Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 2-Amino-5-kloro-2′-fluorobenzofenon CAS:784-38-3

    2-Amino-5-kloro-2′-fluorobenzofenon CAS:784-38-3

    2-Amino-5-kloro-2′-fluorobenzofenon, dengan rumus molekul C13H9ClFNO, adalah senyawa kimia yang dikenal karena struktur aromatiknya dan pola substitusi klorin-fluorin. Senyawa padat ini berperan sebagai zat perantara penting dalam proses sintesis organik karena reaktivitas dan signifikansi strukturnya.

     

  • Asam 2-Amino-3-nitrobenzoat CAS:606-18-8

    Asam 2-Amino-3-nitrobenzoat CAS:606-18-8

    2-Asam amino-3-nitrobenzoat adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C7H6N2O4. Senyawa ini termasuk dalam kelas asam benzoat dan memiliki gugus amino dan gugus nitro yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini menunjukkan reaktivitas dan sifat yang unik karena struktur kimianya yang spesifik.

     

  • 2-Amino-2′,5-diklorobenzofenon CAS:2958-36-3

    2-Amino-2′,5-diklorobenzofenon CAS:2958-36-3

    2-Amino-2′,5-diklorobenzofenon, dengan rumus molekul C13H9Cl2NO, adalah senyawa kimia yang dikenal karena struktur benzofenon tersubstitusi dikloro. Senyawa padat ini juga disebut sebagai 2-Amino-2′,5-dikloro-1,3-difenilpropan-1-on. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara kunci dalam proses sintesis organik karena sifat aromatik dan signifikansi strukturnya.

     

  • 2-Hidroksi-1,4-naftokuinon CAS:83-72-7

    2-Hidroksi-1,4-naftokuinon CAS:83-72-7

    2-Hidroksi-1,4-naftokuinon adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H6O3. Senyawa ini termasuk dalam kelas naftokuinon dan memiliki gugus hidroksil yang terikat pada cincin naftalena. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang khas karena susunan strukturnya yang spesifik.

     

  • 2-Kloro-3-amino-4-metilpiridin CAS:133627-45-9

    2-Kloro-3-amino-4-metilpiridin CAS:133627-45-9

    2-Kloro-3-amino-4-metilpiridin adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6H7ClN2. Senyawa ini termasuk dalam kelas kloroaminoalkilpiridin dan memiliki atom klorin, gugus amino, dan gugus metil yang terikat pada cincin piridin. Senyawa ini menunjukkan reaktivitas dan sifat yang unik karena struktur kimianya yang spesifik.

     

  • 2-Amino-3-metilpiridin CAS:1603-40-3

    2-Amino-3-metilpiridin CAS:1603-40-3

    2-Amino-3-metilpiridin, dengan rumus molekul C6H8N2, adalah senyawa kimia yang juga dikenal sebagai 2-amino-3-pikolin. Cairan tak berwarna ini berfungsi sebagai zat perantara utama dalam proses sintesis organik. Senyawa ini dicirikan oleh sifat aromatik dan keserbagunaan fungsionalnya, sehingga sangat berharga untuk pembuatan berbagai senyawa baik di laboratorium maupun di lingkungan industri.

     

  • Amoksisilin CAS:26787-78-0

    Amoksisilin CAS:26787-78-0

    Amoksisilin adalah antibiotik spektrum luas yang banyak diresepkan dan termasuk dalam kelas penisilin. Obat ini efektif melawan berbagai infeksi bakteri, termasuk infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit. Amoksisilin bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga menjadikannya obat yang berharga untuk mengobati penyakit bakteri umum.

  • Saponin teh CAS:8047-15-2

    Saponin teh CAS:8047-15-2

    Saponin teh adalah surfaktan alami yang berasal dari biji tanaman teh (Camellia sinensis). Senyawa ini banyak digunakan dalam produk pertanian, farmasi, dan rumah tangga karena kemampuannya bertindak sebagai pengemulsi, agen pembusa, dan sinergis pestisida. Senyawa ramah lingkungan ini telah menarik perhatian karena sifatnya yang mudah terurai secara hayati dan toksisitasnya yang rendah, menjadikannya bahan yang disukai dalam berbagai formulasi yang ditujukan untuk pengendalian hama, sistem penghantaran obat, dan aplikasi industri.

  • Trehalosa CAS:99-20-7

    Trehalosa CAS:99-20-7

    Trehalosa adalah disakarida alami yang ditemukan di berbagai organisme, termasuk bakteri, jamur, tumbuhan, dan invertebrata. Gula non-pereduksi ini telah menarik perhatian karena kemampuannya yang luar biasa untuk melindungi struktur biologis dari kekeringan, panas, dan tekanan lainnya. Trehalosa umumnya digunakan di berbagai industri, termasuk makanan, farmasi, dan kosmetik, di mana sifat uniknya berkontribusi pada peningkatan stabilitas, pengawetan, dan perlindungan zat-zat sensitif.

  • α-Arbutin CAS:84380-01-8

    α-Arbutin CAS:84380-01-8

    α-Arbutin adalah senyawa alami yang berasal dari berbagai sumber tumbuhan, seperti bearberry, cranberry, dan blueberry. Senyawa ini merupakan agen pencerah kulit yang dikenal karena kemampuannya menghambat produksi melanin, menjadikannya bahan populer dalam produk perawatan kulit yang menargetkan hiperpigmentasi, bintik hitam, dan warna kulit yang tidak merata. α-Arbutin dianggap sebagai alternatif yang lebih aman daripada hidrokuinon, dan sering digunakan dalam formulasi untuk meningkatkan kecerahan dan keseragaman warna kulit.

  • Ubidicarenone CAS:303-98-0

    Ubidicarenone CAS:303-98-0

    Ubidecarenone, juga dikenal sebagai Koenzim Q10 atau CoQ10, adalah antioksidan kuat yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan ditemukan di setiap sel. Senyawa ini memainkan peran penting dalam produksi energi seluler dan berfungsi sebagai pertahanan ampuh terhadap stres oksidatif. Ubidecarenone telah populer di berbagai produk kesehatan dan perawatan kulit karena sifat anti-penuaannya dan kemampuannya untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.

  • β-arbutin CAS:497-76-7

    β-arbutin CAS:497-76-7

    β-arbutin adalah senyawa alami yang ditemukan dalam berbagai spesies tumbuhan, termasuk bearberry, blueberry, dan cranberry. Senyawa ini terkenal karena khasiatnya dalam mencerahkan kulit dan kemampuannya untuk menghambat produksi melanin, menjadikannya bahan yang banyak dicari dalam formulasi perawatan kulit yang menargetkan hiperpigmentasi dan warna kulit yang tidak merata. Sebagai alternatif yang lebih lembut daripada hidrokuinon, β-arbutin telah mendapatkan popularitas karena efektivitasnya dalam meningkatkan keseragaman dan kecerahan kulit.