Sitokrom C CAS:9007-43-6 Harga Produsen
Peran dalam apoptosis: Sitokrom C dilepaskan dari mitokondria ke sitoplasma selama apoptosis (kematian sel). Setelah dilepaskan, ia berinteraksi dengan protein lain untuk membentuk kompleks yang mengaktifkan kaspase, yang mengarah pada kematian sel terprogram. Proses ini sangat penting untuk menjaga homeostasis seluler normal dan menghilangkan sel yang rusak atau berpotensi berbahaya.
Stres oksidatif dan regulasi redoks: Sitokrom C berperan dalam menjaga keseimbangan reaksi redoks seluler. Ia bertindak sebagai pembawa elektron bergerak, mentransfer elektron antara berbagai enzim dan protein yang terlibat dalam reaksi redoks. Melalui proses ini, sitokrom C membantu mengatur tingkat stres oksidatif seluler, yang memengaruhi kelangsungan hidup sel dan kesehatan secara keseluruhan.
Penelitian biokimia dan klinis: Sitokrom C telah banyak digunakan sebagai alat penelitian dalam studi biokimia dan klinis. Sifat spektroskopinya, seperti penyerapan cahaya pada panjang gelombang tertentu, telah dimanfaatkan untuk menyelidiki struktur, fungsi, dan interaksi protein. Selain itu, sitokrom C telah diteliti sebagai penanda diagnostik potensial untuk berbagai penyakit, termasuk kanker dan gangguan kardiovaskular.
Aplikasi terapeutik: Sitokrom C telah menunjukkan potensi aplikasi di berbagai bidang terapeutik. Penelitian menunjukkan bahwa sitokrom C mungkin memiliki sifat antikanker, karena dapat menginduksi apoptosis pada sel kanker. Selain itu, sitokrom C telah dieksplorasi sebagai agen terapeutik potensial untuk kondisi seperti penyakit neurodegeneratif dan cedera iskemia-reperfusi, di mana kerusakan sel dan stres oksidatif memainkan peran penting.
| Komposisi | C42H52FeN8O6S2 |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | Bubuk putih |
| Nomor CAS | 9007-43-6 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








