Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • Asam oleat CAS:112-80-1

    Asam oleat CAS:112-80-1

    Asam oleat adalah asam lemak tak jenuh tunggal (C18H34O2) yang umum ditemukan dalam berbagai lemak hewan dan nabati. Asam oleat berupa cairan berminyak tidak berwarna atau kekuningan yang larut dalam pelarut organik tetapi tidak larut dalam air. Asam oleat merupakan bagian penting dari minyak zaitun, sehingga dikaitkan dengan manfaat kesehatan. Dikenal karena khasiatnya yang baik untuk jantung, asam oleat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Selain itu, asam oleat berfungsi sebagai senyawa serbaguna di berbagai industri, termasuk makanan, kosmetik, dan farmasi karena sifat pengemulsi dan penstabilnya.

  • Bifonazol CAS:60628-96-8

    Bifonazol CAS:60628-96-8

    Bifonazol adalah agen antijamur spektrum luas yang termasuk dalam kelas senyawa imidazol, terutama digunakan dalam formulasi topikal untuk mengobati infeksi kulit. Struktur kimianya memungkinkan bifonazol untuk secara efektif menghambat pertumbuhan berbagai jamur dan ragi, sehingga efektif melawan kondisi seperti kutu air, kurap, dan kandidiasis. Bifonazol biasanya tersedia dalam bentuk krim atau losion dan menggabungkan sifat antijamur dan antiinflamasi, sehingga mempercepat penyembuhan. Karena kemanjuran dan profil keamanannya, bifonazol telah menjadi pilihan umum dalam terapi dermatologis.

  • Metil 2-Aminotiazol-4-karboksilat CAS:118452-04-3

    Metil 2-Aminotiazol-4-karboksilat CAS:118452-04-3

    Metil 2-aminotiazol-4-karboksilat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H8N2O2S. Senyawa ini memiliki cincin tiazol dan gugus amino, menjadikannya zat perantara serbaguna dalam sintesis organik. Biasanya muncul sebagai padatan kristal, senyawa ini larut dalam pelarut polar. Metil 2-aminotiazol-4-karboksilat dikenal karena aktivitas biologisnya dan potensi aplikasinya dalam bidang farmasi dan agrokimia. Struktur uniknya memungkinkan berbagai modifikasi kimia, meningkatkan kegunaannya dalam menciptakan beragam senyawa fungsional.

  • Asam 3-Bromo-5-nitrobenzoat CAS:6307-83-1

    Asam 3-Bromo-5-nitrobenzoat CAS:6307-83-1

    3-Asam bromo-5-nitrobenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang memiliki atom bromin pada posisi meta dan gugus nitro pada posisi para relatif terhadap gugus asam karboksilat. Senyawa ini memiliki sifat elektronik yang unik karena adanya gugus nitro penarik elektron dan halogen, menjadikannya zat perantara penting dalam sintesis organik. Profil reaktivitasnya yang khas dimanfaatkan di berbagai bidang, termasuk farmasi dan agrokimia.

     

  • Etil-2-amino-1,3-tiazol-4-karboksilat CAS:5398-36-7

    Etil-2-amino-1,3-tiazol-4-karboksilat CAS:5398-36-7

    Etil 2-amino-1,3-tiazol-4-karboksilat adalah senyawa organik dengan rumus molekul C6H8N2O2S. Turunan tiazol ini memiliki gugus amino dan gugus karboksilat, menjadikannya zat perantara serbaguna dalam sintesis organik. Senyawa ini biasanya berbentuk padatan kristal dan larut dalam pelarut polar. Karena strukturnya yang unik, etil 2-amino-1,3-tiazol-4-karboksilat dikenal karena aktivitas biologisnya dan aplikasinya dalam bidang farmasi, agrokimia, dan ilmu material, di mana ia berfungsi sebagai blok bangunan untuk sintesis berbagai senyawa fungsional.

  • Asam 3-Kloro-4-fluorobenzoat CAS:403-16-7

    Asam 3-Kloro-4-fluorobenzoat CAS:403-16-7

    Asam 3-kloro-4-fluorobenzoat adalah asam karboksilat aromatik yang dicirikan oleh adanya atom klorin pada posisi meta dan atom fluorin pada posisi para relatif terhadap gugus asam karboksilat. Senyawa ini memiliki inti asam benzoat, menjadikannya zat perantara kunci dalam sintesis organik. Substituen halogennya yang unik memengaruhi reaktivitas dan kelarutannya, sehingga menghasilkan berbagai aplikasi dalam bidang farmasi dan agrokimia.

  • 2-Amino-1,3,4-tiadiazol CAS:4005-51-0

    2-Amino-1,3,4-tiadiazol CAS:4005-51-0

    2-Amino-1,3,4-thiadiazole adalah senyawa organik dengan rumus molekul C2H4N4S. Senyawa heterosiklik ini memiliki cincin tiadiazol dan mengandung gugus amino, yang berkontribusi pada reaktivitas dan fleksibilitasnya. Senyawa ini berbentuk padatan kristal berwarna putih hingga kuning dan larut dalam air serta berbagai pelarut organik. 2-Amino-1,3,4-thiadiazole berperan sebagai blok pembangun penting dalam sintesis organik dan telah menarik perhatian karena aktivitas biologisnya, termasuk sifat antimikroba dan antijamur. Struktur uniknya memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, sehingga bermanfaat dalam bidang farmasi dan agrokimia.

  • ASAM OKTADEKANEDIOAT CAS:871-70-5

    ASAM OKTADEKANEDIOAT CAS:871-70-5

    Asam oktadekanedioat, juga dikenal sebagai asam behenat, adalah asam dikarboksilat dengan rumus kimia C18H36O4. Senyawa ini berupa padatan lilin tak berwarna yang larut dalam pelarut organik dan memiliki kelarutan terbatas dalam air. Ditemukan secara alami dalam berbagai minyak nabati, termasuk minyak rapeseed dan minyak kacang tanah, asam oktadekanedioat dihargai karena sifat-sifatnya yang unik. Senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku penting dalam produksi surfaktan, pelumas, dan polimer. Karena rantai karbonnya yang panjang, asam ini menunjukkan stabilitas termal yang sangat baik dan volatilitas rendah, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi.

  • METIL 2-BROMOTIAZOL-4-KARBOKSILAT CAS:170235-26-4

    METIL 2-BROMOTIAZOL-4-KARBOKSILAT CAS:170235-26-4

    Metil 2-bromotiazol-4-karboksilat adalah senyawa organik yang dicirikan oleh adanya cincin tiazol, atom bromin, dan gugus karboksilat. Dengan rumus molekul C6H5BrN2O2S, senyawa ini tampak sebagai padatan berwarna kuning pucat hingga coklat muda. Senyawa ini penting dalam kimia organik sintetik karena strukturnya yang unik, yang memungkinkan berbagai transformasi kimia. Metil 2-bromotiazol-4-karboksilat banyak digunakan sebagai zat perantara dalam sintesis bahan kimia pertanian, farmasi, dan bahan fungsional lainnya, memberikan reaktivitas yang berharga untuk derivatisasi lebih lanjut.

  • Asam 2-Kloro-5-nitrobenzoat CAS:2516-96-3

    Asam 2-Kloro-5-nitrobenzoat CAS:2516-96-3

    2-Asam kloro-5-nitrobenzoat adalah senyawa aromatik dengan rumus molekul C7H4ClN2O4. Senyawa ini memiliki struktur asam benzoat yang tersubstitusi pada posisi 2 dengan atom klorin dan pada posisi 5 dengan gugus nitro (-NO2). Kombinasi gugus penarik elektron ini meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis organik. Senyawa ini sering digunakan dalam pembuatan berbagai obat-obatan, bahan kimia pertanian, dan bahan kimia khusus karena sifat kimianya yang serbaguna dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi.

     

  • 1-Benzotiopena-3-karbaldehida CAS:5381-20-4

    1-Benzotiopena-3-karbaldehida CAS:5381-20-4

    1-Benzotiopena-3-karbaldehida adalah senyawa organik yang memiliki inti benzotiopena dengan gugus fungsi aldehida. Rumus molekulnya adalah C10H8OS dan biasanya berupa padatan berwarna kuning pucat hingga coklat muda. Senyawa aromatik ini menarik dalam kimia organik sintetik karena strukturnya yang unik, yang memungkinkan berbagai modifikasi kimia. Kehadiran gugus fungsi tiofena dan aldehida menjadikannya zat perantara yang berharga dalam sintesis molekul organik kompleks, khususnya dalam aplikasi farmasi dan ilmu material.

     

  • Nafta pelarut (minyak bumi), aroma ringan. CAS:64742-95-6

    Nafta pelarut (minyak bumi), aroma ringan. CAS:64742-95-6

    Nafta pelarut (minyak bumi), aromatik ringan, adalah campuran kompleks hidrokarbon yang berasal dari penyulingan minyak bumi. Biasanya mengandung senyawa aromatik seperti toluena dan xilena, bersama dengan hidrokarbon alifatik. Cairan bening dan tidak berwarna ini memiliki bau khas dan dikenal karena sifat pelarutnya yang sangat baik. Dengan titik nyala sedang dan viskositas rendah, nafta pelarut banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri. Fleksibilitasnya menjadikannya zat penting di sektor-sektor seperti pelapis, perekat, dan manufaktur kimia.