Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Nutrasetika

  • 1,3-Dibromo-5-fluorobenzena CAS:1435-51-4

    1,3-Dibromo-5-fluorobenzena CAS:1435-51-4

    1,3-Dibromo-5-fluorobenzene adalah senyawa aromatik dengan rumus molekul C6H3Br2F. Senyawa ini memiliki cincin benzena yang tersubstitusi dengan dua atom bromin pada posisi 1 dan 3, serta satu atom fluorin pada posisi 5. Kehadiran halogen ini secara signifikan memengaruhi reaktivitas dan interaksi antarmolekul senyawa tersebut, sehingga menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi sintesis, khususnya dalam kimia organik dan ilmu material.

  • METIL 3-HIDROKSI-2-NAFTOAT CAS:883-99-8

    METIL 3-HIDROKSI-2-NAFTOAT CAS:883-99-8

    Metil 3-hidroksi-2-naftoat adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai ester naftoat, yang memiliki gugus metil ester yang terikat pada struktur naftalena tersubstitusi hidroksil. Senyawa ini memiliki rumus molekul C11H10O3 dan dikenal karena karakteristik aromatiknya, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang menarik, termasuk reaktivitas yang memungkinkan derivatisasi lebih lanjut, yang mengarah pada potensi penggunaan dalam sintesis organik dan industri wewangian.

  • TRIS-(4-AMINOFENIL)TIOPOSFAT CAS:52664-35-4

    TRIS-(4-AMINOFENIL)TIOPOSFAT CAS:52664-35-4

    TRIS-(4-aminofenil)tiophosphate adalah senyawa organofosfor yang dicirikan oleh adanya tiga gugus 4-aminofenil yang terikat pada bagian tiophosphate. Senyawa ini menunjukkan potensi aplikasi di berbagai bidang, termasuk biokimia dan biologi molekuler, karena kemampuannya bertindak sebagai turunan fosforotioat. Struktur unik senyawa ini memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, menjadikannya alat yang berharga dalam penelitian untuk mempelajari interaksi protein dan aktivitas enzim.

  • 3-HIDROKSI-2-NAFTOAT ASAM HIDRAZID CAS:5341-58-2

    3-HIDROKSI-2-NAFTOAT ASAM HIDRAZID CAS:5341-58-2

    3-Hidroksi-2-naftoat hidrazida adalah senyawa organik yang berasal dari naftalena, yang dicirikan oleh adanya gugus fungsional hidrazida (-NH-NH2) yang terikat pada struktur asam naftoat tersubstitusi hidroksil. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang menarik karena sifat aromatiknya dan adanya gugus hidroksil dan hidrazida. Senyawa ini telah menarik perhatian di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan sintesis organik, karena potensi aktivitas biologisnya dan kegunaannya sebagai reagen.

     

  • Aluminium-nikel CAS:12635-29-9

    Aluminium-nikel CAS:12635-29-9

    Paduan aluminium-nikel adalah senyawa logam yang terutama terdiri dari aluminium dan nikel. Material ini menggabungkan sifat ringan dan tahan korosi dari aluminium dengan kekuatan dan daya tahan nikel, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi di industri seperti kedirgantaraan, otomotif, dan elektronik. Kombinasi sifat unik dalam paduan aluminium-nikel memungkinkan peningkatan kinerja di lingkungan bersuhu tinggi dan menuntut. Selain itu, paduan ini mudah diproses dan dibentuk, sehingga menambah fleksibilitasnya. Penelitian terus dilakukan untuk mengeksplorasi potensi material ini dalam aplikasi canggih karena karakteristiknya yang menguntungkan dan efektivitas biaya.

  • 3,3′-Diindolilmetana CAS:1968-05-4

    3,3′-Diindolilmetana CAS:1968-05-4

    3,3′-Diindolylmethane (DIM) adalah senyawa alami yang terbentuk melalui kondensasi molekul indol, yang sering ditemukan dalam sayuran silangan seperti brokoli dan kubis Brussel. DIM telah menarik perhatian karena potensi manfaat kesehatannya, khususnya terkait perannya dalam memodulasi metabolisme estrogen dan menunjukkan sifat antikanker. Penelitian menunjukkan bahwa DIM dapat memengaruhi berbagai jalur biologis, menjadikannya subjek yang menarik dalam suplemen makanan dan penelitian kanker.

  • Metil benzilat CAS:76-89-1

    Metil benzilat CAS:76-89-1

    Metil benzilat adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas ester benzoat, yang dicirikan oleh adanya gugus metil yang teresterifikasi dengan asam benzilat. Senyawa ini memiliki rumus molekul C10H12O3 dan memiliki struktur aromatik khas yang memberikannya sifat kimia yang unik. Metil benzilat terutama digunakan dalam sintesis organik dan telah menarik minat karena aplikasinya dalam industri wewangian berkat aromanya yang menyenangkan.

  • 9-Karboksifluorena CAS:1989-33-9

    9-Karboksifluorena CAS:1989-33-9

    9-Carboxyfluorene adalah senyawa organik yang termasuk dalam keluarga turunan fluorene. Senyawa ini memiliki gugus asam karboksilat (-COOH) yang terikat pada posisi 9 dari struktur fluorene, yang terdiri dari sistem aromatik polisiklik yang menyatu. Modifikasi ini meningkatkan kelarutannya dalam pelarut polar dan memberikan reaktivitas kimia yang menarik. 9-Carboxyfluorene berfungsi sebagai blok bangunan penting dalam sintesis organik dan memiliki potensi aplikasi dalam ilmu material dan biokimia.

  • Asam kuinolinat CAS:89-00-9

    Asam kuinolinat CAS:89-00-9

    Asam kuinolinat adalah senyawa organik yang berasal dari metabolisme asam amino triptofan. Senyawa ini merupakan neurotoksin dan metabolit endogen, yang terutama diproduksi oleh jalur kynurenin di otak. Asam kuinolinat berperan dalam memodulasi berbagai sistem neurotransmiter, khususnya glutamat, dan telah dipelajari keterlibatannya dalam beberapa gangguan neurologis, termasuk penyakit Alzheimer, penyakit Huntington, dan depresi. Produksi berlebihnya dapat menyebabkan eksitotoksisitas, yang berkontribusi pada kerusakan neuron.

  • N-(2-benzoil-4-klorofenil)-2-kloro-N-metilasetamida CAS:6021-21-2

    N-(2-benzoil-4-klorofenil)-2-kloro-N-metilasetamida CAS:6021-21-2

    N-(2-benzoil-4-klorofenil)-2-kloro-N-metilasetamida adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur kimianya yang unik, menggabungkan gugus benzoil dengan segmen klorofenil dan gugus asetamid. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang menarik, menjadikannya subjek yang menarik di berbagai bidang penelitian, khususnya dalam aplikasi medis dan agrokimia.

     

  • 4,4′-Dihidroksibenzofenon CAS:611-99-4

    4,4′-Dihidroksibenzofenon CAS:611-99-4

    4,4′-Dihidroksibenzofenon (juga dikenal sebagai benzofenon-2) adalah senyawa organik yang dicirikan oleh struktur benzofenon pusat dengan dua gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada posisi para cincin fenil. Senyawa ini menunjukkan sifat fotoprotektif yang luar biasa, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi di bidang farmasi, kosmetik, dan ilmu material. Kemampuannya untuk menyerap sinar ultraviolet (UV) memungkinkan senyawa ini berfungsi sebagai filter UV yang efektif, melindungi produk dan sistem biologis dari radiasi berbahaya.

  • Asam 2-Fenilbenzimidazol-5-sulfonat CAS:27503-81-7

    Asam 2-Fenilbenzimidazol-5-sulfonat CAS:27503-81-7

    2-Asam fenilbenzimidazol-5-sulfonat adalah senyawa organik yang memiliki inti benzimidazol dengan gugus fenil dan substituen asam sulfonat pada posisi 5. Senyawa ini menunjukkan sifat asam karena gugus asam sulfonat dan stabilitas yang cukup baik karena struktur aromatiknya. Senyawa ini telah menarik perhatian di berbagai bidang, khususnya dalam kimia medisinal dan ilmu lingkungan, karena potensi aktivitas biologis dan aplikasinya dalam metode analitik.