Butirosin disulfat CAS:51022-98-1
Butirosin disulfat umumnya digunakan dalam kedokteran hewan untuk melawan infeksi bakteri pada hewan. Obat ini sangat efektif melawan bakteri gram-negatif seperti Escherichia coli, Salmonella spp., dan Pseudomonas aeruginosa. Butirosin disulfat diberikan secara oral atau melalui injeksi untuk menargetkan infeksi sistemik atau secara topikal untuk mengobati infeksi lokal pada kulit atau selaput lendir. Dokter hewan dengan cermat menilai jenis infeksi, tingkat keparahannya, dan kondisi kesehatan hewan saat menentukan dosis dan rute pemberian butirosin disulfat yang tepat. Sangat penting untuk mengikuti rejimen pengobatan yang diresepkan secara akurat dan menyelesaikan seluruh rangkaian antibiotik untuk memastikan infeksi diberantas secara memadai dan mencegah perkembangan resistensi antibiotik. Pemantauan terhadap tanda-tanda reaksi yang merugikan, seperti reaksi alergi atau kerusakan ginjal, sangat penting selama pengobatan dengan butirosin disulfat. Para profesional kedokteran hewan dapat melakukan tes berkala untuk mengevaluasi respons hewan terhadap terapi antibiotik dan menyesuaikan dosis jika perlu. Penyimpanan dan penanganan butirosin disulfat yang tepat sangat penting untuk menjaga kemanjuran dan keamanannya untuk penggunaan veteriner, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi dan pedoman veteriner.
| Komposisi | C21H45N5O20S2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 51022-98-1 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








