Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Bahan Kimia Halus

  • Adenosin CAS:58-61-7

    Adenosin CAS:58-61-7

    Adenosin adalah nukleosida yang terdiri dari adenin dan ribosa, yang memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Ia berfungsi sebagai blok pembangun fundamental untuk adenosin trifosfat (ATP), mata uang energi utama dalam sistem biologis. Selain fungsi yang berkaitan dengan energi, adenosin terlibat dalam berbagai proses fisiologis, termasuk neurotransmisi, vasodilatasi, dan pengaturan siklus tidur-bangun. Ia bekerja pada reseptor spesifik, memengaruhi detak jantung dan aliran darah. Secara klinis, adenosin digunakan dalam pengobatan, khususnya dalam pengobatan aritmia jantung tertentu. Perannya yang beragam menggarisbawahi pentingnya adenosin baik dalam kesehatan maupun penyakit.

  • Uridine 5-monophosphate, garam dinatrium CAS:3387-36-8

    Uridine 5-monophosphate, garam dinatrium CAS:3387-36-8

    Uridine 5-monophosphate, garam dinatrium (UMP) adalah nukleotida yang memainkan peran penting dalam metabolisme sel dan sintesis RNA. Terdiri dari basa pirimidin urasil, gula ribosa, dan gugus fosfat, UMP sangat penting untuk berbagai proses biologis, termasuk pembentukan asam nukleat dan pengaturan jalur metabolisme. Bentuk garam dinatrium meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya dalam larutan berair, sehingga cocok untuk penelitian laboratorium dan aplikasi terapeutik. UMP telah menarik perhatian karena potensi sifat neuroprotektif dan peningkat kognitifnya, serta perannya dalam meningkatkan kesehatan sel secara keseluruhan.

  • Sitidin 5′-(natrium fosfat) CAS:6757-06-8

    Sitidin 5′-(natrium fosfat) CAS:6757-06-8

    Sitidin 5′-(natrium difosfat) adalah turunan nukleotida yang terdiri dari basa pirimidin sitosin, gula ribosa, dan gugus fosfat. Senyawa ini memainkan peran penting dalam berbagai proses biokimia, termasuk sintesis RNA, jalur regulasi, dan pensinyalan seluler. Bentuk garam dinatrium meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya dalam kondisi fisiologis, sehingga cocok untuk penelitian laboratorium dan potensi aplikasi terapeutik. Sitidin 5′-(natrium difosfat) telah menarik minat karena keterlibatannya dalam metabolisme asam nukleat dan potensi manfaatnya dalam meningkatkan fungsi kognitif dan mendukung kesehatan sel.

  • 5-Azacytidine CAS:320-67-2

    5-Azacytidine CAS:320-67-2

    5-Azasitidin adalah analog nukleosida sintetis dari sitidin yang mengandung atom nitrogen pada posisi 5 cincin pirimidin, menggantikan atom karbon. Modifikasi ini memberikan sifat farmakologis yang unik, menjadikannya senyawa penting dalam biologi molekuler dan terapi kanker. Sebagai penghambat DNA metiltransferase yang ampuh, 5-azasitidin dapat mengaktifkan kembali gen yang dinonaktifkan dengan mengubah pola metilasi DNA, sehingga memengaruhi ekspresi gen. Awalnya dikembangkan untuk mengobati keganasan hematologi, 5-azasitidin telah menarik perhatian karena potensi aplikasinya dalam terapi epigenetik, pengobatan regeneratif, dan penelitian yang menargetkan berbagai penyakit yang ditandai dengan regulasi gen yang abnormal.

  • 2′-Fluoro-2′-deoksiuridin CAS:784-71-4

    2′-Fluoro-2′-deoksiuridin CAS:784-71-4

    2′-Fluoro-2′-deoksiuridin (FdU) adalah analog nukleosida dari deoksiuridin, di mana atom hidrogen pada posisi 2′ gula ribosa digantikan oleh atom fluorin. Modifikasi ini meningkatkan stabilitas dan bioaktivitas senyawa, sehingga menjadikannya berharga dalam penelitian biokimia dan aplikasi terapeutik. FdU khususnya dikenal karena perannya sebagai agen antivirus dan antikanker, karena dapat mengganggu sintesis DNA dan menghambat replikasi virus dan sel kanker tertentu. Sifat uniknya menjadikannya alat penting dalam pengembangan terapi target dan studi biologi molekuler.

  • 4-Amino-1-[(2R,3R,4R,5R)-3-fluoro-4-hidroksi-5-(hidroksimetil)oksolan-2-il]pirimidin-2-on CAS:10212-20-1

    4-Amino-1-[(2R,3R,4R,5R)-3-fluoro-4-hidroksi-5-(hidroksimetil)oksolan-2-il]pirimidin-2-on CAS:10212-20-1

    4-Amino-1-[(2R,3R,4R,5R)-3-fluoro-4-hidroksi-5-(hidroksimetil)oksolan-2-il]pirimidin-2-on adalah analog nukleosida kompleks yang memiliki basa pirimidin yang terikat pada gula ribosa yang dimodifikasi. Kehadiran atom fluorin dan gugus hidroksil dalam strukturnya meningkatkan sifat biokimiawinya, menjadikannya kandidat yang menarik untuk penelitian antivirus dan antikanker. Senyawa ini memiliki potensi aplikasi dalam kimia medisinal, khususnya sebagai agen terapeutik yang menargetkan sintesis asam nukleat dan jalur metabolisme pada organisme patogen. Karakteristik strukturalnya yang unik memungkinkan interaksi yang lebih baik dengan target biologis yang terlibat dalam metabolisme DNA dan RNA.

  • 1,3,5-tri-O-benzoil-alfa-D-ribofuranosa CAS:22224-41-5

    1,3,5-tri-O-benzoil-alfa-D-ribofuranosa CAS:22224-41-5

    1,3,5-Tri-O-benzoil-alfa-D-ribofuranosa adalah bentuk ribosa yang dimodifikasi secara kimia, yang memiliki tiga gugus benzoiloksi yang terikat pada posisi 1, 3, dan 5 dari struktur ribofuranosa. Modifikasi ini meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya, sehingga bermanfaat dalam berbagai aplikasi sintesis dalam kimia organik dan biokimia. Sebagai turunan ribosa yang terlindungi, ia berfungsi sebagai perantara dalam sintesis nukleosida dan nukleotida, komponen penting dari RNA dan DNA. Sifat uniknya menjadikan 1,3,5-tri-O-benzoil-alfa-D-ribofuranosa berharga bagi para peneliti yang berupaya mengembangkan agen dan material terapeutik baru dalam kimia nukleotida.

  • 2′-O-metiluridin CAS:2140-76-3

    2′-O-metiluridin CAS:2140-76-3

    2′-O-Metiluridin adalah nukleosida alami yang gugus metilnya terikat pada atom oksigen di posisi 2′ gula ribosa dalam uridin. Modifikasi ini meningkatkan stabilitas dan fungsionalitas molekul RNA, menjadikannya komponen penting dalam berbagai proses biologis. 2′-O-Metiluridin memainkan peran penting dalam struktur dan fungsi asam ribonukleat (RNA), termasuk RNA messenger (mRNA) dan RNA transfer (tRNA). Kehadirannya dapat memengaruhi stabilitas RNA, efisiensi translasi, dan interaksi dengan protein dan asam nukleat lainnya, menjadikannya elemen penting dalam studi biologi molekuler dan aplikasi terapeutik.

  • adenosin 5′-monofosfat natrium* dari ragi CAS:4578-31-8

    adenosin 5′-monofosfat natrium* dari ragi CAS:4578-31-8

    Adenosin 5′-monofosfat natrium (AMP) adalah nukleotida yang berasal dari adenosin yang memainkan peran penting dalam metabolisme sel. AMP sangat penting untuk berbagai proses biologis, termasuk transfer energi, transduksi sinyal, dan sebagai prekursor untuk sintesis ATP dan nukleotida lainnya. Bentuk garam natrium AMP dapat diperoleh dari ragi, yang kaya akan nukleotida karena jalur metabolismenya yang aktif. Senyawa ini umumnya digunakan dalam biokimia dan farmakologi sebagai reagen biokimia, aditif makanan, dan suplemen makanan, karena potensi manfaat kesehatannya dan aplikasinya dalam meningkatkan metabolisme energi.

  • 2′-Deoksitidin CAS:951-77-9

    2′-Deoksitidin CAS:951-77-9

    2′-Deoksitidin adalah nukleosida yang terdiri dari gula deoksiribosa dan sitosin, yang dibedakan oleh tidak adanya gugus hidroksil pada posisi 2′ ribosa. Modifikasi ini menjadikannya komponen penting DNA, di mana ia berpasangan dengan guanin selama pemasangan basa. 2′-Deoksitidin memainkan peran penting dalam metabolisme sel dan sintesis DNA, berfungsi sebagai blok pembangun untuk deoksitidin trifosfat (dCTP), yang sangat penting untuk replikasi dan perbaikan DNA. Selain itu, nukleosida ini memiliki implikasi penting dalam penelitian biologi molekuler, terapi kanker, dan strategi antivirus, yang menyoroti relevansinya baik dalam penelitian fundamental maupun aplikasi klinis.

  • 2,2′-siklouridin CAS:3736-77-4

    2,2′-siklouridin CAS:3736-77-4

    2,2′-Siklouridin adalah turunan nukleosida bisiklik dari uridin, yang dicirikan oleh pembentukan struktur siklik unik yang melibatkan posisi 2′ dan 2” dari bagian ribosa. Modifikasi struktural ini memberikan sifat biokimia yang berbeda yang memengaruhi stabilitas dan aktivitas biologisnya. 2,2′-Siklouridin telah menarik minat dalam biologi kimia dan kimia medisinal karena potensi aplikasinya sebagai agen antivirus dan dalam penelitian RNA. Kemampuannya untuk memodulasi interaksi asam nukleat menjadikannya alat yang berharga untuk mempelajari hubungan struktur-fungsi RNA, yang berpotensi mengarah pada kemajuan dalam strategi terapeutik yang menargetkan infeksi virus dan penyakit genetik.

  • 2-Aminoadenosin CAS:2096-10-8

    2-Aminoadenosin CAS:2096-10-8

    2-Aminoadenosin adalah turunan nukleosida adenosin yang terjadi secara alami, yang dibedakan oleh adanya gugus amino pada posisi 2 gula ribosa. Modifikasi ini secara signifikan mengubah sifat dan fungsi biokimiawinya, menjadikannya molekul penting dalam berbagai proses fisiologis. 2-Aminoadenosin terlibat dalam pensinyalan seluler, metabolisme, dan jalur regulasi, termasuk yang terkait dengan homeostasis energi dan neurotransmisi. Potensi aplikasi terapeutiknya mencakup berbagai bidang, termasuk neurobiologi dan kardiologi, di mana ia dapat memengaruhi respons seluler terhadap stres dan cedera. Seiring berlanjutnya penelitian, 2-aminoadenosin menjanjikan pengembangan senyawa bioaktif dan agen terapeutik baru.