D-Alanin CAS:338-69-2
D-Alanin banyak digunakan di berbagai industri karena perannya yang krusial dalam proses biokimia dan signifikansinya dalam penelitian ilmiah. Dalam aplikasi farmasi dan bioteknologi, ia berfungsi sebagai blok pembangun utama dalam pengembangan antibiotik dan agen antimikroba yang menargetkan sintesis dinding sel bakteri. Keterlibatannya dalam jalur-jalur ini menjadikannya berharga untuk mengatasi kondisi kesehatan tertentu dan mendukung upaya penemuan obat yang bertujuan untuk memerangi infeksi bakteri. Lebih lanjut, D-Alanin digunakan dalam penelitian ilmiah untuk memahami dan memanipulasi jalur metabolisme, khususnya yang terkait dengan integritas dinding sel pada bakteri. Pemanfaatannya berkontribusi pada investigasi fisiologi mikroba, patogenesis, dan pengembangan strategi baru untuk memerangi resistensi antibiotik dengan menargetkan komponen bakteri yang penting. Selain itu, D-Alanin menjanjikan dalam aplikasi bioteknologi, berpotensi berfungsi sebagai prekursor untuk biosintesis senyawa berharga dan zat perantara farmasi. Perannya sebagai komponen fundamental dalam rekayasa metabolisme dan biologi sintetik menggarisbawahi pentingnya dalam bioproses yang bertujuan untuk menghasilkan molekul bioaktif dan agen terapeutik. Secara keseluruhan, beragam aplikasi D-Alanine di bidang farmasi, bioteknologi, penelitian, dan potensi bioproses menyoroti kegunaannya yang luas dan kontribusi pentingnya bagi bidang-bidang seperti perawatan kesehatan, mikrobiologi, dan eksplorasi ilmiah.
| Komposisi | C3H7NO2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Kekuasaan kulit putih |
| Nomor CAS | 338-69-2 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








