-
Cis-Diklorodiamin platinum(Ⅱ) CAS:15663-27-1
Cis-Dichlorodiammine platinum(II), dengan rumus kimia [Pt(NH₃)₂Cl₂], adalah kompleks koordinasi platinum(II) dengan ligan amina dan ion klorida. Ini adalah kompleks koordinasi yang umum digunakan dalam kemoterapi sebagai agen antineoplastik.
-
Asam kloroplatinat heksahidrat CAS:18497-13-7
Asam kloroplatinat heksahidrat, dengan rumus kimia H₂PtCl₆·6H₂O, adalah senyawa anorganik yang membentuk kristal kuning-oranye. Ini adalah senyawa platinum terlarut yang paling umum dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi.
-
Bis(trifenilfosfin)rhodium karbonil klorida CAS:13938-94-8
Bis(trifenilfosfin)rhodium karbonil klorida, dengan rumus kimia [Rh(CO)Cl(PPh₃)₂], adalah kompleks koordinasi rhodium(I) dengan ligan karbonil, klorida, dan trifenilfosfin. Senyawa ini berupa padatan kristal kuning, yang banyak digunakan sebagai katalis dalam sintesis organik dan katalisis homogen.
-
Bis(di-tert-butil(4-dimetilaminofenil)fosfin)dikloropalladium(Ⅱ) CAS:887919-35-9
Bis(di-tert-butil(4-dimetilaminofenil)fosfin)dikloropalladium(II) adalah senyawa organometalik kompleks dengan rumus kimia [PdCl₂{(C₆H₂Me₂N)P(t-Bu)₂}₂]. Senyawa ini umum digunakan dalam sintesis organik dan katalisis karena struktur dan reaktivitasnya yang unik.
-
Palladium nitrat dihidrat CAS:82279-70-7
Palladium nitrat dihidrat, dengan rumus kimia Pd(NO₃)₂·2H₂O, adalah senyawa anorganik yang membentuk kristal tidak berwarna. Senyawa ini umum digunakan dalam sintesis kimia, katalisis, dan ilmu material.
-
Palladium asetilasetonat CAS:14024-61-4
Palladium asetilasetonat, dengan rumus kimia Pd(acac)₂, adalah kompleks koordinasi palladium(II) dengan ligan asetilasetonat. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning hingga oranye, yang umum digunakan dalam sintesis kimia, katalisis, dan ilmu material.
-
Diklorotris(trifenilfosfin) paladium CAS:13965-03-2
Dichlorotris(triphenylphosphine)palladium, dengan rumus kimia PdCl₂(PPh₃)₃, adalah kompleks organometalik palladium(II) yang terkoordinasi dengan ligan triphenylphosphine. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning, yang umum digunakan dalam sintesis organik dan katalisis.
-
Diamina platinum(Ⅱ)nitrit CAS:14286-02-3
Diamina platinum(II) nitrit, dengan rumus kimia [Pt(NH₃)₂(NO₂)₂], adalah kompleks koordinasi platinum(II) dengan ligan amina dan ion nitrit. Senyawa ini berupa padatan putih, yang umum digunakan dalam sintesis kimia dan studi kimia koordinasi.
-
Acetylacetonatocarbonyltriphenylphosphine rhodiumCAS:25470-96-6
Asetilasetonatokarboniltrifenilfosfin rhodium, dengan rumus kimia [Rh(CO)(acac)(PPh₃)], adalah kompleks koordinasi rhodium(I) dengan ligan asetilasetonat, karbonil, dan trifenilfosfin. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning, yang umumnya digunakan sebagai katalis dalam berbagai transformasi organik dan katalisis homogen.
-
Bis(dibenzylideneacetone)palladium CAS:32005-36-0
Bis(dibenzylideneacetone)palladium, dengan rumus kimia Pd(dba)₂, adalah kompleks organometalik palladium(II) yang terkoordinasi dengan ligan dibenzylideneacetone. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna kuning, yang umumnya digunakan dalam sintesis organik dan katalisis.
-
6-Metoksi-5-nitrokuinazolin CAS:87039-48-3
6-Metoksi-5-nitrokuinazolin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelas kuinazolin, dikenal karena gugus metoksi yang kaya elektron pada posisi 6 dan gugus nitro pada posisi 5. Struktur ini telah menarik minat di bidang kimia medisinal dan kimia organik sintetik karena potensi aktivitas biologis dan fleksibilitas sintetiknya. Kehadiran gugus elektrofilik dan nukleofilik meningkatkan reaktivitasnya, menjadikannya kandidat yang cocok untuk berbagai studi farmakologis dan prekursor dalam sintesis kimia, sehingga berkontribusi pada pengembangan agen terapeutik baru.
-
Rhodium asetat CAS:15956-28-2
Rhodium asetat, dengan rumus kimia Rh(CH₃COO)₃, adalah kompleks koordinasi rhodium(III) dengan ligan asetat. Senyawa ini berupa padatan kristal berwarna ungu, yang umum digunakan dalam katalisis dan sintesis organik karena sifat-sifatnya yang unik.
