-
Bis(trimetilsilil)trifluoroasetamida CAS:25561-30-2
Bis(trimetilsilil)trifluoroasetamida (BSTFA) adalah reagen kimia yang umum digunakan dalam kimia analitik untuk tujuan derivatisasi. Senyawa ini dikenal karena kemampuannya membentuk turunan trimetilsilil dari suatu senyawa, sehingga membuatnya lebih mudah menguap dan mudah dideteksi melalui analisis kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS).
-
Bis(2-butoksietil)eter CAS:112-73-2
Bis(2-butoksietil)eter, juga dikenal sebagai dietilen glikol di-n-butil eter, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C10H22O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dengan bau ringan dan umumnya digunakan sebagai pelarut dalam berbagai aplikasi karena sifat fisikanya yang menguntungkan.
-
Alilamina hidroklorida CAS:10017-11-5
Allylamine hidroklorida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C3H7N·HCl. Senyawa ini berupa bubuk kristal berwarna putih atau putih kekuningan, dan umumnya digunakan dalam produksi obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan penghambat korosi. Senyawa ini juga berfungsi sebagai prekursor untuk memproduksi berbagai bahan kimia dan polimer termasuk polialilamina.
-
4,6-Dikloro-2-(metiltio)pirimidin CAS:6299-25-8
4,6-Dikloro-2-(metiltio)pirimidin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis berbagai obat-obatan dan bahan kimia pertanian. Senyawa ini umumnya digunakan sebagai bahan dasar dalam produksi obat antivirus, herbisida, dan pestisida karena sifat kimianya yang serbaguna.
-
2-Metiltio-4,6-pirimidinedion CAS:1979-98-2
2-Metiltio-4,6-Pirimidinedion adalah senyawa organik dengan struktur pirimidin. Senyawa ini banyak digunakan di bidang kimia dan biologi serta memiliki berbagai sifat dan kegunaan penting.
-
2-Etoksietil eter CAS:112-36-7
2-Etoksietil eter, juga dikenal sebagai etil glikol eter atau Cellosolve, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C4H10O2. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna dengan bau khas dan banyak digunakan sebagai pelarut dalam berbagai aplikasi. 2-Etoksietil eter menunjukkan kelarutan yang baik untuk zat polar maupun nonpolar, menjadikannya senyawa serbaguna di banyak industri.
-
Dialilamin hidroklorida CAS:6147-66-6
Dialilamina hidroklorida, juga dikenal sebagai DAA HCl, adalah padatan kristal putih dengan bau seperti amonia yang kuat. Senyawa ini larut dalam air dan alkohol. DAA HCl terutama digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis organik dan sebagai reaktan dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam produksi obat-obatan, polimer, pewarna, dan bahan kimia pertanian.
-
Dimetoksi dipropilena glikol CAS:111109-77-4
Dimetoksi dipropilena glikol adalah senyawa diether dengan rumus molekul C8H18O4. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna, mudah menguap, dan memiliki kelarutan yang baik dalam air dan pelarut organik umum. Bahan kimia serbaguna ini sering digunakan sebagai pelarut atau pelarut pendamping dalam berbagai aplikasi karena sifat fisikanya yang menguntungkan.
-
Dietilen glikol etil metil eter CAS:1002-67-1
Dietilen glikol etil metil eter, juga dikenal sebagai etil metil selosolv, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C7H16O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna dengan bau ringan dan umumnya digunakan sebagai pelarut dalam berbagai aplikasi. Dietilen glikol etil metil eter menunjukkan kelarutan yang baik untuk zat polar maupun nonpolar, menjadikannya senyawa serbaguna di banyak industri.
-
diklormid CAS:37764-25-3
Diklormid, juga dikenal sebagai DCM, adalah padatan kristal kuning dengan bau yang samar. Zat ini larut dalam air dan pelarut organik. DCM terutama digunakan sebagai herbisida dalam pertanian untuk mengendalikan gulma pada berbagai tanaman. Cara kerjanya adalah dengan menghambat pembelahan sel pada tanaman, yang menyebabkan pertumbuhan terhambat dan akhirnya kematian vegetasi yang tidak diinginkan.
-
Triisopropilsilil Metakrilat CAS:134652-60-1
Triisopropilsilil metakrilat adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis organik sebagai agen sililasi untuk melindungi gugus hidroksil dan memodifikasi fungsi dalam berbagai reaksi. Senyawa ini terdiri dari gugus metakrilat yang terikat pada bagian triisopropilsilil, yang memberikan stabilitas dan reaktivitas untuk transformasi selektif dalam molekul organik. Senyawa ini dihargai karena perannya dalam kimia gugus silil, yang memungkinkan manipulasi gugus fungsional sensitif dalam jalur sintesis yang kompleks.
-
Trietilsilana CAS:617-86-7
Trietil silana adalah senyawa organosilikon dengan rumus kimia C6H16Si. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna, mudah terbakar, berbau menyengat, dan umumnya digunakan sebagai agen pereduksi serta sebagai sumber radikal silil dalam sintesis organik. Trietil silana mengandung atom silikon yang terikat pada tiga gugus etil dan banyak digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk memfasilitasi reduksi dan transformasi berbasis radikal.
