D-Alaninol CAS:35320-23-1
D-Alaninol memiliki beragam aplikasi di berbagai industri. Dalam sintesis organik, ia berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga untuk pembuatan zat perantara farmasi, ligan kiral, dan bahan kimia halus. Sifat kiralnya menjadikannya sangat penting dalam sintesis senyawa murni enantiomerik, yang sangat penting dalam pengembangan obat dan produksi molekul aktif biologis. Selain itu, D-Alaninol digunakan sebagai agen pemisah untuk campuran rasemik dan sebagai pembantu kiral dalam sintesis asimetris, memungkinkan terciptanya enantiomer tunggal dengan selektivitas tinggi. Dalam bidang ilmu material, ia berkontribusi pada sintesis polimer, surfaktan, dan material khusus, berperan dalam pengembangan material canggih dengan sifat yang disesuaikan. Lebih lanjut, dalam pembuatan agrokimia, ia berperan dalam pembuatan agen perlindungan tanaman dan pengatur pertumbuhan tanaman. Aplikasinya meluas ke penelitian akademis, di mana ia berfungsi sebagai reagen dalam investigasi kimia organik dan sebagai senyawa referensi untuk studi analitik. Kegunaan D-Alaninol yang serbaguna menggarisbawahi signifikansinya dalam sintesis kimia, ilmu material, farmasi, pertanian, dan eksplorasi ilmiah.
| Komposisi | C3H9NO |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 35320-23-1 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








