-
Iridium(III) asetat CAS:15635-87-7
Iridium(III) asetat, dengan rumus kimia Ir(CH3COO)3, adalah senyawa kimia yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan penelitian. Senyawa ini berupa padatan berwarna kuning cerah yang larut dalam pelarut polar. Iridium(III) asetat dikenal karena stabilitas dan kimia koordinasinya yang unik, menjadikannya alat yang berharga dalam sintesis material dan katalis yang mengandung iridium. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis organik sebagai katalis untuk berbagai reaksi kimia, khususnya dalam produksi bahan kimia halus dan farmasi. Selain itu, iridium(III) asetat juga dimanfaatkan dalam bidang ilmu material, di mana ia digunakan dalam pengembangan material canggih dan nanoteknologi.
-
Iridium(IV) oksida CAS:12030-49-8
Iridium(IV) oksida adalah senyawa kimia dengan rumus IrO2. Senyawa ini berupa padatan hitam yang tidak larut dalam air. Iridium(IV) oksida termasuk dalam kelompok logam platinum dan dikenal karena titik lelehnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap korosi. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia, dan memiliki aplikasi di bidang elektrokimia, di mana ia digunakan dalam produksi elektroda untuk elektrolisis dan proses lainnya.
-
Iridium(IV) klorida CAS:10025-97-5
Iridium(IV) klorida, dengan rumus kimia IrCl4, adalah senyawa kimia yang umum digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan penelitian. Senyawa ini berupa padatan berwarna coklat tua yang larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Iridium(IV) klorida termasuk dalam kelompok logam platinum dan dikenal karena titik leleh dan stabilitasnya yang tinggi. Senyawa ini sering digunakan sebagai katalis dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi bahan kimia halus dan farmasi. Selain itu, iridium(IV) klorida juga dimanfaatkan dalam bidang ilmu material, di mana ia digunakan dalam pengembangan material canggih dan nanoteknologi.
-
Rhodium (II) oktanoat dimer CAS:73482-96-9
Dimer rhodium(II) oktanoat adalah kompleks organometalik yang terdiri dari dua pusat rhodium yang terkoordinasi melalui ligan rantai karbon delapan. Senyawa ini memiliki konfigurasi planar persegi yang terdistorsi pada setiap atom logam.
-
Iridium(III) klorida hidrat CAS:14996-61-3
Iridium klorida (III) terhidrat, dengan rumus IrCl3·xH2O, adalah senyawa yang mengandung molekul air dalam strukturnya. Senyawa ini berupa padatan merah tua yang larut dalam air dan pelarut polar. Iridium (III) klorida hidrat dikenal karena stabilitas dan kimia koordinasinya yang unik, menjadikannya alat yang berharga untuk sintesis material dan katalis yang mengandung iridium. Dalam sintesis organik, senyawa ini sering digunakan sebagai katalis untuk berbagai reaksi kimia, terutama dalam produksi bahan kimia halus dan farmasi.
-
Iridium(III) 2,4-pentanedionat CAS:15635-87-7
Asam iridium (III) 2,4-glutarat, juga dikenal sebagai iridium (III) tri(2,4-glutarat), adalah kompleks koordinasi dengan rumus Ir(C5H7O2)3. Senyawa ini berupa padatan berwarna kuning cerah yang umum digunakan sebagai prekursor untuk sintesis material dan katalis yang mengandung iridium. Senyawa ini dikenal karena stabilitas termalnya dan sering digunakan dalam produksi film tipis dan pelapis untuk berbagai aplikasi dalam ilmu material dan elektronik.
-
Iridium(IV) klorida dihidroklorida CAS:16941-92-7
Iridium(IV) klorida dihidroklorida adalah senyawa kimia dengan rumus IrCl4·2HCl. Senyawa ini berupa padatan berwarna hijau kekuningan yang larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai katalis dalam reaksi sintesis organik, khususnya dalam hidrogenasi alkena dan alkuna. Senyawa ini juga digunakan sebagai prekursor untuk sintesis senyawa iridium lainnya.
-
Iridat(3-),heksabromo-, trinatrium, (OC-6-11)- (9CI) CAS:52352-03-1
Iridat(3-), heksabromo-, trinatrium, (OC-6-11)- (9CI) adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelas iridat. Senyawa ini mengandung tiga atom natrium dan satu atom oksigen dalam struktur molekulnya. Berat molekul zat ini sekitar 584,7 g/mol dengan nomor CAS [CAS:17790-72-7]. Formulasi spesifik ini telah banyak digunakan di berbagai industri karena sifat dan fungsinya yang unik.
-
Iridium tetraiodida CAS:7790-45-6
Iridium tetraiodida, dengan rumus kimia IrI4, adalah senyawa kimia yang terdiri dari atom iridium dan iodin. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna cokelat gelap dan terkenal karena aplikasinya dalam berbagai bidang kimia dan penelitian karena sifat-sifatnya yang unik.
Iridium tetraiodida terutama digunakan sebagai katalis dalam sintesis organik, memainkan peran penting dalam pembuatan molekul organik kompleks. Sifat katalitiknya memungkinkan sintesis senyawa penting secara efisien dan selektif, menjadikannya alat yang berharga di bidang sintesis kimia. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam produksi bahan kimia khusus, termasuk zat perantara farmasi dan bahan kimia halus.
-
Ammonium heksakloroiridat(IV) CAS:16940-92-4
Ammonium heksakloroiridat(IV) adalah senyawa kimia dengan rumus (NH4)2[IrCl6]. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning yang larut dalam air. Senyawa ini umum digunakan dalam penelitian kimia dan sebagai prekursor untuk sintesis senyawa iridium lainnya.
-
Dimer kloro(1,5-siklooktadiena)iridium(I) CAS:12112-67-3
Kloro(1,5-siklooktadiena)iridium(I) dimer, juga dikenal sebagai IrCl(COD)2, adalah senyawa kimia yang memiliki struktur dimerik atom iridium yang terkoordinasi dengan ligan 1,5-siklooktadiena dan atom klorin. Senyawa ini berupa padatan kristal kekuningan dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi kimia dan penelitian karena sifat-sifatnya yang unik.
-
Karboniltris(trifenilfosfin)rhodium(I)hidrida CAS:17185-29-4
Karboniltris(trifenilfosfin)rhodium(I) hidrida, juga dikenal sebagai CTPRH atau katalis Wilkinson, adalah senyawa organometalik dengan rumus RhCl(PPh3)3. Senyawa ini mengandung ion Rh(I) pusat yang terikat pada ligan CO, PPh3, dan atom H. Molekul ini memiliki geometri tetrahedral di sekitar pusat Rh karena lingkungan koordinasinya.
