Klindamisin hidroklorida CAS:21462-39-5
Klindamisin hidroklorida umumnya diresepkan untuk mengobati infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi saluran pernapasan, infeksi tulang dan sendi, penyakit radang panggul, dan infeksi gigi tertentu yang disebabkan oleh bakteri yang rentan. Obat ini juga digunakan dalam penanganan infeksi serius seperti septikemia dan endokarditis. Penyedia layanan kesehatan menentukan dosis, frekuensi, dan durasi pengobatan klindamisin hidroklorida yang tepat berdasarkan jenis dan tingkat keparahan infeksi, faktor pasien, dan hasil uji sensitivitas. Pasien harus minum obat dengan segelas penuh air dan mengikuti jadwal dosis yang diresepkan untuk memaksimalkan efektivitas. Menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan klindamisin hidroklorida sesuai petunjuk sangat penting untuk memastikan pemberantasan bakteri penyebab infeksi secara tuntas dan mengurangi risiko kekambuhan atau perkembangan resistensi antibiotik. Pasien tidak boleh berbagi klindamisin hidroklorida dengan orang lain atau menggunakannya untuk kondisi yang tidak diresepkan. Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik, klindamisin hidroklorida dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan, reaksi alergi, atau diare yang terkait dengan Clostridium difficile. Pasien yang mengalami gejala parah atau reaksi merugikan harus segera mencari pertolongan medis untuk evaluasi dan penanganan yang tepat. Bila digunakan dengan tepat dan di bawah pengawasan medis, klindamisin hidroklorida merupakan alat penting dalam memerangi infeksi bakteri secara efektif.
| Komposisi | C18H34Cl2N2O5S |
| Pengujian | 99% |
| Penampilan | bubuk putih |
| Nomor CAS | 21462-39-5 |
| Sedang mengemas | Kecil dan besar |
| Masa Simpan | 2 tahun |
| Penyimpanan | Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| Sertifikasi | ISO. |








