-
Fmoc-Thr-OH CAS:73731-37-0
Fmoc-Thr-OH adalah senyawa vital dalam kimia peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok pembangun penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat diperlukan bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-Tyr(Bzl)-OH CAS:71989-40-7
Fmoc-Tyr(Bzl)-OH adalah turunan tirosin, asam amino penting yang digunakan dalam sintesis peptida dan kimia organik. Gugus Fmoc (9-fluorenilmetiloksikarbonil), bersama dengan gugus pelindung benzil (Bzl), memberikan stabilitas dan perlindungan untuk gugus fungsional tertentu selama reaksi kimia, memungkinkan sintesis terkontrol dari molekul kompleks. Senyawa ini banyak digunakan dalam penelitian, pengembangan farmasi, dan berbagai proses sintesis organik karena keserbagunaannya dan kompatibilitasnya dengan beragam protokol sintesis.
-
Fmoc-D-Pro-Cl CAS:171905-37-6
Fmoc-D-Pro-Cl adalah senyawa penting dalam kimia peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan fungsi klorida. Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok pembangun vital untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-MeSer(Bzl)-OH CAS:84000-14-6
Fmoc-MeSer(Bzl)-OH adalah senyawa penting dalam sintesis peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan residu metil serin yang dilindungi benzil. Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok pembangun penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-D-Tyr(Bzl)-OH CAS:138775-48-1
Fmoc-D-Tyr(Bzl)-OH adalah turunan dari D-tirosin, asam amino esensial yang digunakan dalam sintesis peptida dan kimia organik. Gugus Fmoc (9-fluorenilmetiloksikarbonil), dikombinasikan dengan gugus pelindung benzil (Bzl), memberikan stabilitas dan perlindungan untuk gugus fungsional tertentu selama reaksi kimia, memungkinkan sintesis terkontrol dari molekul kompleks. Senyawa ini banyak digunakan dalam penelitian, pengembangan farmasi, dan berbagai proses sintesis organik karena keserbagunaannya dan kompatibilitasnya dengan beragam protokol sintesis.
-
Fmoc-Ser-OH CAS:73724-45-5
Fmoc-Ser-OH adalah senyawa fundamental dalam sintesis peptida, yang menggabungkan gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok bangunan penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat diperlukan bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-Orn(Boc)-OH CAS:109425-55-0
Fmoc-Orn(Boc)-OH adalah senyawa penting dalam sintesis peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan Boc (tert-butoksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok bangunan utama untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-D-MePhe-OH CAS:138775-05-0
Fmoc-D-MePhe-OH adalah senyawa penting dalam sintesis peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan konfigurasi D dari asam amino. Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok bangunan penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-MePhe-OH CAS:77128-73-5
Fmoc-MePhe-OH adalah senyawa penting dalam kimia peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok pembangun vital untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-Phg-OH CAS:102410-65-1
Fmoc-Phg-OH adalah senyawa penting dalam sintesis peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok bangunan penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-Orn(2-Cl-Z)-OH CAS:198561-86-3
Fmoc-Orn(2-Cl-Z)-OH adalah senyawa penting dalam sintesis peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan gugus pelindung 2-Cl-Z (2-klorobenziloksikarbonil). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini berfungsi sebagai blok bangunan penting untuk menciptakan peptida dengan urutan spesifik. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
-
Fmoc-Phe-OSu CAS:101214-43-1
Fmoc-Phe-OSu adalah senyawa penting dalam kimia peptida, yang memiliki gugus pelindung Fmoc (9-fluorenilmetoksikarbonil) dan fungsi ester OSu (N-hidroksisuksinimida). Padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan ini merupakan reagen penting untuk penggabungan peptida dan biokonjugasi. Kemurniannya yang tinggi dan kompatibilitasnya dengan metode sintesis peptida fase padat menjadikannya sangat berharga bagi para peneliti dan profesional di bidang farmasi, biokimia, dan bioteknologi.
