-
Asam asetat (2-Metilsikloheksil) ester CAS:5726-19-2
Asam asetat (2-Metilsikloheksil) ester adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis organik dan aplikasi industri. Senyawa ini terdiri dari ester asam asetat dengan gugus 2-metilsikloheksil, sehingga sangat berharga untuk berbagai proses sintesis.
-
2-Aminoetanasulfonamida monohidroklorida CAS:89756-60-5
2-Aminoetanasulfonamida monohidroklorida, juga dikenal sebagai taurin hidroklorida, adalah senyawa kimia yang berasal dari asam amino taurin. Senyawa ini berbentuk padatan kristal yang stabil dan umum digunakan dalam aplikasi farmasi dan biokimia. Taurin hidroklorida telah menarik perhatian karena perannya sebagai agen terapeutik potensial dan keterlibatannya dalam berbagai proses fisiologis di dalam tubuh manusia.
-
4-bromopirazol CAS:2075-45-8
4-Bromopirazol adalah senyawa kimia yang umum digunakan dalam sintesis organik dan penelitian farmasi. Senyawa ini terdiri dari cincin pirazol dengan substituen bromin, sehingga sangat berharga untuk berbagai aplikasi sintetik.
-
4-Bromo-2-metiltiofena CAS:29421-92-9
4-Bromo-2-metiltiofena adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis organik dan penelitian farmasi. Senyawa ini memiliki cincin tiofena dengan gugus metil dan substituen bromin, sehingga sangat berharga untuk berbagai aplikasi sintetik.
-
Asam 2-etoksi-4-amino-5-klorobenzoat CAS:108282-38-8
2-Asam etoksi-4-amino-5-klorobenzoat adalah senyawa organik yang memiliki gugus etoksi, gugus amino, dan gugus kloro yang terikat pada cincin benzena. Dengan rumus molekul C10H12ClNO3, senyawa ini banyak digunakan sebagai zat perantara utama dalam sintesis obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Selain itu, senyawa ini juga berfungsi sebagai blok bangunan yang berharga dalam penelitian kimia organik, berkontribusi pada pengembangan senyawa baru dengan beragam sifat.
-
2-BROMO-6-METHOXY-PHENOL CAS:28165-49-3
2-Bromo-6-metoksi-fenol adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelas fenol terbrominasi. Senyawa ini dicirikan oleh adanya substituen bromo dan gugus metoksi pada cincin fenolik. Senyawa ini telah menarik minat karena potensi reaktivitasnya dalam sintesis organik dan perannya sebagai blok pembangun untuk pembuatan berbagai senyawa aromatik.
-
4-Bromo-1-metilpirazol CAS:15803-02-8
4-Bromo-1-metilpirazol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis dan penelitian organik. Senyawa ini memiliki cincin pirazol dengan gugus metil dan substituen bromin, sehingga sangat berharga untuk berbagai aplikasi sintetik.
-
Metilmalonilklorida CAS:37517-81-0
Metilmalonil klorida, juga dikenal sebagai metilpropanedioil diklorida, adalah senyawa kimia yang memiliki gugus klorida asam karboksilat yang terikat pada kerangka metilmalonat. Senyawa ini dikenal karena reaktivitasnya dan potensi aplikasinya dalam sintesis organik, penelitian farmasi, dan ilmu material.
-
Metil 2,3-dikloropropionat CAS:3674-9-7
Metil 2,3-dikloropropionat adalah senyawa kimia yang dicirikan oleh keberadaan dua atom klorin pada kerangka propionat. Senyawa ini telah menarik minat karena potensi aplikasinya dalam sintesis organik, agrokimia, dan penelitian farmasi, karena sifat kimia dan reaktivitasnya yang khas.
-
Metil 1-Boc-3-pirolidinakarboksilat CAS:122684-33-7
Metil 1-Boc-3-pirolidinakarboksilat adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelas turunan pirolidin. Senyawa ini dicirikan oleh adanya gugus pelindung tert-butoksikarbonil (Boc) pada atom nitrogen cincin pirolidin. Senyawa ini telah menarik minat karena potensi aplikasinya dalam sintesis organik dan perannya sebagai blok bangunan serbaguna untuk pembuatan berbagai molekul.
-
1-Boc-3-azetidinon CAS:398489-26-4
1-Boc-3-azetidinon adalah senyawa kimia yang dicirikan oleh adanya cincin azetidinon beranggota empat dengan gugus pelindung tert-butoksikarbonil (Boc). Senyawa ini terkenal karena fitur strukturalnya dan potensi aplikasinya dalam sintesis organik, kimia medisinal, dan ilmu material.
-
N-Asetiletilenediamin CAS:1001-53-2
N-Asetilenediamin adalah senyawa kimia yang berasal dari etilenediamin dan asam asetat. Senyawa ini dicirikan oleh adanya gugus asetamid yang terikat pada molekul etilenediamin. Senyawa ini telah menarik minat karena potensi aplikasinya dalam sintesis organik, kimia koordinasi, dan ilmu material.
