-
1-Etil-3-metilimidazolium heksafluorofosfat CAS:155371-19-0
1-Etil-3-metilimidazolium heksafluorofosfat (EMIM PF6) adalah cairan ionik yang terdiri dari kation metilimidazolium tersubstitusi etil dan anion heksafluorofosfat. Rumus molekulnya adalah C8H14F6N2P. EMIM PF6 dicirikan oleh volatilitasnya yang rendah, stabilitas termal yang tinggi, dan konduktivitas ionik yang sangat baik. Sifat-sifat unik ini menjadikannya pelarut dan elektrolit yang berharga untuk berbagai aplikasi dalam kimia, ilmu material, dan elektrokimia.
-
5-HIDROKSI-4-METIL-2(5H)FURANON CAS:40834-42-2
5-Hidroksi-4-metil-2(5H)furanon, juga dikenal sebagai 'sotolon', adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H8O3. Senyawa ini memiliki cincin furan dengan gugus hidroksil dan metil yang berkontribusi pada aroma dan profil rasanya yang khas. Senyawa ini secara alami ditemukan dalam berbagai makanan, terutama dalam anggur tertentu, keju yang sudah tua, dan kopi panggang. Karakteristik rasa dan aromanya yang unik menjadikannya menarik dalam ilmu pangan dan kimia rasa.
-
β-Lonone CAS:79-77-6
β-Lonone adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai keton dengan rumus molekul C13H18O. Senyawa ini merupakan senyawa bisiklik yang memiliki aroma khas, mengingatkan pada bunga violet dan aroma bunga lainnya. β-Lonone ditemukan dalam berbagai sumber alami, termasuk minyak esensial dan buah-buahan tertentu. Profil aromanya yang unik menjadikannya bahan penting dalam industri wewangian, di mana ia digunakan untuk menciptakan formulasi aromatik yang kompleks.
-
1-Etil-3-metilimidazolium tetrafluoroborat CAS:143314-16-3
1-Etil-3-metilimidazolium tetrafluoroborat (EMIM BF4) adalah cairan ionik yang terdiri dari kation metilimidazolium tersubstitusi etil dan anion tetrafluoroborat. Rumus molekulnya adalah C8H14BF4N2. EMIM BF4 menunjukkan volatilitas rendah, stabilitas termal tinggi, dan sifat pelarutan yang sangat baik, menjadikannya alternatif yang menarik untuk pelarut organik tradisional dalam berbagai proses kimia. Cairan ionik ini telah menemukan aplikasi di bidang-bidang seperti kimia hijau, katalisis, elektrokimia, dan ilmu material.
-
1-ETIL-3-METILIMIDAZOLIUM ASETAT CAS:143314-17-4
1-Etil-3-metilimidazolium asetat (EMI asetat) adalah cairan ionik yang dicirikan oleh kombinasi unik substituen etil dan metil pada kation imidazolium dan anion asetat. Rumus molekulnya adalah C8H15N2O2. EMI asetat dikenal karena volatilitasnya yang rendah, stabilitas termal yang tinggi, dan kemampuannya untuk melarutkan berbagai zat organik dan anorganik. Sifat-sifat ini menjadikannya alternatif yang menarik untuk pelarut tradisional dalam berbagai proses kimia.
-
1,3-DIMETHYLIMIDAZOLIUM CHLORIDE CAS:79917-88-7
1,3-Dimetilimidazolium klorida (DMIM Cl) adalah cairan ionik yang dicirikan oleh kation imidazolium tersubstitusi dimetil dan anion klorida. Rumus molekulnya adalah C5H10ClN2. Senyawa ini dikenal karena volatilitasnya yang rendah, stabilitas termal, dan kemampuannya untuk melarutkan berbagai macam bahan organik dan anorganik. Karena sifat ioniknya, DMIM Cl menunjukkan sifat-sifat unik yang membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi dalam kimia dan ilmu material.
-
1-Amino-4-metilpiperazin CAS:6928-85-4
1-Amino-4-metilpiperazin adalah senyawa organik siklik dengan rumus molekul C6H15N3. Senyawa ini memiliki cincin piperazin yang tersubstitusi dengan gugus amino dan gugus metil pada posisi keempat. Senyawa ini menunjukkan sifat basa karena adanya gugus amino dan digunakan dalam berbagai aplikasi kimia dan biologi. Karakteristik strukturnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam kimia sintetik, khususnya dalam kimia medisinal.
-
1-Butil-3-metilimidazolium heksafluorofosfat CAS:174501-64-5
1-Butil-3-metilimidazolium heksafluorofosfat (BMIM PF6) adalah cairan ionik yang terdiri dari kation metilimidazolium terbutilasi dan anion heksafluorofosfat. Rumus molekulnya adalah C8H14F6N2P. Dikenal karena volatilitasnya yang rendah, stabilitas termal, dan konduktivitas ionik yang tinggi, BMIM PF6 telah populer sebagai pelarut dan elektrolit dalam berbagai proses kimia. Sifat uniknya memungkinkannya untuk melarutkan berbagai macam material organik dan anorganik, sehingga sangat berharga di bidang-bidang seperti kimia, ilmu material, dan elektrokimia.
-
1-Butil-3-metilimidazolium tetrafluoroborat CAS:174501-65-6
1-Butil-3-metilimidazolium tetrafluoroborat (BMIM BF4) adalah cairan ionik yang terdiri dari kation metilimidazolium terbutilasi dan anion tetrafluoroborat. Rumus molekulnya adalah C8H14BF4N2. BMIM BF4 dikenal karena volatilitasnya yang rendah, stabilitas termal yang tinggi, dan sifat pelarutan yang sangat baik, menjadikannya pelarut serbaguna dalam berbagai aplikasi kimia. Cairan ionik ini dapat melarutkan berbagai macam senyawa organik dan anorganik dan telah menarik minat di bidang-bidang seperti kimia hijau, katalisis, dan ilmu material.
-
1,1′-Karbonil-di(1,2,4-triazol) CAS:41864-22-6
1,1′-Karbonil-di(1,2,4-triazol) adalah senyawa organik yang dicirikan oleh dua gugus 1,2,4-triazol yang dihubungkan melalui gugus karbonil. Senyawa ini memiliki rumus molekul C5H4N4O dan menunjukkan sifat heterosiklik yang menonjol sehingga cocok untuk berbagai aplikasi dalam kimia dan ilmu material. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini menunjukkan aktivitas biologis yang menarik dan berfungsi sebagai blok bangunan serbaguna untuk mensintesis berbagai entitas kimia.
-
Asam 2,3-Diklorobenzoat CAS:50-45-3
Asam 2,3-diklorobenzoat adalah senyawa aromatik dengan rumus molekul C7H4Cl2O2. Senyawa ini memiliki struktur asam benzoat dengan dua substituen klorin yang terletak pada posisi 2 dan 3 pada cincin benzena. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan dikenal karena reaktivitas kimianya, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi industri dan laboratorium. Karena adanya atom klorin, senyawa ini menunjukkan sifat unik yang meningkatkan kegunaannya dalam sintesis organik dan bidang lainnya.
-
1-ALLYL-3-METHYLIMIDAZOLIUM CHLORIDE CAS:65039-10-3
1-Allyl-3-methylimidazolium chloride (AMIM Cl) adalah cairan ionik yang memiliki gugus alil dan gugus metil yang terikat pada kation imidazolium, berpasangan dengan anion klorida. Rumus molekulnya adalah C7H10ClN2. Dikenal karena volatilitas rendah dan stabilitas termalnya, AMIM Cl menunjukkan sifat solvasi yang unik, memungkinkannya untuk melarutkan berbagai macam senyawa organik dan anorganik. Karakteristik ini menjadikannya pelarut dan reagen yang berharga dalam berbagai proses kimia.
