-
Garam natrium sulfadiazine CAS:547-32-0
Garam natrium sulfadiazine adalah turunan garam natrium dari sulfadiazine, antibiotik sulfonamida yang banyak digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Bentuk garam ini meningkatkan kelarutan dan stabilitas sulfadiazine, sehingga cocok untuk berbagai formulasi farmasi. Garam natrium sulfadiazine berfungsi dengan menghambat sintesis asam folat pada bakteri, komponen vital untuk pertumbuhan dan replikasinya. Dengan mengganggu proses ini, garam natrium sulfadiazine secara efektif menargetkan berbagai macam bakteri gram-positif dan gram-negatif.
-
Asam Sulbaktam CAS:68373-14-8
Asam sulbaktam adalah penghambat beta-laktamase yang sering dikombinasikan dengan antibiotik tertentu untuk meningkatkan efektivitasnya terhadap infeksi bakteri. Cara kerjanya adalah dengan menghambat kerja enzim beta-laktamase yang diproduksi oleh beberapa bakteri, yang jika tidak dihambat akan menonaktifkan antibiotik seperti penisilin dan sefalosporin. Asam sulbaktam umumnya digunakan dalam kombinasi dengan ampisilin untuk menciptakan antibiotik ampuh yang dikenal sebagai ampisilin-sulbaktam, yang memiliki spektrum aktivitas lebih luas terhadap strain bakteri resisten.
-
Sulfacetamida CAS:144-80-9
Sulfasetamida adalah antibiotik sulfonamida yang umum digunakan secara topikal untuk mengobati infeksi bakteri pada kulit dan mata. Obat ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri, terutama bakteri penyebab kondisi seperti jerawat vulgaris, dermatitis seboroik, dan infeksi mata seperti konjungtivitis. Sulfasetamida mengerahkan efek antibakterinya dengan mengganggu sintesis folat, nutrisi penting untuk pertumbuhan bakteri. Mekanisme kerja ini membuatnya efektif dalam melawan berbagai bakteri gram positif dan gram negatif, menjadikannya pilihan serbaguna untuk infeksi bakteri lokal.
-
Sulfanilamida CAS:63-74-1
Sulfanilamida, antibiotik sulfonamida, adalah salah satu agen antimikroba sintetis pertama yang dikembangkan untuk pengobatan infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan menghambat sintesis asam folat pada bakteri, sehingga menghasilkan efek bakteriostatik terhadap berbagai bakteri gram positif dan gram negatif. Mekanisme kerja sulfanilamida menargetkan dihidropteroat sintase, enzim yang sangat penting untuk produksi folat pada bakteri, sehingga mengganggu pertumbuhan dan replikasi bakteri.
-
pentafluorofenol CAS:771-61-9
Pentafluorofenol adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6F5OH. Senyawa ini merupakan turunan fenol yang kuat dengan lima atom fluorin yang terikat pada cincin fenolik, banyak digunakan dalam sintesis organik dan sebagai blok pembangun serbaguna dalam berbagai reaksi kimia.
-
Asam naftalena-1,4,5,8-tetrakarboksilat CAS:81-30-1
Asam naftalena-1,4,5,8-tetrakarboksilat adalah senyawa kimia dengan empat gugus asam karboksilat yang terikat pada struktur cincin naftalena. Senyawa ini digunakan sebagai blok bangunan dan zat perantara serbaguna dalam sintesis organik untuk produksi polimer, pewarna, dan bahan kimia khusus.
-
N-Benzil-3-pirolidinol CAS:775-15-5
N-Benzil-3-pirolidinol adalah senyawa kimia yang memiliki gugus benzil yang terikat pada molekul pirolidinol. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai blok bangunan dan zat perantara serbaguna dalam sintesis organik untuk obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus.
-
N-Isopropilbenzilamin CAS:102-97-6
N-Isopropilbenzilamina adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H15N. Senyawa ini umum digunakan sebagai pereaksi dan zat perantara dalam sintesis organik, khususnya di industri farmasi dan kimia.
-
Dekametiltetrasiloksana CAS:141-62-8
Decamethyltetrasiloxane adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H30O2Si5. Senyawa ini termasuk dalam kelas senyawa organosilikon dan umumnya digunakan sebagai pelarut, agen penghubung, dan bahan dasar dalam berbagai aplikasi industri.
-
3-Kloropiridin CAS:626-60-8
3-Kloropiridin adalah senyawa kimia yang memiliki atom klorin yang terikat pada posisi ketiga cincin piridin. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai blok bangunan dan zat perantara serbaguna dalam sintesis organik untuk produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus.
-
3-Klorobenzhidrazida CAS:1673-47-8
3-Klorobenzhidrazida adalah senyawa organik dengan rumus C7H6ClN2O. Senyawa ini berupa bubuk berwarna putih hingga putih kekuningan yang larut dalam pelarut organik umum. Senyawa ini mengandung gugus fungsional hidrazida yang terikat pada cincin benzena aromatik dengan atom klorin pada posisi 3.
-
3,5-Difluoro-4-(trifluorometoksi)bromobenzena CAS:115467-07-7
3,5-Difluoro-4-(trifluoromethoxy)bromobenzene adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C7H2BrF5O. Senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik dan sebagai zat perantara dalam pembuatan farmasi karena sifat kimianya yang unik.
