Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

  • 3-Oxetanone CAS:6704-31-0

    3-Oxetanone CAS:6704-31-0

    3-Oksetanon adalah keton siklik yang memiliki cincin oksana beranggota empat. Senyawa ini mengandung gugus karbonil yang berdekatan dengan atom oksigen, yang berkontribusi pada reaktivitasnya dan potensi aplikasinya dalam sintesis organik. Dikenal karena sifat strukturalnya yang unik, 3-oksetanon berfungsi sebagai zat perantara penting dalam produksi berbagai senyawa kimia, sehingga relevan di bidang seperti farmasi dan ilmu material.

     

  • 3-Chloro-10,11-dihydro-5H-dibenzo[b,f]azepine CAS:32943-25-2

    3-Chloro-10,11-dihydro-5H-dibenzo[b,f]azepine CAS:32943-25-2

    3-Kloro-10,11-dihidro-5H-dibenzo[b,f]azepin adalah senyawa organik heterosiklik yang termasuk dalam keluarga dibenzazepin. Senyawa ini memiliki atom klorin pada posisi 3 dan menunjukkan struktur bisiklik yang berkontribusi pada sifat kimia dan reaktivitasnya yang unik. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan senyawa aktif biologis.

     

  • 3-Aminokrotononitril CAS:1118-61-2

    3-Aminokrotononitril CAS:1118-61-2

    3-Aminokrotononitril adalah senyawa organik yang memiliki gugus siano dan gugus amino yang terikat pada kerangka krotononitril. Senyawa ini dicirikan oleh struktur tak jenuhnya, yang meningkatkan reaktivitasnya dalam berbagai proses kimia. 3-Aminokrotononitril menarik perhatian dalam sintesis organik karena potensi aplikasinya dalam pengembangan obat-obatan dan bahan kimia pertanian, di mana pengenalan gugus fungsional dapat secara signifikan memengaruhi aktivitas biologis.

     

  • 2-tert-Butil-4-metilfenol CAS:2409-55-4

    2-tert-Butil-4-metilfenol CAS:2409-55-4

    2-Tert-Butil-4-metilfenol, yang umumnya dikenal sebagai BHT (butilated hydroxytoluene), adalah senyawa organik aromatik yang dicirikan oleh gugus tert-butil dan gugus metil yang terikat pada cincin benzena. Senyawa ini dikenal luas karena sifat antioksidannya, yang membuatnya berguna dalam berbagai aplikasi. Karena kemampuannya untuk menghambat proses oksidasi, BHT terutama digunakan sebagai pengawet dalam produk makanan, kosmetik, dan farmasi.

     

  • 1-Etil-6-hidroksi-4-metil-2-okso-1,2-dihidropiridin-3-karbonitril CAS:28141-13-1

    1-Etil-6-hidroksi-4-metil-2-okso-1,2-dihidropiridin-3-karbonitril CAS:28141-13-1

    1-Etil-6-hidroksi-4-metil-2-okso-1,2-dihidropiridin-3-karbonitril adalah senyawa organik kompleks yang termasuk dalam keluarga dihidropiridin, yang dicirikan oleh kombinasi unik gugus fungsional termasuk gugus hidroksil, gugus karbonitril, dan gugus keto. Senyawa ini menunjukkan fitur struktural yang menonjol yang menjadikannya kandidat untuk berbagai reaksi kimia dan aplikasi dalam kimia medisinal. Fungsionalitasnya yang beragam menunjukkan potensi aktivitas biologis dan fleksibilitas dalam sintesis organik.

     

  • (R)-4-Fluorofenilglisin CAS:93939-74-3

    (R)-4-Fluorofenilglisin CAS:93939-74-3

    (R)-4-Fluorofenilglisin adalah turunan asam amino kiral yang memiliki atom fluorin tersubstitusi pada posisi para cincin fenil. Senyawa ini termasuk dalam kelas asam amino non-proteinogenik dan dicirikan oleh karbon asimetrisnya, yang memberikan sifat stereokimia yang signifikan. Karena strukturnya yang unik, (R)-4-fluorofenilglisin telah menarik minat dalam penelitian dan pengembangan farmasi, khususnya sebagai blok pembangun untuk berbagai senyawa bioaktif.

  • (S)-4-Fluorofenilglisin CAS:19883-57-9

    (S)-4-Fluorofenilglisin CAS:19883-57-9

    (S)(S)-4-Fluorofenilglisin adalah turunan asam amino kiral yang memiliki atom fluorin pada posisi para cincin fenil. Senyawa ini dicirikan oleh karbon asimetrisnya, menjadikannya entitas yang berharga dalam sintesis organik dan penelitian farmasi. (S)-4-Fluorofenilglisin berfungsi sebagai blok bangunan penting untuk sintesis senyawa bioaktif, khususnya dalam pengembangan obat yang menargetkan berbagai jalur biologis karena sifat strukturalnya yang unik.

     

  • 5-Asetil-3-kloro-10,11-dihidro-5H-dibenz[b,f]azepin CAS:25961-11-9

    5-Asetil-3-kloro-10,11-dihidro-5H-dibenz[b,f]azepin CAS:25961-11-9

    5-Asetil-3-kloro-10,11-dihidro-5H-dibenz[b,f]azepin adalah senyawa organik heterosiklik yang termasuk dalam keluarga dibenzazepin. Senyawa ini memiliki gugus asetil dan substituen klorin, yang berkontribusi pada sifat kimianya yang unik. Struktur senyawa ini memungkinkan reaktivitas yang signifikan, sehingga menarik untuk berbagai aplikasi sintetik, khususnya dalam kimia medisinal dan pengembangan obat.

     

  • Metil 2,2-difluoro-2-(fluorosulfonil)asetat CAS:680-15-9

    Metil 2,2-difluoro-2-(fluorosulfonil)asetat CAS:680-15-9

    Metil 2,2-difluoro-2-(fluorosulfonil)asetat adalah senyawa sintetik yang dicirikan oleh gugus fungsional unik dan struktur terfluorinasinya. Dengan rumus molekul C4H4F3O4S, senyawa ini memiliki dua atom fluorin yang terikat pada karbon yang berdekatan dengan gugus fluorosulfonil dan gugus fungsional ester. Senyawa ini terutama menarik dalam sintesis organik dan kimia medisinal karena potensi aplikasinya dalam pengembangan obat-obatan dan agrokimia baru. Sifat-sifatnya yang khas menjadikannya zat perantara yang berharga untuk menciptakan senyawa dengan aktivitas biologis yang ditingkatkan dan karakteristik material yang lebih baik.

  • trans-2,3-Dibromo-2-butena-1,4-diol CAS:3234-02-4

    trans-2,3-Dibromo-2-butena-1,4-diol CAS:3234-02-4

    trans-2,3-Dibromo-2-butena-1,4-diol adalah senyawa organik dengan rumus molekul C4H6Br2O2. Senyawa ini memiliki kerangka butena dengan dua atom bromin yang terikat pada atom karbon kedua dan ketiga serta gugus hidroksil (-OH) pada posisi pertama dan keempat. Senyawa ini berada dalam konfigurasi trans, yang memengaruhi sifat fisik dan kimianya. Senyawa ini memiliki aplikasi dalam sintesis organik, khususnya sebagai zat perantara dalam pembuatan berbagai senyawa kimia. Selain itu, fungsi diolnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam reaksi yang khas untuk alkohol, sehingga menjadikannya serbaguna baik dalam penelitian akademis maupun proses industri.

  • N,N-Dimetiletilamina CAS:598-56-1

    N,N-Dimetiletilamina CAS:598-56-1

    N,N-Dimetiletilamina adalah senyawa organik yang dikategorikan sebagai amina tersier, yang dicirikan oleh adanya dua gugus metil dan satu gugus etil yang terikat pada atom nitrogen. Dengan rumus kimia C5H13N, senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna dengan bau amina yang khas. Senyawa ini digunakan dalam berbagai aplikasi termasuk sintesis kimia, sebagai pelarut, dan sebagai zat perantara dalam produksi farmasi dan agrokimia. Sifat-sifatnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam reaksi penting dalam kimia organik, sehingga menjadikannya berharga di berbagai sektor industri.

  • N,N-Dimetilaminobutana CAS:598-56-1

    N,N-Dimetilaminobutana CAS:598-56-1

    N,N-Dimetilaminobutana adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai amina tersier, yang dicirikan oleh adanya dua gugus metil dan satu gugus butil yang terikat pada atom nitrogen. Dengan rumus kimia C6H15N, senyawa ini biasanya berupa cairan tidak berwarna dengan bau amina yang khas. Senyawa ini banyak digunakan di berbagai bidang, termasuk sintesis organik, farmasi, dan agrokimia. Strukturnya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang signifikan, menjadikannya zat perantara yang berharga untuk menghasilkan beragam produk kimia di berbagai sektor industri.