Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 2,4,6-Kolidin CAS:108-75-8

    2,4,6-Kolidin CAS:108-75-8

    2,4,6-Collidine, juga dikenal sebagai 2,4,6-trimetilpiridin, adalah senyawa heterosiklik yang mengandung nitrogen dengan rumus molekul C9H13N. Senyawa ini memiliki cincin piridin dengan tiga gugus metil yang terikat pada posisi 2, 4, dan 6. Cairan tak berwarna ini memiliki bau yang khas dan larut dalam pelarut organik. 2,4,6-Collidine terutama digunakan sebagai pelarut, pereaksi dalam sintesis organik, dan dalam produksi berbagai zat perantara kimia. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam katalisis dan sebagai basa dalam reaksi organik, menjadikannya senyawa penting baik dalam lingkungan industri maupun penelitian.

  • 4-Metilimidazol CAS:822-36-6

    4-Metilimidazol CAS:822-36-6

    4-Metilimidazol (4-MI) adalah senyawa organik dengan rumus molekul C4H6N2. Senyawa ini memiliki struktur cincin beranggota lima yang mengandung dua atom nitrogen dan gugus metil yang terikat pada posisi karbon keempat. Cairan tak berwarna hingga kuning muda ini memiliki bau khas dan larut dalam air dan pelarut organik. 4-Metilimidazol terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis farmasi, aditif makanan, dan sebagai katalis dalam reaksi polimerisasi. Selain itu, senyawa ini berfungsi sebagai penghambat korosi dan sedang dipelajari potensi aplikasinya dalam berbagai proses industri, menjadikannya senyawa yang berharga baik dalam penelitian maupun lingkungan komersial.

  • Tri-n-oktilamina CAS:1116-76-3

    Tri-n-oktilamina CAS:1116-76-3

    Tri-n-oktilamina adalah amina tersier dengan rumus kimia C24H51N. Senyawa ini terdiri dari tiga gugus n-oktil yang terikat pada atom nitrogen, sehingga memiliki sifat fisik dan kimia yang unik. Senyawa organik ini terutama digunakan sebagai agen ekstraksi pelarut dalam hidrometalurgi dan sebagai katalis transfer fase dalam sintesis organik. Karena sifat hidrofobiknya, tri-n-oktilamina secara efektif memfasilitasi pemisahan ion logam dari larutan berair. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam produksi resin penukar ion dan berbagai bahan kimia khusus. Fleksibilitasnya menjadikan tri-n-oktilamina sebagai senyawa penting dalam kimia industri dan penelitian.

  • Moxifloxacin InterMediate CAS:112811-71-9

    Moxifloxacin InterMediate CAS:112811-71-9

    Moxifloxacin adalah antibiotik fluoroquinolone spektrum luas yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Sintesisnya bergantung pada beberapa zat perantara utama yang memfasilitasi pembentukan struktur molekulnya yang kompleks. Zat perantara ini sangat penting dalam memastikan efisiensi dan hasil produk akhir, sekaligus memengaruhi sifat farmakologisnya. Zat perantara moxifloxacin tidak hanya berperan dalam sintesisnya, tetapi juga penting untuk memahami mekanisme kerja, metabolisme, dan potensi efek samping obat tersebut. Penelitian tentang zat perantara ini terus meningkatkan pengembangan moxifloxacin dan antibiotik serupa secara keseluruhan.

  • Bis(2-etilheksil)amina CAS:106-20-7

    Bis(2-etilheksil)amina CAS:106-20-7

    Bis(2-etilheksil)amina, sering disingkat BEHA, adalah amina tersier rantai bercabang dengan rumus kimia C16H35N. Dicirikan oleh dua gugus 2-etilheksil yang terikat pada atom nitrogen, ia menunjukkan sifat-sifat unik yang membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi industri. Terutama digunakan sebagai agen ekstraksi pelarut, BEHA secara efektif memisahkan dan memurnikan ion logam dalam hidrometalurgi. Selain itu, ia berfungsi sebagai katalis transfer fase dan digunakan dalam produksi surfaktan dan penghambat korosi. Fleksibilitas dan efektivitasnya dalam meningkatkan proses kimia menjadikan bis(2-etilheksil)amina sebagai senyawa penting di bidang kimia dan ilmu material.

  • D-(+)-Glukono-1,5-lakton CAS:90-80-2

    D-(+)-Glukono-1,5-lakton CAS:90-80-2

    D-(+)-Glukono-1,5-lakton adalah ester siklik alami yang terbentuk dari asam D-glukonat. Senyawa ini merupakan senyawa biokimia penting dengan aplikasi di bidang pangan, farmasi, dan kosmetik. Lakton ini dikenal karena sifat asamnya yang ringan dan berfungsi sebagai prekursor untuk berbagai turunan yang digunakan dalam proses fermentasi dan sebagai aditif makanan fungsional. D-(+)-Glukono-1,5-lakton juga menunjukkan sifat antioksidan, sehingga berharga dalam aplikasi yang berkaitan dengan kesehatan. Fleksibilitasnya baik dalam lingkungan industri maupun penelitian menyoroti signifikansinya dalam bidang kimia organik dan biokimia.

  • Aniracetam CAS:72432-10-1

    Aniracetam CAS:72432-10-1

    Aniracetam adalah senyawa nootropik yang termasuk dalam keluarga racetam, yang dikenal karena sifatnya yang meningkatkan fungsi kognitif. Secara kimia diklasifikasikan sebagai 1-(4-metoksibenzoil)-2-pirolidinon, senyawa ini dikembangkan pada tahun 1970-an dan diakui berpotensi meningkatkan memori, pembelajaran, dan fungsi kognitif secara keseluruhan. Aniracetam memodulasi aktivitas neurotransmiter, khususnya dengan memengaruhi reseptor asetilkolin dan glutamat, yang sangat penting untuk plastisitas sinaptik. Meskipun awalnya dipelajari untuk penurunan kognitif dan kondisi terkait usia, minat terhadap aniracetam meluas ke potensi aplikasinya dalam meningkatkan fokus, kreativitas, dan suasana hati. Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk menjelaskan mekanisme kerjanya dan implikasi terapeutik yang lebih luas.

  • 2,6-Dikloronitrobenzena CAS:601-88-7

    2,6-Dikloronitrobenzena CAS:601-88-7

    2,6-Dikloronitrobenzena adalah senyawa aromatik yang memiliki dua atom klorin dan satu gugus nitro yang terikat pada cincin benzena. Rumus kimianya adalah C6H3Cl2N O2, dan termasuk dalam keluarga nitrobenzena terklorinasi. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik sebagai zat perantara untuk memproduksi berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan pewarna. Kehadiran klorin dan gugus nitro meningkatkan reaktivitas elektrofiliknya, menjadikan 2,6-dikloronitrobenzena sebagai blok bangunan yang berharga dalam pengembangan molekul yang lebih kompleks. Penelitian terus dilakukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dan implikasi lingkungan dari penggunaannya.

  • Iodotrimetilsilana CAS:16029-98-4

    Iodotrimetilsilana CAS:16029-98-4

    Iodotrimetilsilana (TMSI) adalah senyawa organosilikon serbaguna dengan rumus molekul C3H9SI, yang dicirikan oleh adanya tiga gugus metil yang terikat pada atom silikon, bersama dengan substituen iodin. Senyawa ini berfungsi sebagai reagen berharga dalam sintesis organik, khususnya untuk memasukkan fungsi iodin ke dalam berbagai substrat organik. Kemampuannya untuk memfasilitasi substitusi nukleofilik dan transformasi alkohol dan amina menjadikannya alat penting baik dalam penelitian akademis maupun aplikasi industri. Profil reaktivitas unik iodotrimetilsilana terus dieksplorasi untuk metodologi inovatif dalam kimia sintetik dan ilmu material.

  • Piridin hidrobromida CAS:18820-82-1

    Piridin hidrobromida CAS:18820-82-1

    Piridin hidrobromida adalah turunan dari piridin, heterosiklik aromatik beranggota enam yang mengandung satu atom nitrogen. Senyawa ini umumnya ditemukan dalam bentuk garam hidrobromida, di mana piridin diprotonasi oleh asam hidrobromik. Senyawa ini, yang sering direpresentasikan sebagai C5H6BrN, digunakan sebagai pereaksi dan katalis dalam berbagai reaksi kimia, khususnya dalam sintesis organik dan kimia medisinal. Piridin hidrobromida memainkan peran penting dalam pembuatan turunan piridin dan senyawa yang mengandung nitrogen lainnya, sehingga sangat berharga baik dalam aplikasi industri maupun penelitian akademis.

  • 6-Kloro-5-(2-kloroetil)oksindol CAS:118289-55-7

    6-Kloro-5-(2-kloroetil)oksindol CAS:118289-55-7

    6-Chloro-5-(2-chloroethyl)oxindole adalah senyawa sintetik yang termasuk dalam kelas molekul oksindol, yang dikenal karena beragam aktivitas biologisnya. Kehadiran substituen klorin pada posisi tertentu meningkatkan reaktivitas kimianya dan memengaruhi sifat farmakologisnya. Senyawa ini telah menarik perhatian dalam kimia medisinal karena potensi aplikasinya dalam pengembangan obat, khususnya sebagai kerangka untuk merancang terapi yang menargetkan berbagai penyakit. Fitur strukturnya memungkinkan modifikasi yang dapat meningkatkan efikasi atau selektivitas, menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk eksplorasi lebih lanjut dalam penelitian farmasi.

  • 2-Amino-5-bromopirimidin CAS:7752-82-1

    2-Amino-5-bromopirimidin CAS:7752-82-1

    2-Amino-5-bromopirimidin adalah turunan pirimidin terhalogenasi yang dicirikan oleh gugus amino pada posisi 2 dan atom bromin pada posisi 5 cincin pirimidin. Senyawa ini, dengan rumus molekul C4H4BrN3, telah menarik perhatian dalam kimia medisinal karena potensinya sebagai blok bangunan untuk mensintesis molekul bioaktif. Kehadiran gugus fungsi amino dan bromin meningkatkan reaktivitasnya, sehingga cocok untuk berbagai transformasi kimia. Penelitian tentang 2-amino-5-bromopirimidin berfokus pada aplikasinya dalam pengembangan obat, khususnya dalam menciptakan senyawa dengan sifat antimikroba dan antikanker.