Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • Diklorosulfofenil-3-metilpirazolon CAS:84-57-1

    Diklorosulfofenil-3-metilpirazolon CAS:84-57-1

    Diklorosulfofenil-3-metilpirazolon adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai turunan pirazolon tersulfonasi. Senyawa ini memiliki cincin pirazolon yang tersubstitusi dengan gugus diklorofenil dan asam sulfonat, yang berkontribusi pada kelarutan dan reaktivitasnya. Senyawa ini biasanya muncul sebagai padatan kristal dan dikenal karena sifat bioaktifnya. Struktur kimianya yang unik membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam bidang farmasi dan kimia analitik.

  • DL-4-HIDROKSIFENILGLISIN CAS:938-97-6

    DL-4-HIDROKSIFENILGLISIN CAS:938-97-6

    DL-4-Hidroksifenilglisin adalah turunan asam amino kiral yang dicirikan oleh adanya gugus hidroksil pada cincin fenil yang terikat pada kerangka glisin. Dengan rumus molekul C9H11NO3, senyawa ini terdapat sebagai campuran rasemik dari enantiomer D- dan L-nya. Senyawa ini telah menarik minat dalam kimia farmasi dan medis karena potensi aktivitas biologisnya, khususnya dalam memodulasi sistem neurotransmiter. Sebagai blok pembangun yang serbaguna, DL-4-hidroksifenilglisin digunakan dalam sintesis berbagai senyawa bioaktif, menawarkan wawasan tentang aplikasi terapeutik untuk kondisi seperti manajemen nyeri dan gangguan neurodegeneratif.

  • D-2-Fenilglisin CAS:875-74-1

    D-2-Fenilglisin CAS:875-74-1

    D-2-Fenilglisin adalah asam amino kiral dengan rumus molekul C8H9NO2. Senyawa ini memiliki gugus fenil yang terikat pada karbon kedua dari kerangka glisin, yang memberikan sifat dan aktivitas biologis yang unik. Senyawa ini terdapat sebagai salah satu enantiomer dari 2-fenilglisin, khususnya bentuk D, dan telah menarik perhatian yang signifikan dalam kimia farmasi karena potensi aplikasinya dalam pengembangan obat. D-2-Fenilglisin berfungsi sebagai blok pembangun penting untuk mensintesis berbagai molekul aktif biologis dan diteliti untuk potensi perannya dalam neuromodulasi, analgesia, dan terapi antiinflamasi.

  • Garam D-Fenil Glisin Denmark CAS:961-69-3

    Garam D-Fenil Glisin Denmark CAS:961-69-3

    Garam D-fenilglisin Dane adalah senyawa kristal yang berasal dari D-fenilglisin, asam amino yang dicirikan oleh adanya gugus fenil yang terikat pada struktur glisin. Bentuk garam ini meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya, sehingga sangat berguna dalam formulasi farmasi dan aplikasi biokimia. Senyawa ini menunjukkan sifat biologis yang luar biasa, yang telah mendorong eksplorasinya dalam pengembangan dan sintesis obat. Sebagai molekul kiral, garam D-fenilglisin Dane berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga dalam kimia organik, memungkinkan terciptanya berbagai senyawa bioaktif dengan potensi efek terapeutik, khususnya dalam manajemen nyeri dan neurologi.

  • Natrium fenoksiasetat CAS:3598-16-1

    Natrium fenoksiasetat CAS:3598-16-1

    Natrium fenoksiasetat adalah garam natrium dari asam fenoksiasetat, dengan rumus kimia C8H7NaO3. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan terutama digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan farmasi. Di bidang pertanian, natrium fenoksiasetat berfungsi sebagai herbisida, secara efektif mengendalikan vegetasi yang tidak diinginkan dengan meniru regulator pertumbuhan tanaman. Selain itu, senyawa ini telah diteliti untuk potensi sifat terapeutiknya, seperti efek antiinflamasi. Fleksibilitasnya meluas hingga digunakan sebagai reagen dalam sintesis organik dan sebagai aditif dalam formulasi kosmetik, yang menyoroti berbagai aplikasinya di berbagai sektor.

  • Asam metanilik CAS:121-47-1

    Asam metanilik CAS:121-47-1

    Asam metanilat, juga dikenal sebagai asam 4-aminobenzenesulfonat, adalah asam sulfonat aromatik yang dicirikan oleh adanya gugus amino dan gugus asam sulfonat pada cincin benzena. Senyawa ini terutama dikenal karena aplikasinya dalam kimia pewarna, khususnya dalam sintesis pewarna azo. Selain itu, asam metanilat memiliki potensi penggunaan dalam bidang farmasi dan sebagai reagen dalam kimia analitik. Karena gugus fungsinya, ia menunjukkan reaktivitas kimia yang menarik, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Penelitian yang sedang berlangsung mengeksplorasi aktivitas biologisnya dan aplikasi lebih lanjut di berbagai bidang ilmiah.

  • DL-2-(2-Klorofenil)glisin CAS:141196-64-7

    DL-2-(2-Klorofenil)glisin CAS:141196-64-7

    DL-2-(2-Klorofenil)glisin adalah senyawa organik dengan rumus C9H10ClNO2, yang dicirikan oleh kerangka glisin yang disubstitusi dengan gugus 2-klorofenil. Senyawa ini ada sebagai campuran rasemik dari enantiomernya dan telah menarik minat dalam kimia farmasi karena potensi aplikasinya sebagai blok bangunan dalam sintesis obat. Karakteristik strukturnya memberikannya aktivitas biologis, menjadikannya relevan dalam penelitian untuk mengembangkan agen terapeutik baru, khususnya di bidang analgesik dan obat antiinflamasi. Sifat unik DL-2-(2-klorofenil)glisin menyoroti signifikansinya dalam kimia medisinal dan sintesis organik.

  • Kloperastin hidroklorida CAS:14984-68-0

    Kloperastin hidroklorida CAS:14984-68-0

    Cloperastine hidroklorida adalah obat yang terutama digunakan sebagai agen antitusif, dirancang untuk meredakan batuk. Obat ini bekerja secara sentral pada pusat batuk di otak untuk menekan refleks batuk tanpa menyebabkan sedasi, menjadikannya pilihan yang baik bagi pasien yang mencari bantuan dari batuk terus-menerus yang terkait dengan kondisi pernapasan. Selain itu, cloperastine memiliki sifat antihistaminik ringan, yang dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan meningkatkan kenyamanan secara keseluruhan selama penyakit pernapasan. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk sirup dan diresepkan untuk digunakan pada orang dewasa dan anak-anak, yang menunjukkan fleksibilitasnya dalam mengobati berbagai jenis batuk.

  • HD-PHG-OME HCL CAS:19883-41-1

    HD-PHG-OME HCL CAS:19883-41-1

    HD-PHG-OME HCl, atau HD-2-Phenylglycine methyl ester hydrochloride, adalah turunan asam amino sintetis yang dicirikan oleh struktur dan sifat kimianya yang unik. Dengan rumus molekul C9H12ClNO2, senyawa ini merupakan senyawa kiral, yang umum digunakan dalam penelitian farmasi dan sintesis molekul bioaktif. Kehadiran gugus fenil dan metil ester meningkatkan reaktivitas dan fleksibilitasnya dalam sintesis organik. HD-PHG-OME HCl telah menarik perhatian karena potensi aplikasinya dalam pengembangan obat, khususnya dalam menciptakan senyawa dengan efek analgesik, antiinflamasi, dan neuromodulator, menjadikannya pemain kunci dalam kimia medisinal.

  • ASAM DL-10-KAMFORSULFONIC CAS:5872-08-2

    ASAM DL-10-KAMFORSULFONIC CAS:5872-08-2

    Asam DL-10-kamforsulfonat adalah senyawa organik yang berasal dari kamper, yang memiliki gugus asam sulfonat yang meningkatkan sifatnya sebagai asam kuat dan reagen serbaguna. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam sintesis organik dan katalisis. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini berfungsi secara efektif sebagai katalis asam kiral dalam sintesis asimetris, sehingga memungkinkan produksi senyawa murni enantiomerik. Selain itu, asam DL-10-kamforsulfonat berfungsi sebagai agen resolusi untuk campuran rasemik, sehingga sangat berharga dalam penelitian dan pengembangan farmasi.

  • Asam fenoksiasetat CAS:122-59-8

    Asam fenoksiasetat CAS:122-59-8

    Asam fenoksiasetat adalah senyawa organik dengan rumus C8H8O3, yang dicirikan oleh gugus fenoksi (-C6H5O-) yang terikat pada bagian asam asetat. Senyawa ini tampak sebagai padatan kristal putih dan terutama dikenal karena aplikasinya di bidang pertanian, khususnya sebagai herbisida. Senyawa ini berfungsi dengan menghambat pertumbuhan tanaman melalui gangguan jalur biokimia, sehingga bermanfaat untuk mengendalikan vegetasi yang tidak diinginkan. Selain itu, asam fenoksiasetat telah diteliti untuk potensi sifat farmasi, termasuk perannya sebagai zat perantara dalam sintesis berbagai obat dan senyawa kimia, yang menyoroti keserbagunaannya di berbagai bidang.

  • 2,5-Dibromo-3-nitropiridin CAS:15862-37-0

    2,5-Dibromo-3-nitropiridin CAS:15862-37-0

    2,5-Dibromo-3-nitropiridin adalah turunan piridin terhalogenasi yang dicirikan oleh keberadaan dua atom bromin pada posisi 2 dan 5 serta gugus nitro pada posisi 3 cincin piridin. Senyawa ini sangat menarik dalam bidang kimia karena reaktivitasnya yang beragam dan potensi aplikasinya di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan ilmu material. Sifat multifungsi 2,5-dibromo-3-nitropiridin memfasilitasi perannya sebagai zat perantara dalam sintesis molekul bioaktif dan agrokimia. Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengeksplorasi sifat biologisnya, jalur sintesis, dan aplikasinya dalam pengembangan obat.