-
Tapso Sodium CAS:105140-25-8 Harga Produsen
Asam 3-[N-Tris(hidroksimetil)metilamino]-2-hidroksipropanasulfonat,IniSA adalah zat penyangga zwitterionik dalam bentuk garam natrium. Zat ini umumnya digunakan dalam eksperimen biokimia dan biologi molekuler untuk menjaga pH larutan tetap stabil.It Senyawa ini sangat larut dalam air dan memiliki pKa yang mendekati pH fisiologis, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi seperti pemurnian protein, pengujian enzim, kultur sel, dan elektroforesis. Struktur kimianya yang unik dan kompatibilitasnya dengan sistem biologis menjadikannya komponen penting dalam berbagai protokol laboratorium.
-
Garam di(tris) 4-nitrofenil fosfat CAS:68189-42-4
Garam 4-nitrofenil fosfat di(tris) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biokimia dan diagnostik. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai substrat untuk pengujian enzim alkalin fosfatase. Garam ini, ketika dihidrolisis oleh alkalin fosfatase, menghasilkan produk berwarna kuning yang dapat dengan mudah diukur secara spektrofotometri. Reaksi ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk uji imunosorben terkait enzim (ELISA) dan deteksi aktivitas fosfatase. Intensitas warna kuning berbanding lurus dengan aktivitas enzim, memungkinkan kuantifikasi akurat kadar alkalin fosfatase dalam sampel biologis. Garam 4-nitrofenil fosfat di(tris) stabil, larut dalam air, dan sangat sensitif, menjadikannya pilihan populer untuk pengujian enzim dalam penelitian biologi dan medis.
-
Nitrotetrazolium biru klorida CAS:298-83-9
Nitrotetrazolium biru klorida, juga dikenal sebagai NBT atau NBT-Cl, adalah senyawa kimia yang umum digunakan dalam pengujian biologi dan biokimia. Senyawa ini berupa bubuk kristal berwarna kuning pucat yang larut dalam air.
NBT sering digunakan sebagai indikator untuk mendeteksi keberadaan radikal superoksida atau enzim yang menghasilkannya. NBT mengalami perubahan warna ketika direduksi oleh radikal superoksida, berubah dari kuning menjadi endapan formazan biru tua. Reaksi ini sering dimanfaatkan dalam eksperimen untuk mempelajari stres oksidatif, respirasi seluler, dan aktivitas enzim.
NBT umumnya digunakan dalam berbagai teknik, seperti reduksi nitroblue tetrazolium, untuk memvisualisasikan produksi superoksida dalam sel dan jaringan. Senyawa ini juga telah digunakan dalam imunohistokimia dan histokimia untuk mendeteksi dan melokalisasi enzim dan komponen seluler lainnya.
-
NSP-AS CAS:211106-69-3 Harga Pabrikan
Senyawa 3-[9-(((3-(karboksipropil)[4-Metksifenil]sulfonil)aMine)karboksil]-10-akridiniuMyl)-1-propanesulfonat garam dalam adalah molekul kompleks yang terdiri dari gugus akridinium yang terikat pada garam dalam propanesulfonat. Senyawa ini mengandung gugus karboksipropil, gugus 4-Metksifenilsulfonil, dan gugus amina. Senyawa ini kemungkinan disintesis untuk aplikasi spesifik di bidang seperti kimia, farmasi, atau penelitian.
Selain itu, NAC telah menunjukkan potensi dalam mendukung kesehatan hati dengan membantu menghilangkan zat-zat beracun, seperti asetaminofen, obat pereda nyeri yang umum digunakan. NAC juga mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kerusakan hati yang disebabkan oleh konsumsi alkohol.
Selain sifat antioksidan dan dukungan pernapasannya, NAC juga telah diteliti potensi manfaatnya untuk kesehatan mental. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa NAC mungkin memiliki dampak positif pada gangguan suasana hati, seperti depresi dan gangguan obsesif-kompulsif (OCD).
-
L-Leusin p-nitroanilida hidroklorida CAS:16010-98-3
L-Leusin p-nitroanilida hidroklorida adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok turunan p-nitroanilida. Senyawa ini berupa bubuk kristal berwarna putih hingga putih kekuningan yang umum digunakan dalam penelitian biokimia dan pengujian enzim.
L-Leusin p-nitroanilida hidroklorida sering digunakan sebagai substrat untuk mengukur aktivitas enzim seperti protease dan peptidase. Ketika enzim-enzim ini memecah L-Leusin p-nitroanilida hidroklorida, ia melepaskan p-nitroanilin, yang dapat dideteksi secara spektrofotometri. Laju perubahan warna berbanding lurus dengan aktivitas enzimatik, sehingga memungkinkan kuantifikasi aktivitas enzim dalam sampel biologis.
Senyawa ini larut dalam air dan dapat dengan mudah dilarutkan dalam larutan penyangga yang sesuai untuk digunakan dalam uji enzimatik. Penting untuk menyimpan L-Leusin p-nitroanilida hidroklorida di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga stabilitasnya.
-
Guanidin Tiosianat Sulfat CAS:593-84-0
Guanidin tiosianat sulfat adalah senyawa kimia yang berasal dari ion guanidin, tiosianat, dan sulfat. Senyawa ini umum digunakan dalam penelitian biologi molekuler dan biokimia sebagai agen chaotropik.
Guanidin tiosianat sulfat sering digunakan dalam protokol isolasi DNA dan RNA untuk merusak membran sel dan mendenaturasi protein, sehingga memungkinkan ekstraksi asam nukleat yang efisien. Senyawa ini membantu melarutkan DNA dan RNA, memungkinkan isolasi dan pemurniannya dari berbagai sampel biologis.
Karena sifat chaotropiknya, guanidin tiosianat sulfat membantu memecah ikatan hidrogen dan interaksi non-kovalen lainnya, sehingga memudahkan pemisahan asam nukleat dari protein, lipid, dan komponen seluler lainnya. Senyawa ini juga membantu menghambat aktivitas RNase, memastikan integritas dan kemurnian asam nukleat yang diekstrak..
-
BCIP-Toluidin)5-Bromo-4-kloro-3-indolilfosfat-garam p-toluidin CAS:6578-06-9
BCIP-Toluidine, juga dikenal sebagai garam 5-Bromo-4-chloro-3-indolylphosphate-p-toluidine, adalah senyawa kimia yang umum digunakan dalam penelitian biologi molekuler dan biokimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai substrat dalam uji imunosorben terkait enzim (ELISA) atau teknik pewarnaan imunohistokimia untuk mendeteksi aktivitas alkalin fosfatase.
Ketika BCIP-Toluidine dipecah oleh fosfatase alkali, ia mengalami reaksi perubahan warna, menghasilkan endapan biru-ungu. Reaksi ini memungkinkan visualisasi dan kuantifikasi aktivitas fosfatase alkali dalam sampel. Intensitas warna dapat diukur secara spektrofotometri dan berbanding lurus dengan aktivitas enzim.
Penggunaan BCIP-Toluidine sebagai substrat sangat umum dalam aplikasi yang melibatkan pelabelan DNA atau RNA, seperti hibridisasi in situ (ISH) atau Southern dan Northern blotting. Metode ini memberikan cara yang andal dan sensitif untuk mendeteksi keberadaan asam nukleat target dalam sampel.
-
3-Aminoftalhidrazida CAS:521-31-3
3-Aminophthalhydrazide adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C8H8N2O. Senyawa ini disebut sebagai turunan aminohidrazida dari asam ftalat. Senyawa ini terdiri dari kerangka asam ftalat dengan dua atom hidrogen yang digantikan oleh gugus amino dan gugus hidrazin.
3-Aminoftalhidrazida memiliki berbagai aplikasi di bidang kimia organik dan kedokteran. Senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan awal dalam sintesis berbagai senyawa farmasi dan pewarna. Selain itu, senyawa ini sering digunakan dalam pembuatan basa Schiff, yang merupakan zat perantara penting dalam sintesis organik.
-
4-Aminoantipyrine CAS:83-07-8
4-Aminoantipyrine, juga dikenal sebagai aminoantipyrine atau aminopyrine, adalah senyawa organik sintetis. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai reagen dalam kimia analitik dan industri farmasi. Struktur kimianya terdiri dari cincin aromatik dengan gugus amino (NH2) dan gugus pirazolon, menjadikannya senyawa serbaguna untuk berbagai aplikasi.
Dalam kimia analitik, 4-Aminoantipyrine banyak digunakan sebagai reagen kromogenik dalam uji kolorimetri. Senyawa ini bereaksi dengan zat-zat tertentu, seperti fenol dan peroksida, untuk membentuk kompleks berwarna yang dapat diukur secara spektrofotometri. Sifat ini membuatnya berguna dalam berbagai uji, termasuk penentuan enzim seperti peroksidase, glukosa, dan amilase.
Dalam industri farmasi, 4-Aminoantipyrine secara historis telah digunakan sebagai obat analgesik dan antipiretik. .
-
TAPS-NA CAS:91000-53-2 Harga Pabrikan
Garam natrium asam N-[Tris(hidroksimetil)metil]-3-aminopropanasulfonat, juga dikenal sebagai TAPS-Na, adalah senyawa kimia yang umum digunakan sebagai agen penyangga dalam berbagai aplikasi biologi dan biokimia. Senyawa ini merupakan senyawa zwitterionik, artinya memiliki muatan positif dan negatif, yang membantu menjaga pH stabil dalam larutan.
TAPS-Na memiliki rentang pH sekitar 7,7 hingga 9,1, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan lingkungan pH yang sedikit basa. Larutan ini sering digunakan dalam penelitian protein dan enzim, serta dalam teknik biologi molekuler seperti elektroforesis gel dan pengurutan DNA.
Sebagai garam natrium, TAPS-Na sangat larut dalam air, yang memungkinkan persiapan larutan penyangga dengan mudah. Senyawa ini dikenal karena toksisitasnya yang rendah dan gangguan minimal terhadap molekul biologis, menjadikannya pilihan yang disukai untuk banyak eksperimen.
-
5,5-Ditiobis(2-nitrobenzoat) CAS:69-78-3
5,5-Dithiobis(2-nitrobenzoic acid), juga dikenal sebagai DTNB atau reagen Ellman, adalah senyawa kimia yang umum digunakan dalam penelitian biokimia dan farmasi. Senyawa ini berupa bubuk kristal berwarna kuning yang sangat larut dalam air dan pelarut organik.
DTNB terutama digunakan untuk mengukur konsentrasi gugus sulfhidril (-SH) dalam protein dan peptida. Senyawa ini bereaksi dengan tiol, menghasilkan pembentukan disulfida campuran dan melepaskan 2-nitro-5-tiobenzoat, yang memiliki warna kuning yang dapat diukur secara spektrofotometri. Dengan mengukur intensitas warna kuning, dimungkinkan untuk memperkirakan konsentrasi tiol dalam sampel. Teknik ini sering digunakan untuk mempelajari interaksi protein-protein, pelipatan protein, dan reaksi enzimatik yang melibatkan gugus tiol.
Selain untuk kuantifikasi tiol, DTNB telah digunakan dalam aplikasi lain, seperti mengevaluasi keadaan redoks sel, mempelajari stabilitas senyawa logam-sulfur, dan mengukur aktivitas berbagai enzim.
-
FENOLFTALEIN MONOPOSFAT BIS(SIKLOHEKSILAMMONIUM) GARAM CAS:14815-59-9
Garam disikloheksilamonium fenolftalein monofosfat adalah senyawa kimia yang berasal dari fenolftalein, indikator pH yang umum digunakan di laboratorium. Bentuk garam disikloheksilamonium dari fenolftalein monofosfat sering digunakan sebagai reagen analitik dalam penelitian biokimia dan biologi molekuler. Senyawa ini terutama digunakan dalam eksperimen atau pengujian untuk mendeteksi dan mengukur keberadaan enzim tertentu, termasuk enzim yang terlibat dalam hidrolisis ATP (adenosin trifosfat) atau aktivitas fosfatase. Sifatnya yang unik menjadikannya alat yang berguna dalam investigasi ilmiah yang berkaitan dengan kinetika enzim dan proses seluler..
