Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • Dietil kloromalonat CAS:14064-10-9

    Dietil kloromalonat CAS:14064-10-9

    Dietil kloromalonat adalah senyawa organik yang termasuk dalam keluarga malonat, yang dicirikan oleh dua gugus etil ester dan substituen klorin. Senyawa ini berfungsi sebagai reagen serbaguna dalam sintesis organik, khususnya dikenal karena kemampuannya untuk mengalami reaksi substitusi nukleofilik. Kehadiran gugus klorometil meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya blok pembangun yang berharga untuk pembuatan berbagai molekul aktif biologis. Dietil kloromalonat banyak digunakan baik dalam penelitian akademis maupun aplikasi industri karena keragaman fungsinya.

  • Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat adalah senyawa organik dengan rumus kimia (C_5H_7ClO_4). Senyawa ini diklasifikasikan sebagai ester terklorinasi dan dicirikan oleh adanya dua gugus metoksi dan substituen kloro yang terikat pada turunan asam malonat. Senyawa ini biasanya digunakan sebagai blok bangunan serbaguna dalam sintesis organik karena reaktivitasnya, terutama dalam reaksi substitusi nukleofilik. Dimetil kloromalonat berfungsi sebagai zat perantara penting untuk pembuatan berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia halus, memfasilitasi pengembangan struktur molekuler yang kompleks.

  • Trietil fosfat CAS:78-40-0

    Trietil fosfat CAS:78-40-0

    Trietil fosfat (TEP) adalah cairan tidak berwarna, tidak berbau, dan higroskopis dengan rumus kimia (C_6H_{15}O_4P). Senyawa ini termasuk dalam kelas organofosfat dan umumnya digunakan sebagai pelarut, plastisizer, dan penghambat api. Karena gugus fosfatnya, TEP menunjukkan kompatibilitas yang sangat baik dengan berbagai macam polimer dan resin, meningkatkan fleksibilitas dan daya tahannya. Selain itu, trietil fosfat berfungsi sebagai reagen penting dalam sintesis kimia dan memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi industri, menjadikannya senyawa serbaguna baik dalam proses kimia maupun manufaktur.

  • Butiltriphenylphosphonium bromida CAS:1779-51-7

    Butiltriphenylphosphonium bromida CAS:1779-51-7

    Butiltriphenylphosphonium bromida adalah garam amonium kuaterner yang terdiri dari gugus butil dan tiga gugus fenil yang terikat pada atom fosfor, disertai dengan ion lawan bromida. Senyawa ini terkenal karena lipofilisitas dan kelarutannya dalam pelarut organik, menjadikannya surfaktan kationik yang efektif. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi organik, meningkatkan reaktivitas dan selektivitas. Butiltriphenylphosphonium bromida sering digunakan dalam penelitian farmasi dan kimia karena efek penstabilannya pada spesies bermuatan dan perannya sebagai reagen dalam sintesis.

  • Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat adalah senyawa organik yang memiliki kerangka malonat dengan dua gugus metil ester dan substituen klorin. Senyawa ini berfungsi sebagai blok pembangun serbaguna dalam sintesis organik, khususnya dalam pembuatan berbagai senyawa aktif biologis. Kehadiran gugus kloro meningkatkan reaktivitasnya, memungkinkan reaksi substitusi nukleofilik yang integral dalam pembentukan struktur molekuler kompleks. Karena itu, dimetil kloromalonat telah menarik minat baik dalam penelitian maupun aplikasi industri.

  • Isobornil akrilat CAS:5888-33-5

    Isobornil akrilat CAS:5888-33-5

    Isobornil akrilat adalah senyawa cair tidak berwarna hingga kuning pucat dengan rumus kimia (C₁₃H₂₂O₂). Senyawa ini merupakan ester yang berasal dari isoborneol dan asam akrilik, dengan struktur bisiklik yang memberikan sifat unik. Senyawa ini dikenal karena daya rekatnya yang sangat baik, fleksibilitas, dan volatilitas rendah, yang menjadikannya monomer berharga dalam produksi polimer dan pelapis. Isobornil akrilat khususnya terkenal karena kemampuannya untuk mengalami polimerisasi radikal bebas, sehingga cocok untuk aplikasi di berbagai industri, termasuk cat, perekat, dan formulasi yang dapat disembuhkan dengan sinar UV.

  • Trifenil(propil)fosfonium CAS:15912-75-1

    Trifenil(propil)fosfonium CAS:15912-75-1

    Trifenil(propil)fosfonium adalah garam amonium kuaterner yang memiliki atom fosfor pusat yang terikat pada tiga gugus fenil dan satu gugus propil. Senyawa ini dikenal karena sifat strukturalnya yang unik, yang meningkatkan kegunaannya dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini menunjukkan lipofilisitas dan dapat bertindak sebagai surfaktan kationik, sehingga berharga dalam sintesis organik dan katalisis. Karena sifat fosfoniumnya, senyawa ini juga berperan dalam stabilisasi spesies bermuatan dalam larutan, yang berkontribusi pada efektivitasnya dalam berbagai proses.

  • Benzhidrilamina CAS:91-00-9

    Benzhidrilamina CAS:91-00-9

    Benzhidrilamina, juga dikenal sebagai difenilmetilamina, adalah senyawa organik dengan rumus kimia (C₁₃H₁₃N). Senyawa ini terdiri dari gugus benzhidril yang terikat pada amina, menjadikannya zat perantara penting dalam kimia sintesis. Senyawa ini tampak sebagai padatan kristal putih dan larut dalam pelarut organik. Benzhidrilamina terutama digunakan dalam sintesis obat-obatan, agrokimia, dan berbagai bahan kimia halus. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini bertindak sebagai agen pereduksi dan nukleofil dalam reaksi organik, sehingga memainkan peran penting dalam pengembangan molekul yang lebih kompleks.

  • Dietil 2,5-dibromoheksanedioat CAS:869-10-3

    Dietil 2,5-dibromoheksanedioat CAS:869-10-3

    Dietil 2,5-dibromoheksanedioat adalah senyawa ester yang dicirikan oleh dua atom bromin pada posisi 2 dan 5 dari kerangka asam heksanedioat, bersama dengan dua gugus etil ester. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang unik karena adanya substituen bromin, yang meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai reaksi organik. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam kimia organik sintetik, khususnya dalam pembuatan senyawa aktif biologis dan molekul kompleks lainnya.

  • 2-Isocyanatoethyl methacrylate CAS:30674-80-7

    2-Isocyanatoethyl methacrylate CAS:30674-80-7

    2-Isocyanatoethyl methacrylate (IEMA) adalah senyawa organik serbaguna dengan rumus kimia (C_{8}H_{9}N_{2}O_{2}). Senyawa ini memiliki gugus fungsional isosianat dan bagian metakrilat, sehingga sangat berharga dalam kimia polimer. Senyawa ini dikenal karena kemampuannya untuk mengalami polimerisasi radikal bebas dan banyak digunakan sebagai monomer reaktif dalam produksi berbagai polimer dan kopolimer. Reaktivitasnya yang unik memungkinkan penggabungan fungsionalitas tambahan ke dalam matriks polimer, sehingga meningkatkan sifat fisik dan kimianya.

  • 2-Isocyanatoethyl methacrylate CAS:30674-80-7

    2-Isocyanatoethyl methacrylate CAS:30674-80-7

    2-Isocyanatoethyl methacrylate (IEMA) adalah senyawa organik serbaguna yang dicirikan oleh gugus fungsi isosianat dan metakrilatnya, yang diwakili oleh rumus molekul (C_8H_9N_2O_2). Senyawa ini dikenal karena kemampuannya untuk mengalami polimerisasi radikal bebas, menjadikannya monomer reaktif yang berharga dalam berbagai aplikasi industri. IEMA banyak digunakan dalam produksi polimer dan pelapis canggih, menawarkan peningkatan sifat mekanik, adhesi, dan ketahanan kimia. Reaktivitasnya yang unik memungkinkan penyesuaian material, menjadikannya penting dalam formulasi khusus di berbagai sektor.

  • 2,2-etilmetiltiazolidin CAS:694-64-4

    2,2-etilmetiltiazolidin CAS:694-64-4

    2,2-Etilmetiltiazolidin adalah senyawa organik heterosiklik yang memiliki cincin tiazolidin dengan substituen etil dan metil pada posisi 2. Struktur unik ini memberikan sifat kimia spesifik yang membuatnya menarik di berbagai bidang, termasuk kimia medisinal dan sintesis organik. Cincin tiazolidin dikenal karena potensi aktivitas biologisnya, yang berkontribusi pada penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan agen terapeutik baru. Kemampuannya untuk mengalami berbagai reaksi kimia meningkatkan kegunaannya sebagai perantara dalam jalur sintesis.