Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 3-KLORO-2-HIDRAZINO-1,2-DIHIDROPIRAZIN HIDROKLORIDA CAS:63286-28-2

    3-KLORO-2-HIDRAZINO-1,2-DIHIDROPIRAZIN HIDROKLORIDA CAS:63286-28-2

    3-Kloro-2-hidrazino-1,2-dihidropirazin hidroklorida adalah senyawa heterosiklik yang memiliki cincin dihidropirazin dengan substituen hidrazin dan atom klorin pada posisi 3. Senyawa ini menarik dalam kimia medisinal karena potensi aktivitas biologisnya dan reaktivitas yang ditawarkan oleh gugus fungsional hidrazin dan kloro. Sebagai garam hidroklorida, senyawa ini menunjukkan kelarutan yang lebih baik dalam larutan berair, yang meningkatkan kegunaannya dalam berbagai reaksi dan aplikasi kimia. Penelitian menunjukkan bahwa turunan dari senyawa ini mungkin memiliki sifat antitumor atau antimikroba, sehingga berharga untuk penemuan dan pengembangan obat.

  • PROPIL BENZOAT CAS:2315-68-6

    PROPIL BENZOAT CAS:2315-68-6

    Propil benzoat adalah senyawa organik yang diklasifikasikan sebagai ester, terbentuk melalui reaksi propanol dan asam benzoat. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan aroma yang menyenangkan, sering digunakan dalam industri wewangian dan penyedap rasa. Propil benzoat tidak hanya berfungsi sebagai pelarut tetapi juga sebagai plasticizer, meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan berbagai material. Sifat kelarutannya yang menguntungkan membuatnya dapat diaplikasikan dalam formulasi kosmetik dan produk makanan. Selain itu, karena toksisitasnya yang rendah, propil benzoat dianggap aman untuk digunakan dalam banyak aplikasi konsumen.

  • Asam 2,4-Diklorofenoksibutirat CAS:94-82-6

    Asam 2,4-Diklorofenoksibutirat CAS:94-82-6

    Asam 2,4-diklorofenoksibutirat (2,4-DB) adalah herbisida sintetis yang termasuk dalam keluarga asam fenoksialkanoat. Senyawa ini terutama digunakan karena aksi selektifnya terhadap gulma berdaun lebar tanpa membahayakan tanaman rumput, sehingga sangat berharga dalam praktik pertanian. Senyawa ini memiliki dua substituen klorin pada posisi 2 dan 4 pada cincin fenil, yang meningkatkan aktivitas herbisidanya. 2,4-DB sering digunakan dalam pengelolaan berbagai tanaman, termasuk serealia dan padang rumput, karena efisiensi dan efektivitasnya. Memahami mekanisme dan dampak lingkungannya sangat penting untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam pertanian berkelanjutan.

  • (3-BROMOFENIL)ASAM ASETAT METIL ESTER CAS:150529-73-0

    (3-BROMOFENIL)ASAM ASETAT METIL ESTER CAS:150529-73-0

    (3-Bromofenil)asam asetat metil ester, juga dikenal sebagai metil 3-bromofenilasetat, adalah senyawa organik yang memiliki cincin fenil terbrominasi yang terikat pada gugus asam asetat melalui ikatan ester. Senyawa ini penting dalam kimia organik sintetik sebagai zat perantara untuk sintesis berbagai obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Kehadiran atom bromin meningkatkan reaktivitasnya, sehingga cocok untuk modifikasi kimia lebih lanjut. Selain itu, (3-bromofenil)asam asetat metil ester dipelajari karena potensi aktivitas biologisnya, yang berkontribusi pada relevansinya dalam kimia medisinal dan meningkatnya minat dalam pengembangan obat.

  • ASAM 4-N-BUTOXYPHENYLACETIC CAS:1658-42-0

    ASAM 4-N-BUTOXYPHENYLACETIC CAS:1658-42-0

    Asam 4-N-butoksifenilasetat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya gugus butoksi yang terikat pada cincin fenil, bersama dengan bagian asam asetat. Senyawa ini telah menarik minat dalam kimia medisinal dan farmasi karena potensi sifat antiinflamasi dan analgesiknya. Fitur struktural unik dari asam 4-N-butoksifenilasetat meningkatkan aktivitas biologisnya, menjadikannya kandidat yang berharga untuk pengembangan obat. Penelitian terhadap senyawa ini berfokus pada pemahaman mekanisme kerjanya dan mengeksplorasi potensi terapeutiknya, khususnya dalam pengobatan nyeri dan gangguan inflamasi.

  • ASAM 4-NITROBENZOAT KALIUM GARAM CAS:15922-01-7

    ASAM 4-NITROBENZOAT KALIUM GARAM CAS:15922-01-7

    Garam kalium asam 4-nitrobenzoat, yang sering disebut sebagai kalium 4-nitrobenzoat, adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai garam yang berasal dari asam 4-nitrobenzoat dan kalium hidroksida. Senyawa ini dicirikan oleh gugus nitro yang terikat pada turunan asam benzoat, menjadikannya reagen yang berguna dalam berbagai aplikasi kimia. Kalium 4-nitrobenzoat digunakan dalam sintesis obat-obatan, agrokimia, dan pewarna karena sifat kimianya yang unik. Kelarutannya dalam air meningkatkan kegunaannya dalam proses laboratorium dan industri, sementara stabilitasnya memungkinkan kinerja yang andal dalam berbagai jalur sintesis.

  • BIOTINAMIDOCAPROYL HYDRAZIDE CAS:109276-34-8

    BIOTINAMIDOCAPROYL HYDRAZIDE CAS:109276-34-8

    Biotinamidokaproil hidrazida adalah senyawa biokonjugat yang menggabungkan biotin, kofaktor vital dalam berbagai proses metabolisme, dengan gugus hidrazida. Senyawa ini dikenal karena kemampuannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan avidin atau streptavidin, sehingga memfasilitasi aplikasi pengiriman dan deteksi yang ditargetkan dalam penelitian dan diagnostik biokimia. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini berfungsi sebagai penghubung yang efektif dalam berbagai uji dan studi biokimia yang melibatkan protein dan asam nukleat.

  • 4-Amino-3-hidrazino-1,2,4-triazol-5-tiol CAS:1750-12-5

    4-Amino-3-hidrazino-1,2,4-triazol-5-tiol CAS:1750-12-5

    4-Amino-3-hidrazino-1,2,4-triazol-5-tiol adalah senyawa heterosiklik yang dicirikan oleh adanya gugus fungsi amino dan hidrazino, serta gugus tiol. Turunan triazol ini telah menarik perhatian di berbagai bidang kimia karena potensi aktivitas biologis dan aplikasinya dalam bidang farmasi. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, sehingga menjadikannya serbaguna dalam kimia sintetik.

     

  • 4-(TRIFLUOROMETHYL)BENZHYDRAZIDE CAS:339-59-3

    4-(TRIFLUOROMETHYL)BENZHYDRAZIDE CAS:339-59-3

    4-(Trifluorometil)benz hidrazida adalah senyawa organik yang memiliki gugus trifluorometil yang terikat pada kerangka benzhidrazida. Senyawa ini sangat menarik di bidang kimia medisinal karena adanya gugus trifluorometil yang meningkatkan lipofilisitas dan stabilitas metabolisme. Strukturnya memungkinkan berbagai substitusi, sehingga serbaguna untuk transformasi kimia lebih lanjut. Senyawa ini biasanya diwakili oleh rumus molekul C8H8F3N3O dan dikenal karena potensi aplikasinya dalam pengembangan farmasi dan formulasi agrokimia.

     

  • N-VALERALDEHIDA 2,4-DINITROFENILHIDRAZON CAS:2057-84-3

    N-VALERALDEHIDA 2,4-DINITROFENILHIDRAZON CAS:2057-84-3

    N-Valeraldehida 2,4-Dinitrophenylhidrazon adalah senyawa kimia yang terbentuk dari reaksi valeraldehida dan 2,4-dinitrophenylhidrazin. Padatan kristal kuning ini umumnya digunakan dalam kimia organik sebagai pereaksi untuk senyawa karbonil. Pembentukannya menunjukkan adanya aldehida atau keton, menjadikannya alat yang berharga dalam analisis kualitatif dan karakterisasi berbagai molekul organik.

     

  • karbonil sianida fenilhidrazon CAS:306-18-3

    karbonil sianida fenilhidrazon CAS:306-18-3

    Karbonil sianida fenilhidrazon (CCPH) adalah senyawa organik yang berasal dari reaksi kondensasi antara senyawa karbonil dan fenilhidrazin dengan adanya sianida. Senyawa ini biasanya berbentuk padatan kristal dan memiliki rumus molekul C8H6N2O. CCPH terkenal karena kemampuannya membentuk hidrazon, yang merupakan zat perantara utama dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini terutama dikenal karena aplikasinya dalam penelitian biokimia dan pengembangan obat karena aktivitas biologisnya dan interaksinya dengan proses seluler.

  • Kolin hidroksida CAS:123-41-1

    Kolin hidroksida CAS:123-41-1

    Kolin hidroksida adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai sumber kolin, nutrisi penting yang terlibat dalam berbagai proses biologis. Cairan tidak berwarna hingga kuning muda ini merupakan basa kuat dan sering digunakan dalam bentuk larutan berairnya. Kolin memainkan peran penting dalam neurotransmisi, metabolisme lipid, dan sintesis fosfatidilkolin, sehingga kolin hidroksida sangat berharga baik dalam aplikasi nutrisi maupun industri.