Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Nutrasetika

  • 2-Acetamido-4-methylphenol CAS:6375-17-3

    2-Acetamido-4-methylphenol CAS:6375-17-3

    2-Acetamido-4-methylphenol, yang umumnya dikenal sebagai parasetamol atau asetaminofen, adalah senyawa organik yang memiliki gugus asetamido dan struktur fenolik metil. Senyawa ini dikenal luas karena sifat analgesik dan antipiretiknya, menjadikannya salah satu obat yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Senyawa ini berfungsi sebagai pengobatan yang aman dan efektif untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam, serta memiliki profil keamanan yang telah terbukti bila digunakan dengan tepat.

     

  • 2-Klorofenil isosianat CAS:3320-83-0

    2-Klorofenil isosianat CAS:3320-83-0

    2-Klorofenil isosianat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus fungsi isosianat (-N=C=O) yang terikat pada bagian 2-klorofenil. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang khas, dan umumnya digunakan dalam sintesis dan penelitian kimia. Senyawa ini terkenal karena reaktivitasnya, terutama dalam pembentukan urea dan heterosiklik yang mengandung nitrogen lainnya, sehingga sangat berharga dalam berbagai aplikasi, termasuk farmasi dan agrokimia.

     

  • N,N'-(2,5-Dimetil-1,4-fenilena)bis(3-oksobutiramida)CAS:24304-50-5

    N,N'-(2,5-Dimetil-1,4-fenilena)bis(3-oksobutiramida)CAS:24304-50-5

    N,N'-(2,5-Dimetil-1,4-fenilena)bis(3-oksobutiramida) adalah senyawa bisamida yang memiliki gugus 2,5-dimetil-1,4-fenilena di bagian tengah yang terhubung dengan dua unit 3-oksobutiramida. Struktur uniknya memberikan sifat kimia dan fisika yang menarik, menjadikannya objek studi dalam ilmu material, farmasi, dan sintesis organik. Kehadiran gugus fungsi amida meningkatkan potensinya untuk berbagai aplikasi.

  • N,N'-(2-Kloro-5-metil-1,4-fenilena)bis(3-oksobutiramida) CAS:41131-65-1

    N,N'-(2-Kloro-5-metil-1,4-fenilena)bis(3-oksobutiramida) CAS:41131-65-1

    N,N'-(2-Chloro-5-methyl-1,4-phenylene)bis(3-oxobutyramide) adalah senyawa bisamida yang memiliki unit 1,4-fenilena tersubstitusi kloro yang terhubung ke dua gugus 3-oxobutyramide. Struktur unik senyawa ini memberikan sifat kimia yang menarik, sehingga cocok untuk penelitian dalam berbagai aplikasi, khususnya di bidang farmasi dan ilmu material.

  • N,N'-(1,4-Fenilen)bis(asetoasetamida) CAS:24731-73-5

    N,N'-(1,4-Fenilen)bis(asetoasetamida) CAS:24731-73-5

    N,N'-(1,4-Fenilen)bis(asetoasetamida) adalah senyawa bisamida dengan kerangka 1,4-fenilen yang terhubung ke dua gugus asetoasetamida. Struktur ini memberikan sifat kimia yang unik, menjadikan senyawa ini menarik di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan ilmu material. Kehadiran gugus fungsional amida meningkatkan potensinya untuk aktivitas biologis dan interaksi dengan spesies kimia lainnya.

  • N,N'-(2,5-Dikloro-1,4-fenilena)bis(3-oksobutanamida)CAS:42487-09-2

    N,N'-(2,5-Dikloro-1,4-fenilena)bis(3-oksobutanamida)CAS:42487-09-2

    N,N'-(2,5-Dikloro-1,4-fenilena)bis(3-oksobutanamida) adalah senyawa bisamida yang memiliki unit 1,4-fenilena diklorinasi yang terhubung dengan dua gugus 3-oksobutanamida. Struktur unik senyawa ini, yang ditandai dengan adanya dua atom klorin, memberikan sifat kimia yang berbeda sehingga menjadikannya objek yang menarik di berbagai bidang ilmiah, termasuk farmasi dan ilmu material.

  • 3-Metil-3-pirazolin-5-on CAS:4344-87-0

    3-Metil-3-pirazolin-5-on CAS:4344-87-0

    3-Metil-3-pirazolin-5-on adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur pirazolnya yang khas, yang mengandung gugus metil pada posisi 3. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya di berbagai bidang, termasuk farmasi dan agrokimia. Sifat kimianya yang unik memberikan dasar untuk mengembangkan terapi baru dan meningkatkan strategi perlindungan tanaman.

     

  • Asam 4-Kloro-3-(3-metil-5-okso-2-pirazolin-1-il)benzensulfonat CAS:88-76-6

    Asam 4-Kloro-3-(3-metil-5-okso-2-pirazolin-1-il)benzensulfonat CAS:88-76-6

    4-Asam kloro-3-(3-metil-5-okso-2-pirazolin-1-il)benzensulfonat adalah senyawa organik yang menggabungkan gugus asam sulfonat dengan gugus klorofenil dan pirazolon. Senyawa ini berbentuk padat, dan biasanya menunjukkan sifat asam karena adanya gugus fungsi asam sulfonat. Senyawa ini terkenal karena potensi aktivitas biologis dan reaktivitas kimianya, sehingga berharga di berbagai bidang, termasuk farmasi dan kimia analitik.

     

  • 3-METIL-1-(4-SULFOPHENYL)-2-PIRAZOLIN-5-ONECAS:119-17-5

    3-METIL-1-(4-SULFOPHENYL)-2-PIRAZOLIN-5-ONECAS:119-17-5

    3-Metil-1-(4-sulfofenil)-2-pirazolin-5-on adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai turunan pirazolon, yang dicirikan oleh cincin pirazolon yang disubstitusi dengan gugus metil dan gugus fenil tersulfonasi. Senyawa ini biasanya muncul sebagai padatan kristal dan terkenal karena sifat kimianya yang khas dan potensi aktivitas biologisnya. Karena gugus fungsinya, senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam berbagai reaksi kimia, khususnya dalam aplikasi farmasi dan analitik.

     

  • 3-Metil-1-(4-sulfofenil)-2-pirazolin-5-on CAS:89-36-1

    3-Metil-1-(4-sulfofenil)-2-pirazolin-5-on CAS:89-36-1

    3-Metil-1-(4-sulfofenil)-2-pirazolin-5-on adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas senyawa pirazolon. Dicirikan oleh cincin pirazolon tersubstitusi yang memiliki gugus metil dan gugus fenil tersulfonasi, senyawa ini biasanya muncul sebagai padatan kristal dan menunjukkan sifat kimia yang berbeda. Gugus fungsionalnya berkontribusi pada kelarutan dan reaktivitasnya, sehingga menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi ilmiah, khususnya dalam bidang farmasi dan kimia analitik.

     

  • 2,5-Diamino-4,6-dihidroksipirimidin hidroklorida CAS:56830-58-1

    2,5-Diamino-4,6-dihidroksipirimidin hidroklorida CAS:56830-58-1

    2,5-Diamino-4,6-dihidroksipirimidin hidroklorida adalah senyawa organik sintetik yang termasuk dalam keluarga pirimidin. Senyawa ini dicirikan oleh adanya dua gugus amino dan dua gugus hidroksil yang terikat pada cincin pirimidin. Senyawa ini telah menarik perhatian dalam kimia medisinal karena potensi aplikasinya dalam farmakologi dan sebagai alat biokimia. Struktur uniknya memungkinkan berbagai interaksi dengan molekul biologis, menjadikannya subjek yang menarik dalam pengembangan dan penelitian obat.

  • 1-Naftil isosianat CAS:86-84-0

    1-Naftil isosianat CAS:86-84-0

    1-Naftil isosianat adalah senyawa organik yang memiliki gugus fungsi isosianat (-N=C=O) yang terikat pada cincin naftalena, khususnya pada posisi 1. Senyawa ini biasanya berupa cairan kekuningan dengan bau yang khas dan dikenal karena reaktivitas dan fleksibilitasnya dalam sintesis organik. Senyawa ini berharga dalam berbagai aplikasi kimia, terutama dalam produksi senyawa yang mengandung nitrogen, sehingga sangat penting dalam bidang farmasi dan ilmu material.