D-Cycloserine CAS:68-41-7
D-Cycloserine memainkan peran penting dalam industri farmasi sebagai komponen penting dalam pengobatan tuberkulosis, terutama dalam kasus di mana resistensi terhadap obat lini pertama ditemukan. Mekanisme kerjanya melibatkan penghambatan sintesis dinding sel pada mikobakteri, yang berkontribusi pada efektivitasnya terhadap tuberkulosis, termasuk strain yang resisten terhadap berbagai obat. Sebagai bagian dari terapi kombinasi, D-Cycloserine berfungsi untuk meningkatkan rejimen pengobatan dan mengatasi bentuk penyakit yang resisten. Lebih lanjut, D-Cycloserine sedang diteliti potensinya dalam mengobati infeksi bakteri lain dan gangguan sistem saraf pusat. Aktivitasnya sebagai penghambat enzim dan reseptor tertentu menjadikannya subjek yang menarik dalam penelitian neurologis, berpotensi menawarkan manfaat terapeutik untuk kondisi seperti gangguan kecemasan dan skizofrenia. Selain itu, peran D-Cycloserine dalam pengembangan antibiotik dan pemahaman mekanisme resistensi bakteri berkontribusi pada upaya yang lebih luas dalam mengatasi tantangan kesehatan global yang terkait dengan penyakit menular. Penggunaannya dalam penelitian ilmiah mendukung eksplorasi pendekatan baru untuk mengatasi resistensi antibiotik dan meningkatkan hasil pengobatan untuk berbagai infeksi bakteri. Kesimpulannya, aplikasi D-Cycloserine dalam bidang farmasi dan penelitian yang sedang berlangsung menggarisbawahi signifikansinya dalam memerangi tuberkulosis dan berpotensi mengatasi kondisi medis lainnya, menyoroti peran pentingnya dalam terapi antimikroba dan eksplorasi ilmiah.
| Komposisi | C3H6N2O2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Kekuasaan kulit putih |
| Nomor CAS | 68-41-7 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








