin adalah senyawa organik dengan rumus kimia C13H14N2. Senyawa ini memiliki gugus fungsional hidrazin yang terikat pada gugus benzil dan fenil, sehingga memberikan reaktivitas dan sifat yang unik. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya dalam kimia medisinal dan ilmu material karena karakteristik strukturnya yang memungkinkan berbagai transformasi kimia. Sebagai turunan hidrazin, senyawa ini dapat menunjukkan aktivitas biologis, sehingga menjadi subjek yang menarik dalam penelitian farmasi.

  • 2′-Hidroksi-5′-metoksiasetofenon CAS:705-15-7

    2′-Hidroksi-5′-metoksiasetofenon CAS:705-15-7

    2′-Hidroksi-5′-metoksiasetofenon adalah senyawa organik dengan rumus kimia C10H12O3. Senyawa ini termasuk dalam kelas asetofenon dan memiliki gugus hidroksil dan gugus metoksi yang terikat pada cincin aromatik. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya di berbagai bidang, termasuk farmasi dan sintesis organik. Strukturnya memungkinkan reaktivitas kimia yang beragam, sehingga berharga untuk menciptakan turunan dan molekul fungsional dalam penelitian dan aplikasi industri.

  • Asam 1-asetil-4-piperidinakarboksilat CAS:25503-90-6

    Asam 1-asetil-4-piperidinakarboksilat CAS:25503-90-6

    1-Asam asetil-4-piperidinakarboksilat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C10H13NO3. Senyawa ini memiliki cincin piperidin yang tersubstitusi dengan gugus asetil dan gugus asam karboksilat, sehingga memberikan sifat kimia yang unik. Senyawa ini menarik perhatian dalam kimia medisinal karena potensi aktivitas biologis dan aplikasinya dalam pengembangan obat. Keragaman strukturnya memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai target biologis, menjadikannya kerangka kerja yang berharga untuk mensintesis agen farmasi baru.

     

  • Klorodi(p-tolil)fosfin, 95% CAS:1019-71-2

    Klorodi(p-tolil)fosfin, 95% CAS:1019-71-2

    Klorodi(p-tolil)fosfin adalah senyawa organofosfor yang memiliki dua gugus p-tolil (p-metilfenil) yang terikat pada atom fosfor bersama dengan substituen klorida. Cairan kuning pucat ini dikenal karena reaktivitasnya dan umumnya digunakan sebagai prekursor fosfin dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memainkan peran penting dalam kimia organik sintetik karena kemampuannya untuk bertindak sebagai ligan dan berpartisipasi dalam pembentukan senyawa organofosfor yang lebih kompleks.

  • 7-Etil triptofol CAS:41340-36-7

    7-Etil triptofol CAS:41340-36-7

    7-Etil triptofol adalah senyawa alami yang termasuk dalam keluarga triptofol, yang berasal dari asam amino triptofan. Senyawa ini memiliki gugus etil yang terikat pada atom nitrogen cincin indol, yang membedakannya dari turunan triptofol lainnya. Senyawa ini dikenal karena potensi aktivitas biologisnya, termasuk efek neuroaktif. Senyawa ini telah menarik minat di berbagai bidang, khususnya dalam ilmu saraf dan farmakologi, karena pengaruhnya terhadap pengaturan suasana hati dan tidur. Studi tentang 7-etil triptofol berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang turunan indol baik dalam konteks alami maupun sintetis.

     

  • 4′-Kloropropiofenon CAS:6285-05-8

    4′-Kloropropiofenon CAS:6285-05-8

    4′-Kloropropiofenon adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas propiofenon, yang dicirikan oleh substituen kloro pada posisi para cincin fenil. Senyawa ini memiliki gugus fungsi keton, yang menjadikannya zat perantara serbaguna dalam sintesis organik. Struktur uniknya memungkinkan berbagai reaksi kimia, sehingga memiliki signifikansi dalam aplikasi industri dan penelitian.

  • Metil 3-oksovalerat CAS:30414-53-0

    Metil 3-oksovalerat CAS:30414-53-0

    Metil 3-oksovalerat adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai keton dan ester. Secara struktural, senyawa ini memiliki rantai lima karbon dengan gugus fungsional keton dan gugus ester di salah satu ujungnya. Senyawa ini terkenal karena perannya dalam berbagai proses sintesis kimia dan digunakan dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan penyedap rasa. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara dalam sintesis molekul yang lebih besar dan kompleks, sehingga sangat berharga baik dalam lingkungan akademis maupun industri.