Inisiatif Sabuk dan Jalan: Kerja Sama, Harmoni, dan Saling Menguntungkan
produk

Produk

Oksitetrasiklin CAS:79-57-2

Oksitetrasiklin adalah antibiotik spektrum luas yang termasuk dalam kelas tetrasiklin, yang berasal dari Streptomyces rimosus. Antibiotik ini menghambat sintesis protein bakteri dengan berikatan dengan subunit ribosom 30S, mencegah pelekatan aminoasil-tRNA ke kompleks mRNA-ribosom. Aksi ini menghasilkan efek bakteriostatik terhadap berbagai bakteri gram positif dan gram negatif. Oksitetrasiklin tersedia dalam berbagai formulasi, termasuk tablet oral, kapsul, dan salep topikal, untuk pengobatan infeksi bakteri pada manusia dan hewan.


Detail Produk

Label Produk

Penerapan dan Efek:

Dalam pengobatan manusia, oksitetrasiklin digunakan untuk penanganan berbagai infeksi, termasuk infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia dan bronkitis, serta infeksi kulit dan jaringan lunak seperti jerawat, rosacea, dan luka yang terinfeksi. Spektrum aktivitasnya yang luas membuatnya efektif melawan patogen seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, dan Mycoplasma pneumoniae. Dalam pengobatan hewan, oksitetrasiklin umumnya digunakan pada ternak dan unggas untuk pengobatan dan pencegahan penyakit bakteri seperti infeksi saluran pernapasan, enteritis, dan mastitis. Obat ini diberikan secara oral, intramuskular, atau intravena, tergantung pada spesies dan tingkat keparahan infeksi. Oksitetrasiklin sangat berharga di bidang pertanian karena kemanjurannya, kemudahan pemberian, dan biaya yang rendah. Formulasi topikal oksitetrasiklin juga digunakan dalam praktik kedokteran hewan untuk pengobatan infeksi lokal, termasuk kondisi dermatologis seperti luka, abses, dan penyakit kuku pada sapi dan domba. Salep atau semprotan oksitetrasiklin memberikan terapi antimikroba yang ditargetkan sambil meminimalkan paparan sistemik dan potensi efek samping. Efek samping yang terkait dengan terapi oksitetrasiklin meliputi gangguan gastrointestinal, reaksi fotosensitivitas, dan komplikasi yang jarang tetapi serius seperti hepatotoksisitas dan disfungsi ginjal. Pasien dan pengasuh harus diedukasi tentang pemberian obat yang tepat, potensi efek samping, dan pentingnya menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan untuk meminimalkan risiko resistensi antibiotik. Konsultasi dengan profesional kesehatan dianjurkan untuk diagnosis dan penanganan infeksi yang membutuhkan terapi oksitetrasiklin baik pada manusia maupun hewan.

Contoh Produk:

L-Arginin1
L-Arginin2

Pengemasan Produk:

L-Arginin3

Informasi Tambahan:

Komposisi C22H24N2O9
Pengujian 99%
Penampilan bubuk putih
Nomor CAS 79-57-2
Sedang mengemas Kecil dan besar
Masa Simpan 2 tahun
Penyimpanan Simpan di tempat yang sejuk dan kering.
Sertifikasi ISO.

 


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.