Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 1,2-Benzisoxazole-3-methanesulfonic acid sodium salt CAS:73101-64-1

    1,2-Benzisoxazole-3-methanesulfonic acid sodium salt CAS:73101-64-1

    Garam natrium asam 1,2-benzisoksazol-3-metanasulfonat adalah senyawa kimia serbaguna yang dikenal karena aplikasinya yang luas. Dengan sifat-sifat uniknya, senyawa ini digunakan dalam penelitian farmasi, ilmu material, dan sintesis kimia, menjadikannya komponen penting dalam beragam proses industri dan ilmiah.

  • (2R,3R,4R,5S,6S)-2-(asetoksimetil)-6-(3-((5-(4-fluorofenil)tiofen-2-il)metil)-4-metilfenil)tetrahidro-2H-piran-3,4,5-triiltriasetat CAS:866607-35-4

    (2R,3R,4R,5S,6S)-2-(asetoksimetil)-6-(3-((5-(4-fluorofenil)tiofen-2-il)metil)-4-metilfenil)tetrahidro-2H-piran-3,4,5-triiltriasetat CAS:866607-35-4

    “(2R,3R,4R,5S,6S)-2-(acetoxymethyl)-6-(3-((5-(4-fluorophenyl)thiophen-2-yl)methyl)-4-methylphenyl)tetrahydro-2H-pyran-3,4,5-triyltriacetate adalah senyawa kimia dengan potensi aplikasi farmasi.”

  • L-Tirosin CAS:60-18-4

    L-Tirosin CAS:60-18-4

    L-Tirosin adalah asam amino non-esensial yang sangat penting untuk produksi neurotransmiter, sintesis hormon tiroid, dan fungsi fisiologis secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai prekursor dopamin, epinefrin, norepinefrin, dan hormon tiroid, L-tirosin memainkan peran vital dalam pengaturan suasana hati, respons terhadap stres, dan proses metabolisme. Struktur molekulnya dan keterlibatannya dalam berbagai jalur metabolisme menggarisbawahi signifikansinya dalam mendukung beragam fungsi fisiologis.

  • metil 4-oxo-3,4-dihidrokuinazolin-7-karboksilat CAS:313535-84-1

    metil 4-oxo-3,4-dihidrokuinazolin-7-karboksilat CAS:313535-84-1

    Metil 4-oxo-3,4-dihidrokuinazolin-7-karboksilat merupakan blok pembangun yang berharga dalam sintesis organik, dikenal karena perannya dalam pembuatan berbagai senyawa farmasi. Inti kuinazolin yang unik dan fungsi karboksilat pada senyawa ini menjadikannya zat perantara penting untuk kimia medisinal dan pengembangan obat. Dengan kemurnian dan konsistensi yang tinggi, senyawa ini berfungsi sebagai dasar yang andal untuk pembuatan molekul aktif secara biologis.

  • L-Triptofan CAS:73-22-3

    L-Triptofan CAS:73-22-3

    L-Tryptophan adalah asam amino esensial yang sangat penting untuk sintesis protein, produksi serotonin, dan fungsi metabolisme secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai salah satu dari sembilan asam amino esensial, L-tryptophan tidak dapat disintesis oleh tubuh dan harus diperoleh melalui sumber makanan atau suplemen. Struktur molekulnya dan perannya dalam mendukung pengaturan suasana hati, kualitas tidur, dan sintesis neurotransmiter menjadikannya sangat penting untuk berbagai proses fisiologis.

  • L-Serin CAS:56-45-1

    L-Serin CAS:56-45-1

    L-Serin adalah asam amino non-esensial yang sangat penting untuk biosintesis protein, fosfolipid, dan fungsi fisiologis secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai prekursor molekul penting lainnya, L-serin memainkan peran vital dalam pensinyalan sel, produksi neurotransmiter, dan modulasi sistem kekebalan tubuh. Struktur molekulnya dan keterlibatannya dalam berbagai jalur metabolisme menggarisbawahi signifikansinya dalam mendukung beragam fungsi fisiologis.

  • Polivinil alkohol CAS:25213-24-5

    Polivinil alkohol CAS:25213-24-5

    Polivinil alkohol (PVA) adalah polimer sintetis yang larut dalam air dan terkenal karena keserbagunaannya dan berbagai aplikasinya. Polimer yang dapat terurai secara hayati dan tidak beracun ini diproduksi melalui hidrolisis polivinil asetat, menghasilkan material dengan sifat pembentuk film, perekat, dan pengemulsi yang sangat baik. Struktur molekuler dan karakteristik kimia PVA menjadikannya komponen penting dalam industri seperti perekat, tekstil, produksi kertas, dan sebagai komponen dalam berbagai pelapis dan film.

  • (1S,5R,6S)-Etil5-(pentan-3-il-oksi)-7-oksa-bisiklo[4.1.0]hept-3-ena-3-karboksilat CAS:204254-96-6

    (1S,5R,6S)-Etil5-(pentan-3-il-oksi)-7-oksa-bisiklo[4.1.0]hept-3-ena-3-karboksilat CAS:204254-96-6

    (1S,5R,6S)-Etil 5-(pentan-3-il-oksi)-7-oksa-bisiklo[4.1.0]hept-3-ena-3-karboksilat adalah senyawa multifungsi yang dikenal karena aplikasinya yang serbaguna. Dengan karakteristik struktural yang berbeda, senyawa ini digunakan dalam sintesis organik, penelitian farmasi, dan ilmu material, menjadikannya komponen penting dalam berbagai proses ilmiah dan industri.

  • L-Valin CAS:72-18-4

    L-Valin CAS:72-18-4

    L-Valine adalah asam amino rantai bercabang (BCAA) esensial yang sangat penting untuk sintesis protein, metabolisme otot, dan fungsi fisiologis secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai salah satu dari sembilan asam amino esensial, L-valine tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh melalui sumber makanan atau suplemen. Struktur molekulnya dan perannya dalam mendukung jaringan otot, produksi energi, dan fungsi kognitif menggarisbawahi signifikansinya dalam berbagai proses metabolisme.

  • L-Treonin CAS:72-19-5

    L-Treonin CAS:72-19-5

    L-Treonin adalah asam amino esensial yang sangat penting untuk sintesis protein, fungsi kekebalan tubuh, dan proses metabolisme secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai salah satu dari sembilan asam amino esensial, L-treonin tidak dapat disintesis oleh tubuh dan harus diperoleh melalui sumber makanan atau suplemen. Struktur molekulnya dan perannya dalam mendukung perbaikan jaringan, produksi antibodi, dan kesehatan neurologis menjadikannya sangat penting untuk berbagai fungsi fisiologis.

  • L-Lisin HCL/Basa/Asetat CAS:56-87-1

    L-Lisin HCL/Basa/Asetat CAS:56-87-1

    L-Lisin, tersedia dalam bentuk L-Lisin HCl (hidroklorida), L-Lisin basa, dan L-Lisin asetat, adalah asam amino esensial yang sangat penting untuk sintesis protein, perbaikan jaringan, dan fungsi metabolisme secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai salah satu dari sembilan asam amino esensial, L-lisin tidak dapat disintesis oleh tubuh dan harus diperoleh melalui sumber makanan atau suplemen. Struktur molekulnya dan perannya dalam mendukung produksi kolagen, fungsi kekebalan tubuh, dan penyerapan nutrisi menjadikannya sangat diperlukan untuk berbagai proses fisiologis.

  • L-Prolin CAS:147-85-3

    L-Prolin CAS:147-85-3

    L-Prolin adalah asam amino non-esensial yang sangat penting untuk sintesis kolagen, pemeliharaan jaringan ikat, dan fungsi fisiologis secara keseluruhan dalam tubuh manusia. Sebagai komponen utama protein struktural, L-prolin memainkan peran vital dalam mendukung elastisitas kulit, kesehatan sendi, dan perbaikan jaringan. Struktur molekulnya dan keterlibatannya dalam berbagai jalur metabolisme menggarisbawahi signifikansinya dalam meningkatkan beragam fungsi fisiologis.