Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • TERT-AMYLPEROXY 2-ETHYLHEXYL CARBONATE CAS:70833-40-8

    TERT-AMYLPEROXY 2-ETHYLHEXYL CARBONATE CAS:70833-40-8

    Tert-amilperoksi 2-etilheksil karbonat adalah peroksida organik yang dicirikan oleh struktur uniknya yang mencakup gugus tert-amil dan bagian 2-etilheksil karbonat. Dengan rumus molekul C₁₃H₂₄O₄, senyawa ini berfungsi sebagai inisiator radikal dalam berbagai reaksi kimia, khususnya dalam proses polimerisasi. Kemampuannya untuk menghasilkan radikal bebas menjadikannya berharga dalam produksi polimer dan resin. Penelitian yang sedang berlangsung mengeksplorasi kemanjuran, stabilitas, dan aplikasinya dalam kimia industri, menempatkannya sebagai komponen penting dalam pengembangan material canggih dan sintesis kimia.

  • Asam 6-kloronikotinat CAS:5326-23-8

    Asam 6-kloronikotinat CAS:5326-23-8

    Asam 6-kloronikotinat adalah turunan terklorinasi dari asam nikotinat, yang dibedakan oleh keberadaan atom klorin pada posisi 6 cincin piridin. Dengan rumus molekul C₆H₄ClN₃O₂, senyawa ini telah menarik minat yang cukup besar dalam penelitian farmasi dan agrokimia karena sifat kimianya yang unik. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis berbagai senyawa aktif biologis, termasuk obat-obatan dan agen perlindungan tanaman. Potensi aplikasi senyawa ini dalam kimia medisinal dan pertanian menjadikannya target yang berharga untuk investigasi berkelanjutan mengenai reaktivitas dan aktivitas biologisnya.

  • 5-Amino-1,3,4-tiadiazol-2-tiol CAS:2349-67-9

    5-Amino-1,3,4-tiadiazol-2-tiol CAS:2349-67-9

    5-Amino-1,3,4-thiadiazole-2-thiol adalah senyawa heterosiklik yang dicirikan oleh keberadaan gugus fungsi amino dan tiol di dalam cincin tiadiazol. Dengan rumus molekul C₂H₃N₄S₂, senyawa ini menunjukkan beragam aktivitas biologis, sehingga sangat menarik dalam kimia medisinal dan aplikasi pertanian. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini bertindak sebagai senyawa utama potensial untuk pengembangan obat-obatan baru, khususnya yang ditujukan untuk mengobati infeksi atau kanker. Penelitian yang sedang berlangsung mengenai reaktivitas, stabilitas, dan interaksi biologisnya terus mengungkap potensinya sebagai blok bangunan yang berharga dalam kimia organik sintetik.

  • 4-Hidroksikumarin CAS:1076-38-6

    4-Hidroksikumarin CAS:1076-38-6

    4-Hidroksikumarin adalah senyawa aromatik yang termasuk dalam keluarga kumarin, dikenal karena struktur heterosikliknya yang khas. Senyawa ini dicirikan oleh kerangka benzopiron dengan gugus hidroksil (-OH) pada posisi keempat. Padatan kristal berwarna kuning pucat ini terkenal karena berbagai aktivitas biologisnya, termasuk sifat antikoagulan dan efek antimikroba. 4-Hidroksikumarin terutama digunakan dalam industri farmasi sebagai prekursor untuk mensintesis obat antikoagulan, seperti warfarin. Kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia juga menjadikannya berharga dalam kimia organik sintetik dan penelitian produk alami.

  • 2-Metil-3-trifluorometilanilin CAS:54396-44-0

    2-Metil-3-trifluorometilanilin CAS:54396-44-0

    2-Metil-3-trifluorometilanilin adalah amina aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus metil dan gugus trifluorometil yang terikat pada cincin benzena. Dengan rumus kimia C9H8F3N, senyawa ini menunjukkan sifat unik karena atom fluorin yang elektronegatif, yang memengaruhi reaktivitas dan polaritasnya. Terutama digunakan dalam sintesis pewarna khusus, farmasi, dan agrokimia, 2-metil-3-trifluorometilanilin berkontribusi pada pengembangan material dengan karakteristik kinerja yang ditingkatkan. Fleksibilitasnya menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi industri, khususnya dalam bidang sintesis organik dan ilmu material.

  • 2-Klorobenzil klorida CAS:611-19-8

    2-Klorobenzil klorida CAS:611-19-8

    2-Klorobenzil klorida adalah senyawa organik aromatik dengan rumus molekul C7H6Cl. Senyawa ini terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi dengan atom klorin pada posisi kedua dan gugus klorometil. Senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat, dikenal karena baunya yang khas dan reaktivitasnya. 2-Klorobenzil klorida berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam pembuatan obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia halus lainnya. Kemampuannya untuk mengalami substitusi nukleofilik membuatnya berharga dalam berbagai reaksi kimia, menyoroti signifikansinya baik dalam aplikasi industri maupun penelitian akademis.

  • 2-hidroksi-4-(metiltio)butironitril CAS:17773-41-0

    2-hidroksi-4-(metiltio)butironitril CAS:17773-41-0

    2-Hidroksi-4-(metiltio)butironitril adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus hidroksil dan gugus metiltio yang terikat pada kerangka butironitril. Dengan rumus molekul C₅H₉NOS, senyawa ini menarik perhatian dalam berbagai aplikasi kimia dan biologi, khususnya di bidang agrokimia dan farmasi. Struktur uniknya memungkinkan potensi interaksi dengan sistem biologis, menjadikannya kandidat untuk pengembangan herbisida atau agen bioaktif lainnya. Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengeksplorasi reaktivitas, sifat biologis, dan potensi penggunaan senyawa ini, yang berkontribusi pada kemajuan dalam kimia organik sintetik dan praktik pertanian.

  • 2-Kloro-5-metilpiridin CAS:18368-64-4

    2-Kloro-5-metilpiridin CAS:18368-64-4

    2-Kloro-5-metilpiridin adalah senyawa aromatik terhalogenasi yang dicirikan oleh atom klorin pada posisi 2 dan gugus metil pada posisi 5 cincin piridin. Dengan rumus molekul C₆H₆ClN, senyawa ini sangat menarik di berbagai bidang, termasuk farmasi, agrokimia, dan sintesis organik. Struktur uniknya memungkinkan potensi interaksi dengan sistem biologis, menjadikannya kandidat untuk pengembangan senyawa bioaktif. Penelitian yang sedang berlangsung mengeksplorasi reaktivitas dan aplikasinya, khususnya sebagai zat perantara dalam sintesis berbagai heterosiklik yang mengandung nitrogen dan entitas kimia berharga lainnya.

  • 2-Kloro-5-hidroksimetilpiridin CAS:21543-49-7

    2-Kloro-5-hidroksimetilpiridin CAS:21543-49-7

    2-Kloro-5-hidroksimetilpiridin adalah senyawa organik yang memiliki cincin piridin terklorinasi dengan substituen hidroksimetil (-CH₂OH) pada posisi 5. Rumus molekulnya adalah C₆H₆ClN, menjadikannya turunan piridin yang penting dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini telah menarik perhatian di bidang-bidang seperti kimia medisinal dan agrokimia karena potensi aktivitas dan reaktivitas biologisnya. Penelitian yang sedang berlangsung mengeksplorasi perannya sebagai zat perantara dalam sintesis molekul yang lebih kompleks dan kegunaannya dalam mengembangkan senyawa bioaktif untuk keperluan farmasi dan pertanian.

  • 1,3,4-Tiadiazol,2-(metilsulfonil)-5-(trifluorometil)- CAS:27603-25-4

    1,3,4-Tiadiazol,2-(metilsulfonil)-5-(trifluorometil)- CAS:27603-25-4

    1,3,4-Thiadiazol, 2-(metilsulfonil)-5-(trifluorometil)- adalah senyawa heterosiklik yang memiliki sistem cincin tiadiazol yang disubstitusi dengan gugus metilsulfonil dan gugus trifluorometil. Dengan rumus molekul C₅H₄F₃N₃O₂S, senyawa ini telah menarik perhatian di berbagai bidang, khususnya dalam kimia medisinal dan kimia pertanian. Fitur strukturalnya yang unik berkontribusi pada beragam aktivitas biologisnya, termasuk sifat antijamur dan antibakteri. Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengeksplorasi potensinya sebagai senyawa utama untuk mengembangkan obat-obatan dan bahan kimia pertanian baru, dengan memanfaatkan reaktivitas dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan target biologis.

  • 2,4-Dikloro-5-metoksianilin CAS:98446-49-2

    2,4-Dikloro-5-metoksianilin CAS:98446-49-2

    2,4-Dikloro-5-metoksianilin adalah amina aromatik yang dicirikan oleh keberadaan dua atom klorin dan gugus metoksi yang terikat pada struktur anilin. Dengan rumus kimia C₇H₈Cl₂N₄O, senyawa ini memiliki cincin aromatik diklorinasi, yang meningkatkan reaktivitas dan potensi aplikasinya di berbagai bidang. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis pewarna, agrokimia, dan farmasi karena kemampuannya sebagai blok pembangun yang serbaguna. Selain itu, sifat elektronik uniknya menjadikannya kandidat untuk penelitian lebih lanjut di bidang ilmu material dan sintesis organik.

  • 2,6-Dikloro-3-siano-5-fluoropiridin CAS:82671-02-1

    2,6-Dikloro-3-siano-5-fluoropiridin CAS:82671-02-1

    2,6-Dikloro-3-siano-5-fluoropiridin adalah senyawa heterosiklik terfluorinasi dengan rumus molekul C7HCl2FN2. Turunan piridin ini memiliki dua atom klorin pada posisi 2 dan 6, gugus siano pada posisi 3, dan atom fluorin pada posisi 5. Kombinasi unik gugus fungsional ini memberikan sifat kimia yang berbeda, sehingga berharga di berbagai bidang seperti agrokimia dan farmasi. Reaktivitas dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia menjadikannya zat perantara penting bagi para peneliti yang bertujuan untuk mengembangkan senyawa baru dengan potensi aktivitas biologis.