-
1-BENZIL-1-FENILHIDRAZIN HIDROKLORIDA CAS:5705-15-7
1-Benzil-1-fenilhidrazin hidroklorida adalah turunan hidrazin yang dicirikan oleh adanya gugus benzil dan fenil, bersama dengan gugus hidroklorida. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan kristal putih dan larut dalam air. Senyawa ini terkenal karena reaktivitas dan potensi aktivitas biologisnya, sehingga berharga di berbagai bidang sintesis organik dan kimia medisinal. Bentuk hidroklorida meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya, sehingga memudahkan penggunaannya dalam aplikasi laboratorium dan industri.
-
N-(3-Aminopropil)-imidazol CAS:5036-48-6
N-(3-Aminopropil)-imidazol adalah senyawa organik yang memiliki cincin imidazol yang tersubstitusi dengan gugus 3-aminopropil. Struktur ini meningkatkan kebasaan dan nukleofilisitasnya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai reaksi kimia. Kehadiran fungsi amino dan imidazol memungkinkan interaksi yang beragam dengan sistem biologis. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan atau padatan tidak berwarna hingga kuning pucat dan telah menarik minat dalam kimia medisinal karena potensi bioaktivitasnya, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan agrokimia.
-
1-BENZIL-1-FENILHIDRAZIN CAS:614-31-3
1-Benzil-1-fenilhidrazin adalah senyawa organik yang memiliki gugus fungsional hidrazin yang terikat pada gugus benzil dan fenil. Senyawa ini berbentuk cairan tidak berwarna atau kuning pucat, dikenal karena reaktivitas dan fleksibilitasnya dalam sintesis organik. Senyawa ini penting dalam bidang kimia medisinal dan penelitian kimia, berperan sebagai blok bangunan penting untuk berbagai turunan. Struktur uniknya memungkinkan beragam aplikasi, khususnya dalam pengembangan senyawa farmasi dan dalam mempelajari kimia berbasis hidrazin.
-
1,3,5-Tri-2-propenil-1,3,5-triazin-2,4,6(1H,3H,5H)-trion CAS:1025-15-6
1,3,5-Tri-2-propenil-1,3,5-triazin-2,4,6(1H,3H,5H)-trion adalah senyawa kimia sintetik yang dicirikan oleh struktur inti triazin dan tiga substituen propenil. Molekul ini menunjukkan sifat-sifat yang membuatnya menarik di berbagai bidang seperti pertanian, farmasi, dan ilmu material. Fitur strukturalnya yang unik dapat berkontribusi pada reaktivitas dan stabilitas spesifik dalam kondisi yang berbeda, berpotensi mengarah pada aplikasi dalam pengembangan bahan kimia pertanian baru atau material fungsional.
-
(-)-1,4-DI-O-BENZYL-L-THREITOL CAS:17401-06-8
(-)-1,4-Di-O-benzil-L-treitol adalah alkohol gula kiral yang berasal dari L-treosa, yang memiliki dua gugus pelindung benzil pada fungsi hidroksil. Senyawa ini menarik dalam kimia organik karena stereokimia dan gugus fungsionalnya yang unik. Karakteristik strukturnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, sehingga bermanfaat sebagai zat perantara sintetik. Kehadiran gugus benzil meningkatkan stabilitas dan kelarutannya, yang mengarah pada potensi aplikasi dalam industri farmasi dan kimia halus.
-
Azelaic Dihydrazide CAS:4080-95-9
Azelaic dihidrazida adalah turunan hidrazin dari asam azelaik, yang dicirikan oleh dua gugus fungsional hidrazida yang terikat pada kerangka asam azelaik. Senyawa ini berupa padatan kristal putih dan larut dalam pelarut polar. Azelaic dihidrazida sangat menarik di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan ilmu material, karena potensi aktivitas biologisnya dan kemampuannya untuk membentuk ikatan kovalen dengan molekul lain. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini bertindak sebagai perantara dalam sintesis obat-obatan dan polimer, menjadikannya senyawa yang berharga untuk penelitian dan aplikasi industri.
-
2,5-Difluorobenzonitril CAS:64248-64-2
2,5-Difluorobenzonitril adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H4F2N. Senyawa ini terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi dengan dua atom fluorin pada posisi 2 dan 5 serta gugus fungsional nitril (–C≡N). Penambahan atom fluorin meningkatkan stabilitas dan reaktivitas kimia senyawa ini, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi, khususnya di bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
-
ETIL 3-(TRIFLUOROMETIL)BENZOAT CAS:76783-59-0
Etil 3-(trifluorometil)benzoat adalah senyawa organik dengan gugus trifluorometil yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini dikategorikan sebagai ester aril dan terkenal karena sifat kimianya yang unik. Gugus trifluorometil secara signifikan meningkatkan lipofilisitas senyawa ini, menjadikannya subjek penelitian yang menarik dalam kimia medisinal. Senyawa ini digunakan dalam berbagai aplikasi sintetik karena kemampuannya untuk bertindak sebagai blok pembangun dalam sintesis organik.
-
5-KLORO-3-FENILANTRANIL CAS:719-64-2
5-Asam kloro-3-fenilantranilat adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C15H12ClN. Senyawa ini termasuk dalam kelas asam antranilat dan dicirikan oleh adanya atom klorin dan gugus fenil pada struktur antranilatnya. Senyawa ini menarik perhatian di berbagai bidang kimia, khususnya dalam penelitian farmasi, karena potensi aktivitas biologisnya.
-
3,5-Bis(trifluorometil)benzoil klorida CAS:785-56-8
3,5-Bis(trifluorometil)benzoil klorida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C10H5ClF6O. Senyawa ini memiliki gugus benzoil klorida yang tersubstitusi dengan dua gugus trifluorometil pada posisi 3 dan 5 cincin aromatik. Kombinasi gugus fungsional yang unik ini memberikan sifat kimia yang khas, seperti peningkatan reaktivitas dan peningkatan lipofilisitas, sehingga menjadikannya berharga di berbagai bidang, termasuk farmasi dan ilmu material.
-
3-(Trifluorometil)benzil alkohol CAS:349-75-7
3-(Trifluorometil)benzil alkohol adalah senyawa organik yang memiliki kerangka benzil alkohol dengan gugus trifluorometil yang terletak pada posisi meta relatif terhadap gugus hidroksil (-OH). Struktur ini memberikan sifat unik karena sifat penarik elektron dari gugus trifluorometil, yang memengaruhi reaktivitas dan kelarutan senyawa tersebut. Senyawa ini telah menarik minat dalam kimia organik sintetik, terutama untuk potensi aplikasinya dalam bidang farmasi dan ilmu material.
-
4-Amino-3-bromobenzotrifluorida CAS:57946-63-1
4-Amino-3-bromobenzotrifluorida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H5BrF3N. Senyawa ini terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi dengan gugus amino, atom bromin, dan tiga atom fluorin. Kombinasi gugus fungsional yang unik ini memberikan sifat kimia yang berbeda sehingga menjadikannya berharga dalam berbagai aplikasi, khususnya dalam bidang farmasi dan agrokimia. Struktur senyawa ini memungkinkan reaktivitas yang beragam, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam kimia sintetik.
