-
1-metil-1,2,3,4-tetrahidroisoquinolina CAS:4965-09-7
1-Metil-1,2,3,4-tetrahidroisoquinolina adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C5H9NO. Senyawa ini termasuk dalam kelas tetrahidroisoquinolina dan digunakan dalam berbagai aplikasi di berbagai industri.
-
4,7-Dikloroquinolina CAS:86-98-6
4,7-Dikloroquinolina adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C9H5Cl2N. Senyawa ini termasuk dalam kelas turunan kuinolin dan memiliki dua atom klorin pada posisi ke-4 dan ke-7 pada cincin kuinolin.
-
N-(2-Hidroksietil)etilendiamin CAS:111-41-1
N-(2-Hidroksietil)etilendiamin adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6H15N3O2. Senyawa ini memiliki kerangka etilendiamin dengan gugus hidroksietil yang terikat pada salah satu atom nitrogen. Senyawa ini dikenal karena sifat pengkompleksannya dan aplikasinya dalam kimia koordinasi dan pengikatan ion logam.
-
2-[(Difenilmetil)tio]asetamida CAS:68524-30-1
2-[(Difenilmetil)tio]asetamida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C16H15NOS. Senyawa ini terdiri dari gugus asetamid yang terikat pada bagian difenilmetil tioeter. Senyawa ini dikenal karena sifat strukturalnya dan potensi aplikasinya di berbagai bidang.
-
N,N-Dimetilpropionamida CAS:758-96-3
N,N-Dimetilpropionamida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6H13NO. Senyawa ini terdiri dari gugus propionamida yang terikat pada dua gugus metil. Senyawa ini dikenal karena sifat pelarutnya dan aplikasinya dalam sintesis organik dan proses kimia.
-
(alphaR)-alpha-[[[2-(4-Aminofenil)etil]amino]metil]benzenmetanol hidroklorida CAS:521284-22-0
(alphaR)-alpha-[[[2-(4-Aminophenyl)ethyl]amino]methyl]benzenemethanol hidroklorida adalah senyawa yang digunakan dalam penelitian farmasi. Senyawa ini memainkan peran penting dalam pengembangan obat karena sifat kimianya yang unik dan potensi aplikasi terapeutiknya.”
-
2-Asetilbutirolakton CAS:517-23-7
2-Asetilbutirolakton, juga dikenal sebagai 2-ABL atau ABL, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C8H12O3. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau agak manis, yang umumnya digunakan sebagai prekursor dalam sintesis obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan wewangian. 2-Asetilbutirolakton merupakan blok pembangun serbaguna dalam kimia organik karena reaktivitas dan karakteristik strukturnya.
-
N,N-Dietilformamida CAS:617-84-5
N,N-Dietilformamida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C5H11N. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna dengan bau amonia yang khas, dan umumnya digunakan sebagai pelarut dalam berbagai reaksi kimia dan proses industri. N,N-Dietilformamida dapat bercampur dengan air dan banyak pelarut organik, menjadikannya pilihan serbaguna untuk aplikasi yang membutuhkan pelarutan berbagai senyawa.
-
N-Metil pirol CAS:96-54-8
“N-Metil pirol adalah senyawa heterosiklik beranggota lima dengan gugus metil yang terikat pada atom nitrogen. Senyawa ini dimanfaatkan sebagai blok bangunan serbaguna dalam sintesis organik, penelitian farmasi, dan ilmu material karena struktur dan reaktivitasnya yang unik.”
-
1-Benzil-2-pirolidinon CAS:5291-77-0
1-Benzil-2-pirolidinon, juga dikenal sebagai N-benzil-2-pirolidon, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C13H15NO. Senyawa ini merupakan pelarut serbaguna dengan aplikasi di berbagai industri karena daya larut dan sifat kimianya.
-
1-Metilpirolidin CAS:120-94-5
1-Metilpirolidin, juga dikenal sebagai NMP (N-Metil-2-pirolidon), adalah pelarut serbaguna yang banyak digunakan di berbagai industri termasuk farmasi, elektronik, dan agrokimia. Ini adalah cairan tidak berwarna dengan bau amina yang samar, dapat bercampur dengan air dan sebagian besar pelarut organik. NMP dihargai karena daya larutnya yang tinggi, volatilitas rendah, dan kemampuannya untuk melarutkan berbagai macam senyawa. Umumnya digunakan dalam formulasi untuk cat, pelapis, dan sebagai media reaksi dalam reaksi kimia.
-
Dietilasetamida CAS:685-91-6
Dietilasetamida adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C6H13NO. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna dengan bau samar, yang umumnya digunakan sebagai pelarut dalam reaksi organik dan proses industri. Dietilasetamida memiliki daya larut yang baik dan dapat bercampur dengan berbagai pelarut organik, menjadikannya pilihan serbaguna untuk aplikasi yang membutuhkan pelarutan berbagai zat.
