-
ASAM 5-METILNIKOTINIC CAS:3222-49-9
5-Asam metilnikotinat, juga dikenal sebagai asam 5-metilnikotinat, adalah turunan dari asam nikotinat. Senyawa ini memiliki rumus molekul C7H7NO2 dan massa molar 137,13 g/mol. Senyawa organik ini dicirikan oleh adanya gugus metil yang terikat pada cincin piridin, yang menyebabkan sifat-sifatnya yang khas dan potensi aplikasinya di berbagai bidang.
-
5-Azasitosin CAS:931-86-2
5-Azacytosine adalah senyawa organik dengan rumus molekul C4H5N3O. Senyawa ini merupakan bentuk modifikasi dari sitosin, yang mengandung atom nitrogen sebagai pengganti atom karbon pada cincin pirimidin. Senyawa ini terkenal karena perbedaan struktural dan fungsionalnya dari sitosin, sehingga menarik minat di berbagai bidang ilmiah dan terapan.
-
Sitosin CAS:71-30-7
Sitosin adalah basa nitrogen yang ditemukan dalam asam nukleat seperti DNA dan RNA. Sitosin merupakan salah satu dari empat basa utama yang membentuk kode genetik, bersama dengan adenin, guanin, dan timin (dalam DNA) atau urasil (dalam RNA). Dengan rumus molekul C4H5N3O, sitosin memainkan peran penting dalam proses penyimpanan dan transfer informasi genetik di dalam organisme hidup.
-
Fmoc-S-trityl-L-Sistein CAS:103213-32-7
Fmoc-S-trityl-L-Cysteine adalah senyawa yang umum digunakan dalam sintesis dan perlindungan peptida. Senyawa ini berfungsi sebagai reagen penting untuk menutupi gugus tiol sistein, memungkinkan pembentukan ikatan peptida yang terkontrol dan melindungi gugus fungsional tertentu selama perakitan peptida.
-
L(-)-Alfa-Metilbenzilamin CAS:2627-86-3
L(-)-Alfa-Metilbenzilamina, juga dikenal sebagai (S)-alfa-metilbenzilamina, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H11N. Senyawa ini merupakan enantiomer levorotatori dari alfa-metilbenzilamina dan dicirikan oleh sifat kiralnya. Senyawa ini banyak digunakan dalam berbagai proses kimia karena stereokimia unik dan reaktivitasnya yang serbaguna.
-
D-Alaninol CAS:35320-23-1
D-Alaninol, juga dikenal sebagai D-2-Aminopropanol, adalah senyawa dengan rumus molekul C3H9NO. Senyawa ini merupakan enantiomer D dari 2-aminopropanol dan dicirikan oleh sifat kiralnya. Senyawa organik ini adalah alkohol amino dengan beragam potensi aplikasi, khususnya di bidang kimia, farmasi, dan ilmu material.
-
2-Tiourasil CAS:141-90-2
2-Tiourasil adalah senyawa organik dengan rumus molekul C4H4N2OS. Senyawa ini merupakan turunan urasil, yang mengandung atom sulfur sebagai pengganti atom oksigen pada posisi 2 cincin pirimidin. Modifikasi ini memberikan karakteristik kimia yang berbeda pada 2-tiourasil dan menjadikannya berharga untuk berbagai aplikasi ilmiah dan industri.
-
D(+)-alfa-Metilbenzilamin CAS:3886-69-9
D(+)-alfa-Metilbenzilamina, juga dikenal sebagai (R)-alfa-metilbenzilamina, adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H11N. Senyawa ini merupakan enantiomer dekstrorotatori dari alfa-metilbenzilamina dan dicirikan oleh sifat kiralnya. Stereokimia spesifik senyawa ini menjadikannya berharga untuk berbagai aplikasi dalam sintesis kimia, farmasi, dan ilmu material.
-
Asam 3-Kloro-2,4,5-trifluorobenzoat CAS:101513-77-3
3-Asam kloro-2,4,5-trifluorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H2ClF3O2. Senyawa ini termasuk dalam kelas asam benzoat dan dicirikan oleh adanya gugus klorin dan trifluorometil pada cincin benzena. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia unik yang membuatnya berharga untuk berbagai aplikasi dalam sintesis kimia, penelitian farmasi, dan ilmu material.
-
2-[(tert-butoksikarbonil)amino]-1,3-tiazol-5-asam karboksilat CAS:302964-02-9
2-Asam [(tert-butoksikarbonil)amino]-1,3-tiazol-5-karboksilat adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H12N2O5S. Senyawa ini merupakan turunan dari tiazol dan dicirikan oleh adanya gugus amino yang dilindungi tert-butoksikarbonil (Boc) pada posisi 2 dan gugus asam karboksilat pada posisi 5. Senyawa ini memiliki fitur struktural dan kimia yang unik sehingga menjadikannya berharga untuk berbagai aplikasi sintetik dan farmasi.
-
2,6-Dikloropurin CAS:5451-40-1
2,6-Dikloropurin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C5H2Cl2N4. Senyawa ini merupakan turunan purin, yang memiliki atom klorin pada posisi 2 dan 6 cincin pirimidin. Modifikasi ini memberikan sifat kimia dan biologis yang berbeda pada senyawa tersebut, sehingga relevan untuk berbagai aplikasi dalam penelitian ilmiah dan pengembangan farmasi.
-
2-(4-BROMO-FENIL)-BENZOOKSAZOL CAS:3164-13-4
2-(4-BROMO-FENIL)-BENZOOKSAZOL, juga dikenal sebagai 4-bromo-2-fenilbenzoksazol, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C14H9BrNO. Senyawa ini termasuk dalam kelas senyawa benzoksazol dan dicirikan oleh adanya gugus fenil tersubstitusi bromin yang terikat pada struktur cincin benzoksazol. Senyawa organik ini menunjukkan sifat kimia unik yang membuatnya berharga untuk berbagai aplikasi di berbagai bidang, termasuk farmasi, ilmu material, dan sintesis organik.
