-
3-Metilbenzilklorida CAS:620-19-9
3-Metilbenzilklorida adalah senyawa organik dengan rumus kimia C8H9Cl. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dan sedikit larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. 3-MBC umumnya digunakan sebagai zat perantara reaktif dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi berbagai bahan kimia dan farmasi.
-
3-Klorobenzilklorida CAS:620-20-2
3-Klorobenzilklorida, juga disebut CBC, adalah senyawa kimia yang diwakili oleh rumus C7H6Cl2. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang khas. CBC banyak digunakan dalam berbagai proses industri dan sintesis kimia karena sifat kimianya yang spesifik.
-
4,4′-Difluorodifenilmetanon CAS:345-92-6
4,4′-Difluorodifenilmetanon adalah senyawa organik dengan rumus kimia C13H8F2O. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan sedikit larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. 4,4′-DFDM terutama digunakan sebagai blok pembangun dalam sintesis organik, berfungsi sebagai perantara kunci dalam produksi berbagai senyawa organik.
-
Asam 3-Klorobenzoat CAS:535-80-8
3-Asam klorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H5ClO2, yang berasal dari asam benzoat. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan memiliki peran penting dalam sintesis kimia dan penelitian kimia organik.
-
2-Kloro-6-fluorotoluena CAS:443-83-4
2-Kloro-6-fluorotoluena adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H6ClF. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dan sedikit larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. 2-CFT umumnya digunakan sebagai prekursor dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi bahan kimia khusus dan zat perantara farmasi.
-
Asam 3,4-Diklorobenzoat CAS:51-44-5
Asam 3,4-diklorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H4Cl2O2, yang berasal dari asam benzoat. Senyawa ini berbentuk padatan putih dan memiliki peran penting dalam sintesis kimia dan penelitian kimia organik.
-
2,6-Difluorobenzoylchloride CAS:18063-02-0
2,6-Difluorobenzoylklorida adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H3ClF2O. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dengan bau yang tajam. 2,6-Difluorobenzoylklorida terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik untuk produksi berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus.
-
Asam 2,6-Difluorobenzoat CAS:385-00-2
Asam 2,6-difluorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus C7H4F2O2 yang merupakan turunan dari asam benzoat. Senyawa ini berupa padatan putih dengan aplikasi penting dalam sintesis kimia dan penelitian kimia organik.
-
Asam 2,6-Diklorobenzoat CAS:50-30-6
Asam 2,6-diklorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H4Cl2O2, yang berasal dari asam benzoat. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan memiliki peran penting dalam sintesis kimia dan penelitian kimia organik.
-
Asam 2,5-Diklorobenzoat CAS:50-79-3
Asam 2,5-diklorobenzoat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H4Cl2O2, yang berasal dari asam benzoat. Senyawa ini berupa padatan putih dengan aplikasi penting dalam sintesis kimia dan penelitian kimia organik.
-
2,4-Diklorobenzilklorida CAS:94-99-5
2,4-Diklorobenzilklorida, juga dikenal sebagai DCBC, adalah senyawa kimia yang diwakili oleh rumus C7H5Cl3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang khas. DCBC digunakan dalam berbagai proses industri dan sintesis kimia karena sifat kimianya yang spesifik.
-
2-(Klorometil)benzoilklorida CAS:42908-86-1
2-(Klorometil)benzoil klorida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C8H6Cl2O. Senyawa ini memiliki cincin benzena yang tersubstitusi dengan gugus klorometil (CH2Cl) dan gugus karbonil klorida (COCl) pada posisi orto relatif satu sama lain. Senyawa ini berfungsi sebagai zat perantara reaktif dalam sintesis organik karena gugus fungsionalnya yang serbaguna.
