Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • 7-ACF CAS:80370-59-8

    7-ACF CAS:80370-59-8

    7-Acetoxyflavone (7-ACF) adalah turunan flavonoid sintetis, yang dikenal karena potensi sifat farmakologisnya. Senyawa ini dicirikan oleh gugus asetoksi pada posisi 7 dari struktur flavone. Senyawa ini telah menarik perhatian dalam penelitian karena berbagai aktivitas biologisnya, termasuk efek antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker. Struktur kimianya yang unik memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai jalur seluler, menjadikannya subjek yang menarik dalam kimia medisinal dan pengembangan obat.

     

  • Asam oksalat dihidrat CAS:6153-56-6

    Asam oksalat dihidrat CAS:6153-56-6

    Asam oksalat dihidrat (C2H2O4·2H2O) adalah senyawa organik kristalin tak berwarna yang termasuk dalam keluarga asam dikarboksilat. Senyawa ini merupakan bentuk dihidrat dari asam oksalat, yang berarti mengandung dua molekul air untuk setiap molekul asam oksalat. Senyawa ini dikenal karena keasamannya yang kuat dan kemampuannya membentuk kompleks yang stabil dengan ion logam. Asam oksalat dihidrat umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk sebagai bahan pembersih, proses pemutihan, dan sebagai prekursor dalam sintesis kimia.

  • Magnesium sulfat heptahidrat CAS:10034-99-8

    Magnesium sulfat heptahidrat CAS:10034-99-8

    Magnesium sulfat heptahidrat, yang biasa dikenal sebagai garam Epsom, memiliki rumus kimia MgSO4·7H2O. Senyawa ini berbentuk padatan kristal putih dan sangat larut dalam air. Senyawa ini merupakan hidrat magnesium sulfat, yang mengandung tujuh molekul air untuk setiap molekul magnesium sulfat. Garam Epsom banyak digunakan dalam berbagai aplikasi karena sifatnya yang unik, termasuk perannya dalam pertanian, kedokteran, dan berbagai proses industri.

  • Asam 1,3-Propilenediamineteretaasetat CAS:1939-36-2

    Asam 1,3-Propilenediamineteretaasetat CAS:1939-36-2

    Asam 1,3-propilenediaminetetraasetat (PDTA) adalah senyawa organik dengan rumus molekul C9H15N3O8. Senyawa ini merupakan turunan dari propilenediamin dan memiliki empat gugus asam karboksilat yang dapat mengkelat ion logam. PDTA berbentuk padatan kristal putih dan menunjukkan sifat-sifat yang membuatnya berguna di berbagai bidang, khususnya dalam kimia koordinasi dan sebagai agen pengkelat. Kemampuannya untuk membentuk kompleks yang stabil dengan ion logam meningkatkan penerapannya dalam konteks industri dan penelitian.

  • 1-Kloro-3-nitrobenzena CAS:121-73-3

    1-Kloro-3-nitrobenzena CAS:121-73-3

    1-Kloro-3-nitrobenzena adalah senyawa aromatik yang dicirikan oleh adanya atom klorin dan gugus nitro yang terikat pada cincin benzena masing-masing pada posisi 1 dan 3. Dengan rumus molekul C6H4ClNO2, senyawa ini menunjukkan sifat fisik dan kimia yang berbeda karena substituen elektronegatifnya. Senyawa ini terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi pewarna, obat-obatan, dan bahan kimia pertanian. Reaktivitasnya memungkinkan transformasi lebih lanjut yang berharga dalam berbagai aplikasi kimia.

     

  • 2,6-Dibromo-4-nitroanilin CAS:827-94-1

    2,6-Dibromo-4-nitroanilin CAS:827-94-1

    2,6-Dibromo-4-nitroanilin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4Br2N3O2. Senyawa ini memiliki dua atom bromin dan satu gugus nitro yang terikat pada struktur anilin, sehingga memiliki sifat kimia yang khas. Senyawa ini berbentuk padatan kristal kuning dan diklasifikasikan sebagai nitroanilin terhalogenasi. Karena struktur molekulnya yang unik, 2,6-dibromo-4-nitroanilin menarik minat dalam bidang kimia organik sintetik dan ilmu material.

  • 1,2-Difeniletana CAS:103-29-7

    1,2-Difeniletana CAS:103-29-7

    1,2-Difeniletana adalah senyawa organik dengan rumus molekul C18H18. Senyawa ini terdiri dari dua gugus fenil yang terikat pada kerangka etana pusat. Cairan tak berwarna hingga kuning pucat ini dicirikan oleh sifat aromatik dan hidrofobiknya. Senyawa ini memiliki aplikasi di berbagai bidang, termasuk sintesis organik, ilmu material, dan sebagai pelarut atau zat perantara dalam reaksi kimia. Struktur senyawa ini memungkinkan reaktivitas yang menarik, sehingga menjadikannya berharga dalam berbagai proses industri.

  • 2-Bromo-4,6-dinitroanilin CAS:1817-73-8

    2-Bromo-4,6-dinitroanilin CAS:1817-73-8

    2-Bromo-4,6-dinitroanilin adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H4BrN3O4. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning dan termasuk dalam kelas nitroanilin. Senyawa ini memiliki atom bromin dan dua gugus nitro yang terikat pada struktur anilin, yang berkontribusi pada reaktivitas kimianya dan potensi aplikasinya di berbagai bidang. Karena strukturnya yang kompleks, 2-bromo-4,6-dinitroanilin terutama digunakan dalam kimia organik sintetik untuk tujuan penelitian dan pengembangan.

  • THIOBENZAMIDE CAS:2227-79-4

    THIOBENZAMIDE CAS:2227-79-4

    Tiobenzamida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H8N2S. Senyawa ini memiliki gugus tiol (-SH) yang terikat pada struktur benzamida, menghasilkan padatan kristal berwarna putih hingga kuning pucat. Senyawa ini terkenal karena sifat kimianya yang beragam dan potensi aplikasinya dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material. Struktur uniknya memungkinkan berbagai pola reaktivitas, sehingga sangat berharga dalam kimia sintetik.

  • Trehalosa CAS:6138-23-4

    Trehalosa CAS:6138-23-4

    Trehalosa adalah gula disakarida alami yang terdiri dari dua molekul glukosa. Senyawa ini banyak ditemukan pada organisme seperti jamur, bakteri, dan tumbuhan, di mana ia memiliki berbagai fungsi biologis, termasuk penyimpanan energi dan perlindungan terhadap stres. Trehalosa dikenal karena sifat-sifatnya yang unik, seperti stabilitas terhadap panas dan kekeringan, sehingga sangat berharga dalam industri makanan dan farmasi. Potensi manfaat kesehatannya, termasuk efek antioksidan dan perlindungan sel, telah memicu minat penelitian yang berfokus pada aplikasinya dalam bidang kedokteran dan bioteknologi.

  • Dietil kloromalonat CAS:14064-10-9

    Dietil kloromalonat CAS:14064-10-9

    Dietil kloromalonat adalah senyawa organik yang termasuk dalam keluarga malonat, yang dicirikan oleh dua gugus etil ester dan substituen klorin. Senyawa ini berfungsi sebagai reagen serbaguna dalam sintesis organik, khususnya dikenal karena kemampuannya untuk mengalami reaksi substitusi nukleofilik. Kehadiran gugus klorometil meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya blok pembangun yang berharga untuk pembuatan berbagai molekul aktif biologis. Dietil kloromalonat banyak digunakan baik dalam penelitian akademis maupun aplikasi industri karena keragaman fungsinya.

  • Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat CAS:28868-76-0

    Dimetil kloromalonat adalah senyawa organik dengan rumus kimia (C_5H_7ClO_4). Senyawa ini diklasifikasikan sebagai ester terklorinasi dan dicirikan oleh adanya dua gugus metoksi dan substituen kloro yang terikat pada turunan asam malonat. Senyawa ini biasanya digunakan sebagai blok bangunan serbaguna dalam sintesis organik karena reaktivitasnya, terutama dalam reaksi substitusi nukleofilik. Dimetil kloromalonat berfungsi sebagai zat perantara penting untuk pembuatan berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia halus, memfasilitasi pengembangan struktur molekuler yang kompleks.