-
3-BROMOBENZHYDRAZIDE CAS:39115-96-3
3-Bromobenzhidrazida adalah senyawa organik yang dicirikan oleh rumus C7H8BrN3O. Senyawa ini memiliki struktur benzhidrazida dengan substituen bromin pada posisi 3 cincin aromatik. Dikenal karena reaktivitasnya, senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam berbagai reaksi kimia dan memiliki potensi aplikasi dalam kimia medisinal dan ilmu material.
-
1-Boc-2-isopropilhidrazin CAS:16689-35-3
1-Boc-2-isopropilhidrazin adalah senyawa organik dengan rumus kimia C₉H₁₈N₂O₂. Senyawa ini memiliki gugus hidrazin yang dilindungi oleh gugus Boc (tert-butoksikarbonil), bersama dengan substituen isopropil pada posisi 2. Senyawa ini dikenal karena kegunaannya dalam sintesis organik, khususnya dalam pembuatan senyawa yang mengandung nitrogen yang lebih kompleks.
-
(+)-1,4-DI-O-BENZYL-D-THREITOL CAS:91604-41-0
(+)−1,4-Di-O-benzil-D-treitol adalah senyawa organik kiral yang dicirikan oleh struktur alkohol gula dengan dua gugus benzil yang terikat pada fungsi hidroksilnya. Senyawa ini dikenal karena potensi aplikasinya dalam kimia organik sintetik dan farmasi, khususnya dalam pembuatan analog produk alami yang kompleks. Sifat stereokimianya memberikan signifikansi dalam sintesis asimetris dan transformasi kimia lainnya.
-
2-Klorobenzhidrazida CAS:5814-05-1
2-Klorobenzhidrazida adalah senyawa organik dengan rumus kimia C₇H₈ClN₃O. Senyawa ini terdiri dari struktur benzhidrazida yang disubstitusi dengan atom klorin pada posisi 2 cincin aromatik. Senyawa ini menarik perhatian di berbagai bidang, termasuk kimia dan farmakologi, karena reaktivitasnya yang serbaguna dan potensi aplikasinya dalam sintesis molekul aktif biologis lainnya.
-
1,1-Dibenzilhidrazin CAS:5802-60-8
1,1-Dibenzilhidrazin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C15H18N2. Senyawa ini terdiri dari inti hidrazin dengan dua gugus benzil yang terikat pada atom nitrogen. Senyawa ini terkenal karena potensi aplikasinya dalam berbagai sintesis kimia dan telah menarik minat karena reaktivitas dan sifat biologisnya yang unik, menjadikannya subjek penelitian dalam kimia medisinal dan ilmu material.
-
N,N'-DIBENZOYLHYDRAZINE CAS:787-84-8
N,N'-Dibenzoylhidrazin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C15H14N2O2. Senyawa ini termasuk dalam keluarga hidrazin dan memiliki dua gugus benzoil yang terikat pada kerangka hidrazin. Senyawa ini terutama digunakan dalam berbagai sintesis kimia dan telah menarik perhatian karena potensi aplikasinya di bidang farmasi dan ilmu material berkat sifat strukturalnya yang unik.
-
4-Bromoklorobenzena CAS:106-39-8
4-Bromoklorobenzena adalah senyawa aromatik dengan rumus molekul C₆H₄BrCl, yang terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi oleh atom bromin dan klorin pada posisi para. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan menunjukkan volatilitas sedang. Kelarutannya dalam air rendah tetapi larut dalam berbagai pelarut organik, sehingga bermanfaat dalam aplikasi sintesis. 4-Bromoklorobenzena berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam pembuatan obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan pewarna karena reaktivitasnya dalam reaksi substitusi elektrofilik dan kemampuannya untuk mengalami substitusi nukleofilik.
-
1-Kloroktadekana CAS:3386-33-2
1-Klorooktadekana adalah senyawa organik dengan rumus molekul C18H37Cl, yang diklasifikasikan sebagai alkil halida primer. Senyawa ini terdiri dari kerangka oktadekana yang memiliki atom klorin yang terikat pada karbon pertama. Cairan tak berwarna ini bersifat hidrofobik, menunjukkan kelarutan rendah dalam air tetapi larut dalam berbagai pelarut organik. Karena rantai karbonnya yang panjang, 1-klorooktadekana banyak digunakan dalam sintesis organik dan berfungsi sebagai zat perantara penting dalam produksi surfaktan, farmasi, dan agrokimia. Sifat kimianya yang unik menjadikannya berharga untuk penelitian dan aplikasi industri, khususnya dalam studi yang melibatkan reaksi substitusi nukleofilik.
-
ASAM HIDROBROMAT >33% DALAM ASAM ASETAT CAS:37348-16-6
Asam hidrobromik (HBr) adalah asam kuat yang terbentuk ketika gas hidrogen bromida larut dalam air, dan sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia karena reaktivitasnya yang tinggi. Ketika disiapkan dalam konsentrasi lebih dari 33% dalam asam asetat, ia membentuk larutan yang sangat pekat yang berfungsi sebagai reagen ampuh dalam sintesis organik. Campuran ini dapat digunakan untuk reaksi brominasi, di mana atom bromin dimasukkan ke dalam molekul organik. Kombinasi asam hidrobromik dan asam asetat meningkatkan sifat pelarut, memungkinkan pelarutan reaktan yang efisien dan memfasilitasi berbagai transformasi kimia di laboratorium dan lingkungan industri.
-
Isopropil 2-bromo-2-metilpropanoat CAS:51368-55-9
Isopropil 2-bromo-2-metilpropanoat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C₅H₁₁BrO₂. Senyawa ini termasuk dalam keluarga ester bromo dan memiliki struktur bercabang, dengan atom bromin terikat pada karbon kedua dari gugus 2-metilpropanoat. Senyawa ini biasanya berupa cairan bening pada suhu kamar dan larut dalam berbagai pelarut organik tetapi memiliki kelarutan terbatas dalam air. Isopropil 2-bromo-2-metilpropanoat berfungsi sebagai zat perantara yang berharga dalam sintesis organik, khususnya untuk reaksi substitusi nukleofilik dan produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus lainnya.
-
2-FLUOROBENZOTRICHLORIDE CAS:488-98-2
2-Fluorobenzotriklorida adalah senyawa aromatik yang ditandai dengan adanya atom fluorin dan tiga substituen klorin yang terikat pada cincin benzena. Dengan rumus kimia C₇H₄Cl₃F, senyawa ini tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi bahan kimia pertanian, farmasi, dan bahan kimia khusus. Karena kombinasi unik gugus halogenasinya, 2-fluorobenzotriklorida menunjukkan reaktivitas yang luar biasa, menjadikannya reagen serbaguna untuk berbagai transformasi kimia, termasuk substitusi aromatik elektrofilik dan reaksi nukleofilik.
-
2,6-Diklorobenzal klorida CAS:81-19-6
2,6-Diklorobenzal klorida adalah senyawa aromatik penting yang ditandai dengan adanya dua atom klorin pada cincin benzena dan gugus fungsional formil klorida. Rumus kimianya adalah C₇H₄Cl₂O, dan tampak sebagai cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau menyengat. Senyawa ini terutama digunakan dalam sintesis organik sebagai blok bangunan serbaguna untuk pembuatan berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus. Karena sifat reaktifnya, khususnya sebagai elektrofil, 2,6-diklorobenzal klorida memainkan peran penting dalam berbagai transformasi kimia, sehingga berharga baik dalam lingkungan akademis maupun industri.
