-
ASAM 2-AMINO-4-(TRIFLUOROMETHYL)BENZOAT CAS:402-13-1
Asam 2-amino-4-(trifluorometil)benzoat adalah senyawa aromatik dengan rumus molekul C8H6F3N O2. Senyawa ini terdiri dari struktur asam benzoat yang disubstitusi dengan gugus amino (-NH2) pada posisi 2 dan gugus trifluorometil (-CF3) pada posisi 4. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan. Kehadiran gugus amino dan trifluorometil memberikan sifat fisik dan kimia yang unik, sehingga menjadikannya berharga untuk berbagai aplikasi dalam sintesis organik, farmasi, dan agrokimia.
-
p-Trifluorometoksi fenol CAS:828-27-3
p-Trifluorometoksi fenol adalah senyawa organik yang ditandai dengan adanya gugus trifluorometoksi (-O-CF3) yang terikat pada struktur fenolik di posisi para. Rumus molekulnya adalah C7H6F3O2. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan berwarna putih hingga kuning pucat dan memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda karena atom fluorin yang elektronegatif. Substitusi trifluorometoksi meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai aplikasi kimia, khususnya dalam sintesis obat-obatan dan bahan kimia pertanian.
-
1-Bromo-2,4-dimetoksibenzena CAS:17715-69-4
1-Bromo-2,4-dimetoksibenzena adalah senyawa organik yang termasuk dalam kategori senyawa aromatik terbrominasi. Rumus kimianya adalah C9H11BrO2, dan memiliki cincin benzena yang tersubstitusi dengan dua gugus metoksi (-OCH3) pada posisi 2 dan 4 serta atom bromin (-Br) pada posisi 1. Senyawa ini dikenal karena reaktivitas dan fleksibilitasnya dalam berbagai reaksi kimia, termasuk substitusi nukleofilik dan reaksi penggandengan. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara utama dalam sintesis organik, khususnya dalam pengembangan obat-obatan dan bahan kimia pertanian.
-
1-Bromo-2,5-dimetoksibenzena CAS:25245-34-5
1-Bromo-2,5-dimetoksibenzena adalah senyawa organik yang dicirikan oleh cincin benzena dengan dua gugus metoksi (-OCH3) yang terletak pada posisi 2 dan 5, bersama dengan atom bromin (-Br) pada posisi 1. Rumus molekulnya adalah C10H13BrO2. Senyawa ini terkenal karena potensinya dalam berbagai transformasi kimia, termasuk substitusi nukleofilik dan reaksi penggandengan silang. Sebagai zat perantara yang berharga, senyawa ini memainkan peran penting dalam sintesis obat-obatan, pewarna, dan senyawa aktif biologis lainnya dalam kimia organik.
-
Garam dinatrium asam 1,4-butanedisulfonat CAS:36589-61-4
Garam dinatrium asam 1,4-butanedisulfonat, yang umumnya dikenal sebagai garam dinatrium asam butanesulfonat, adalah garam natrium dari asam sulfonat dikarboksilat simetris. Rumus molekulnya adalah C4H6Na2O6S2. Senyawa ini memiliki dua gugus asam sulfonat (-SO3Na) yang terletak pada rantai empat karbon. Senyawa ini berupa bubuk kristal putih yang larut dalam air dan menunjukkan kapasitas penyangga yang sangat baik. Karena strukturnya yang unik, senyawa ini berfungsi sebagai reagen serbaguna dalam berbagai aplikasi kimia.
-
N,N-Dimetiletilendiamin CAS:108-00-9
N,N-Dimetiletilendiamin adalah senyawa organik yang termasuk dalam kelas diamina, yang dicirikan oleh dua gugus amino (-NH2) dan dua gugus metil (-CH3) yang terikat pada rantai empat karbon. Rumus molekulnya adalah C6H16N2. Cairan tak berwarna ini memiliki bau amina yang khas dan sangat larut dalam air dan pelarut organik. Karena strukturnya, ia menunjukkan reaktivitas unik yang membuatnya berharga dalam berbagai proses kimia, termasuk pembentukan ligan dan sebagai blok pembangun untuk molekul yang lebih kompleks.
-
(3,4-Dimetoksifenil)asetonitril CAS:93-17-4
(3,4-Dimetoksifenil)asetonitril adalah senyawa organik yang memiliki cincin fenil dengan dua gugus metoksi (-OCH3) yang terletak pada posisi 3 dan 4, bersama dengan gugus fungsional asetonitril (-C≡N). Rumus molekulnya adalah C10H11NO2. Senyawa ini menunjukkan sifat kimia yang unik karena kombinasi fungsionalitas aromatik dan nitril, sehingga relevan dalam berbagai aplikasi sintesis. Senyawa ini berperan sebagai zat perantara penting dalam sintesis organik, khususnya dalam produksi obat-obatan dan bahan kimia pertanian.
-
3-(TRIFLUOROMETHOXY)BENZONITRILE CAS:52771-22-9
3-(Trifluorometoksi)benzonitril adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H6F3N. Senyawa ini memiliki cincin benzena yang tersubstitusi dengan gugus trifluorometoksi (-O-CF3) pada posisi 3 dan gugus nitril (-CN) pada posisi para. Senyawa ini biasanya tampak sebagai padatan atau cairan tidak berwarna hingga kuning pucat. Kehadiran gugus trifluorometoksi meningkatkan stabilitas dan reaktivitas kimianya, menjadikannya zat perantara penting dalam berbagai aplikasi sintesis. Senyawa ini telah menarik perhatian dalam penelitian farmasi dan agrokimia karena sifat unik dan potensi bioaktivitasnya.
-
2-Amino-5-klorobenzotrifluorida CAS:445-03-4
2-Amino-5-klorobenzotrifluorida adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H5ClF3N. Senyawa ini terdiri dari cincin benzena yang disubstitusi dengan gugus amino (-NH2), satu atom klorin, dan tiga atom fluorin, sehingga merupakan turunan trifluorometil. Senyawa ini biasanya tampak sebagai cairan atau padatan tidak berwarna hingga kuning muda. Kehadiran gugus klorin dan trifluorometil meningkatkan reaktivitas dan stabilitas kimianya. Sebagai zat perantara yang serbaguna, senyawa ini memiliki aplikasi yang signifikan di berbagai bidang, termasuk farmasi, agrokimia, dan ilmu material.
-
2-Fenoksietilamina CAS:1758-46-9
2-Fenoksietilamina adalah senyawa organik dengan rumus molekul C8H11NO. Senyawa ini terdiri dari gugus fenoksi (–O–C6H5) yang terikat pada struktur etilamina, yang memiliki gugus fungsional amina (-NH2). Cairan tak berwarna hingga kuning pucat ini memiliki bau aromatik yang khas dan larut dalam pelarut organik. Karena struktur kimianya yang unik, 2-fenoksietilamina menunjukkan reaktivitas yang membuatnya relevan untuk berbagai aplikasi sintesis dalam kimia organik dan kimia medisinal.
-
Asam 2,6-Dimetilbenzoat CAS:632-46-2
Asam 2,6-dimetilbenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang dicirikan oleh inti asam benzoat dengan dua gugus metil (-CH3) yang terletak pada posisi 2 dan 6. Rumus molekulnya adalah C9H10O2. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang khas karena adanya gugus fungsi benzena dan asam karboksilat, sehingga bermanfaat dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini terutama digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis organik, berkontribusi pada produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan wewangian.
-
2-(Klorometil)kuinolin hidroklorida CAS:3747-74-8
2-(Klorometil)kuinolin hidroklorida adalah senyawa kimia yang berasal dari kuinolin, yang dicirikan oleh adanya gugus klorometil (-CH2Cl) pada posisi 2 cincin kuinolin. Rumus molekulnya adalah C10H9ClN·HCl, dan tampak sebagai padatan kristal berwarna putih hingga putih kekuningan yang larut dalam air dan pelarut organik. Senyawa ini terkenal karena reaktivitasnya akibat gugus klorometil, yang dapat berpartisipasi dalam reaksi substitusi nukleofilik, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam berbagai aplikasi sintesis.
