-
3-etinilanilin CAS:54060-30-9
3-Etinilanilin adalah senyawa kimia dengan rumus C8H7N. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat yang digunakan sebagai bahan dasar serbaguna dalam sintesis organik. Senyawa ini dikenal karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi, sehingga sangat berharga dalam pembuatan berbagai molekul.
-
Asam 1,3-asetonedikarboksilat CAS:542-05-2
Asam 1,3-asetonedikarboksilat adalah senyawa asam dikarboksilat dengan potensi aplikasi dalam sintesis polimer, kimia organik, dan ilmu material. Senyawa ini berfungsi sebagai blok bangunan untuk produksi polimer khusus dan mungkin juga dapat digunakan dalam pengembangan material canggih dan zat perantara kimia karena struktur kimia dan reaktivitasnya yang unik.
-
2,3,6-Trimetilfenol CAS:2416-94-6
2,3,6-Trimetilfenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai industri karena aroma dan sifat kimianya yang khas. Senyawa ini berfungsi sebagai bahan dasar serbaguna dalam sintesis organik dan dapat diaplikasikan dalam produksi wewangian, farmasi, dan bahan kimia khusus karena karakteristik aromatiknya.
-
(Z)-2-(2-t-butoksikarbonilaminotiazol-4-il)-2-asam pentenoat CAS:86978-24-7
(Z)Asam -2-(2-t-butoksikarbonilaminotiazol-4-il)-2-pentenoat adalah senyawa kimia serbaguna yang banyak digunakan sebagai blok bangunan utama dalam sintesis organik. Dengan rumus molekul C15H21N3O4S, senyawa ini memainkan peran penting dalam menciptakan beragam molekul fungsional, menunjukkan signifikansinya dalam kimia organik sintetik dan penelitian farmasi.
-
Cefaclor CAS:53994-73-3
Cefaclor adalah antibiotik sefalosporin generasi kedua yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Obat ini efektif terhadap berbagai jenis bakteri dan umumnya diresepkan untuk infeksi saluran pernapasan, saluran kemih, kulit, dan telinga tengah. Cefaclor bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan tersedia dalam berbagai formulasi, termasuk kapsul dan suspensi oral.
-
Garam natrium cefamandole format CAS:42540-40-9
Cefamandole format sodium salt adalah antibiotik sefalosporin semi-sintetik yang digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Antibiotik ini termasuk dalam kelas sefalosporin generasi kedua, yang menunjukkan aktivitas spektrum luas terhadap berbagai patogen. Cefamandole format sodium salt diformulasikan sebagai garam stabil yang cocok untuk pemberian intravena.
-
Bacitracin CAS:1405-87-4
Bacitracin adalah jenis antibiotik yang umum digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi bakteri pada luka. Cara kerjanya adalah dengan mengganggu produksi dinding sel bakteri, yang menyebabkan penghancuran bakteri. Bacitracin tersedia dalam bentuk salep atau krim untuk penggunaan topikal dan sering digunakan dalam kombinasi dengan antibiotik atau obat lain untuk meningkatkan efektivitasnya. Ini adalah alat yang berharga dalam menangani infeksi kulit ringan, luka sayat, goresan, dan luka bakar.
-
Benzathine penicillin G tetrahidrat CAS:1538-09-6
Benzathine penisilin G tetrahidrat adalah antibiotik kerja panjang yang termasuk dalam kelas obat penisilin. Obat ini umumnya digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, terutama yang disebabkan oleh strain bakteri Streptococcus yang rentan. Komponen benzathine dalam obat ini memperpanjang aktivitasnya dalam tubuh, sehingga memungkinkan pemberian dosis yang lebih jarang dibandingkan dengan bentuk penisilin lainnya. Benzathine penisilin G tetrahidrat tersedia dalam bentuk suntikan dan diberikan oleh tenaga kesehatan profesional.
-
Berberin hidroklorida CAS:633-65-8
Berberin hidroklorida adalah senyawa yang berasal dari berbagai tanaman, seperti goldenseal dan barberry, yang dikenal karena potensi manfaat kesehatannya. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai suplemen makanan karena sifat antioksidan dan anti-inflamasinya. Berberin hidroklorida telah dipelajari perannya dalam mengelola kadar gula darah, mendukung kesehatan kardiovaskular, dan membantu dalam pengelolaan berat badan. Senyawa alami ini telah mendapatkan popularitas karena beragam efek terapeutiknya dan potensi aplikasinya dalam meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
-
Capastat sulfat (Capreomycin sulfat) CAS:1405-37-4
Capastat sulfat, juga dikenal sebagai Capreomycin sulfat, adalah obat antibiotik yang digunakan dalam pengobatan tuberkulosis resisten multidrug (MDR-TB). Obat ini termasuk dalam kelas antibiotik yang dikenal sebagai aminoglikosida dan bekerja dengan mengganggu sintesis protein pada bakteri yang rentan, khususnya Mycobacterium tuberculosis. Capastat sulfat biasanya diberikan melalui suntikan dan dianggap sebagai komponen penting dari rejimen pengobatan MDR-TB.
-
Butirosin disulfat CAS:51022-98-1
Butirosin disulfat adalah antibiotik yang berasal dari proses fermentasi menggunakan bakteri Bacillus circulans. Antibiotik ini termasuk dalam kelas aminoglikosida dan dikenal efektif melawan bakteri gram-negatif tertentu. Butirosin disulfat bekerja dengan menghambat sintesis protein pada bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan kematian bakteri tersebut. Antibiotik ini terutama digunakan dalam kedokteran hewan untuk pengobatan infeksi bakteri pada hewan.
-
S)-(+)-Camptothecin CAS:7689-03-4
(S)-(+)-Camptothecin adalah senyawa alkaloid alami yang berasal dari pohon Camptotheca acuminata dan sumber tanaman lainnya. Senyawa ini dikenal karena sifat antikankernya yang ampuh dan telah dipelajari potensinya dalam terapi kanker. (S)-(+)-Camptothecin bertindak sebagai penghambat topoisomerase, mengganggu replikasi DNA dan pada akhirnya menyebabkan kematian sel kanker. Senyawa ini telah menarik minat yang signifikan di bidang onkologi karena efek antitumornya yang menjanjikan.
